4 Pedoman Investasi Saat Jakarta Lagi Dilanda Demonstrasi

3 menit
demo 22 mei 2019
Demo 22 Mei 2019. (Istimewa)

Demo 22 Mei 2019 jelas memunculkan dampak serius. Beberapa di antaranya adalah memerahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dan melemahnya Rupiah.

Tepat pada 23 Mei 2019, atau hari ini, Rupiah kembali tertekan hingga memasuki level Rp 14.527 per Dolar Amerika Serikat. Serem juga ya, padahal beberapa bulan yang lalu sempat di Rp 13.900-an.  

Gak menutup kemungkinan, mereka yang sudah beli saham sebelum peristiwa ini berlangsung jadi rugi.

Kendati demikian, masih ada beberapa instrumen investasi lain yang justru untung. Apakah ini adalah saat yang tepat untuk mengganti investasimu?

Jangan buru-buru, baca dulu ulasan lengkap di bawah ini.

Baca juga: Buat Pemula, Ini Panduan Investasi Saham dari Ahlinya

1. Reksadana pasar uang pasti untung

demo 22 mei 2019
Reksadana pasar uang pasti untung. (Pixabay)

Di tengah derasnya sentimen negatif yang meneror pasar saham dan obligasi, reksadana pasar uang justru bisa mencetak untung. Berdasarkan laporan dari Infovesta yang diterima MoneySmart pada 20 Mei 2019, indeks reksadana ini justru mencatat kinerja positif 0,09 persen.

Infovesta juga merangkum top 5 reksadana pasar uang dengan return tertinggi hingga 17 Mei 2019. Beberapa di antaranya adalah Mega Dana Lancar (4,64 persen), Capital Sharia Money Market (0,78 persen), Sucorinvest Sharia Money Market Fund (0,64 persen), Prospera Dana Lancar (0,60 persen), dan Indosterling Pasar Uang (0,59 persen).

Demo 22 Mei 2019 juga dipastikan gak bakal mengganggu investasi ini kok. Akan tetapi, walau risikonya kecil, returns atau imbal hasilnya juga gak gede-gede amat.

Wajar, aset-aset investasi dalam reksadana pasar uang adalah deposito.

Baca juga: Dijamin Paham, Ini 6 Cara Bermain Saham yang Pas Buat Investor Pemula

2. P2P lending juga gak terpengaruh demo 22 Mei 2019

demo 22 mei 2019
P2P Lending gak terpengaruh. (Shutterstock)

Selain reksadana pasar uang, investasi yang satu ini juga gak akan terpengaruh oleh demonstrasi di Jakarta. Mengapa? Karena peran investor di platform ini adalah sebagai orang yang “meminjamkan” dana ke orang lain.

Risiko yang ada di investasi ini tentunya adalah kredit macet karena si peminjam gak sanggup bayar cicilan. Namun rasio kredit macet tentunya bisa diketahui lewat informasi situs-situs ini.

Selama situs P2P lending yang kamu tuju diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), maka gak perlu ragu untuk investasi di sana. Untungnya pun bisa di atas 10 persen.

Baca juga: Mau Dapat Rp 1 Juta Seminggu? Ini 6 Triknya

3. Jadilah yang diuntungkan ketika pasar modal lagi gak menentu

demo 22 mei 2019
Gimana caranya dapat untung di saat seperti ini? (Pixabay)

Sejatinya, efek dari melemahnya IHSG dan menguatnya Dollar adalah sementara. Ini disebabkan karena sentimen-sentimen negatif yang membuat banyak orang panik.

Oleh karena itu, mereka berbondong-bondong menarik investasinya hingga harga saham-saham di bursa jadi terkoreksi.

Menanggapi situasi ini, kamu gak perlu panik. Jadilah orang yang diuntungkan di saat orang lain panik. Emangnya bisa?

Ketika seluruh harga saham turun, mestinya ini jadi peluang yang tepat untuk membelinya. Jika sudah kadung beli sebelum harga turun, beli lagi saja juga gak apa-apa, kerugianmu tentu bakal berkurang.

Ketika IHSG sudah bergerak normal kembali, maka kamu bakal merasakan keuntungan yang lebih besar lagi.

Tidak perlu cut loss, kecuali saham yang kamu pegang adalah saham gorengan. Bersabarlah, karena di akhir tahun masih ada peluang window dressing.

4. Jangan rakus

demo 22 mei 2019
Terlalu rakus bisa bahaya juga. (Pixabay)

Bila memang saham adalah pilihan investasimu saat ini, karena kamu ingin menjadi pihak yang diuntungkan ketika IHSG menurun, maka bijaklah dalam membelinya.

Gak dipungkiri bahwa saat demo 22 Mei 2019 berlangsung, deretan saham blue chip banyak yang didiskon. Namun bukanlah hal yang tepat untuk memborongnya tanpa perhitungan.

Risiko penurunan harga masih ada seiring dengan masih memburuknya situasi di Jakarta. Beli pelan-pelan saja, dan fokuskan perhatianmu pada saham yang mau menebar dividen sebentar lagi.

Itulah pedoman investasi yang kiranya cukup aman di saat situasi yang gak menentu saat ini. Semoga bermanfaat. (Editor: Ruben Setiawan)

Aulia Akbar
Aulia Akbar

Sebagai mantan jurnalis dan praktisi humas, saya memutuskan untuk menekuni beladiri paling ekstrim di dunia. Di kesempatan yang sama, izinkanlah saya untuk berbagi tips keuangan dan cerita inspiratif buat Anda.

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

Tentang Kami

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

Singapore Indonesia Hong Kong Philippines Taiwan