Sudah Meninggal, Pendiri Microsoft Paul Allen Masih Jadi Orang Paling Tajir di Dunia

3 menit
Paul Allen (WWAYTV3)

Salah seorang pendiri Microsoft, Paul Allen, meninggal dunia di Seattle, 15 Oktober 2018 waktu setempat. Sahabat Bill Gates yang meninggal karena penyakit kanker Limfoma non Hodgkin di usia 65 tahun itu termasuk jajaran orang tajir di dunia.

Paul Allen termasuk salah satu orang terkaya di dunia versi majalah Forbes. Kakak Jody Allen itu berada di posisi 21 di daftar orang paling tajir sejagat 2018.

Sayangnya, Paul menghembuskan napas terakhirnya karena penyakit seperti kanker getah bening yang menggerogoti tubuhnya.

Di balik kabar meninggalnya Paul, berikut fakta menarik soal pria kelahiran 21 Januari 1953 itu:

Terkaya ke-21 di dunia

Paul Allen (New York Post)
Paul Allen (New York Post)

Memiliki kekayaan mencapai US$ 20,3 miliar atau sekitar Rp 304,5 triliun (Kurs Rp 15.000 per dolar AS) membuatnya menduduki posisi ke-21 orang terkaya di dunia.

Harta kekayaan Paul berasal dari berbagai sumber, baik menjadi pengusaha, investor, hingga bermain saham.

Dia mendirikan Vulcan, perusahaan yang bergerak di bidang peminjaman dan investasi di tahun 1986. Perusahaan ini juga menaungi Stratolaunch, perusahaan yang menghasilkan pesawat terbesar di dunia.

Selain mendirikan berbagai perusahaan, Paul Allen juga masih terdaftar sebagai dewan direksi Microsoft hingga November 2000.

Bermain saham

Photo by MediaPunch/REX/Shutterstock (8518952ci)
Paul Allen, Jim Lentz
UCLA Institute of the Environment and Sustainability Gala, Arrivals, Los Angeles, USA – 13 Mar 2017

Allen dikenal senang dengan olahraga. Terbukti, dia memiliki saham di klub basket NBA Portland Trail Balzers, dan klub footbal Seattle Seahawks dan saham di klub sepak bola Seattle Sounders.

Paul semasa hidupnya juga termasuk orang kaya yang dermawan. Dia sudah menyumbangkan US$ 2 miliar hartanya termasuk sebesar US$ 500 juta dana pendidikan untuk Allen Institute.

Allen bersama Gates mengembangkan software BASIC untuk komputer desktop Altair 8800, pada tahun 1975. Keduanya juga sepakat mendirikan perusahaan yang menjadi cikal bakal Microsoft.

Mendirikan Microsoft bersama Bill Gates

Paul Allen dan Bill Gates (TheVerge)
Paul Allen dan Bill Gates (TheVerge)

Baik Bill Gates dan Paul Allen sama-sama tidak menyelesaikan studi mereka di universitas. Di tahun 1973, hanya selang dua tahun setelah menempuh pendidikan, Paul Allen memutuskan untuk keluar dan bekerja sebagai programmer di Honeywell, Boston.

Di tahun 1974, Allen menemukan sebuah majalah yang mengulas tentang Altair 8800, komputer pertama di dunia. Saat itu, belum ada aplikasi yang dapat digunakan di komputer Altair.

Dia kemudian berbicara dan meyakinkan Bill Gates mereka dapat menciptakan program khusus yang kompatibel dengan Altair.

Keduanya berhasil menciptakan BASIC, program yang dijual ke Micro Instrumentation and Telemetry System’s (MITS), yakni peruhaan manufaktur pembuat Altair. Keberhasilan inilah yang kemudian menjadi cikal bakal lahirnya Microsoft pada tanggal 4 April 1975.

Hubungan sempat renggang

Paul Allen dan Bill Gates (TheVerge)
Paul Allen dan Bill Gates (TheVerge)

Sempat berteman akrab, Allen dan Gates di masa-masa awal berdirinya Microsoft jadi banyak bertengkar.

Hingga akhirnya Allen meninggalkan Microsoft pada tahun 1983. Hubungan mereka membaik beberapa tahun terakhir.

Sakit parah hingga meninggal dunia

Paul Allen (IG officialpaulallen)
Paul Allen (IG officialpaulallen)

Allen pada awal Oktober ini memaparkan, kembali dirawat karena kanker yang dulu pernah dideritanya pada tahun 2009.

Namun, kini dia telah meninggalkan dunia untuk selamanya. RIP Paul Allen! Kiprahmu di dunia teknologi telah memberi manfaat banyak. 

Chaerunnisa
Chaerunnisa

Senang menulis dan belajar banyak hal. Semoga karya saya selalu bisa dinikmati dan bermanfaat bagi semua.