Sambut Pesta Demorasi 2019! Yuk Ketahui Tugas, Hak, dan Kewajiban Anggota DPR

3 menit
Pemilu 2019 ikut memilih anggota DPR RI
Pemilu 2019 ikut memilih anggota DPR RI (Shutterstock)

Pemilu 2019, baik pemilihan calon presiden dan calon legislatif berlangsung bersamaan pada April 2019. Sejak akhir tahun lalu, para caleg banyak yang menggempur jalanan di setiap sudut daerah dengan banner-banner mereka.

Semua itu dilakukan untuk menarik hati dan simpati masyarakat agar meraih kemenangan kemudian berhasil menduduki kursi anggota parlemen.

Dilihat dari trennya kini banyak juga anak muda yang mengajukan diri sebagai calon legislatif. Mungkin kamu salah satunya?

Gaya hidup anggota DPR yang sering mendapatkan stigma bergelimang harta memang membuat siapapun kepincut ikut berkarier di parlemen.

Tapi, sebenarnya tugas mereka itu cukup berat lho, gak cuma cuap-cuap di TV atau sekadar menggelar rapat.

Kalau kamu salah satu orang yang maju di Pemilu 2019, coba simak tugas, wewenang, hak dan kewajiban parlemen berikut ini:

Tugas dan wewenang

DPR RI
DPR RI

Buat kamu yang mau maju ke Pemilu 2019, atau hanya sebagai pemilih saja, ada baiknya untuk mengetahu tugas dan wewenang DPR RI.

Dikutip dari website resmi DPR RI, anggota parlemen memiliki tiga fungsi yaitu legislasi, anggaran, dan pengawasan. Masing-masing fungsi itu terkandung tugas dan wewenang yang berbeda-beda.

Fungsi legislasi artinya, anggota DPR berhak dan berkuasa untuk membentuk undang-undang. Mereka bertugas dan berwewenang menyusun Program Legislasi Nasional, menyusun Rancangan Undang-Undang, dan menetapkan Undang-Undang bersama Presiden.

Sedangkan fungsi anggaran adalah membahas dan memberikan persetujuan atau tidak terkait dengan RUU Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang diajukan presiden.

Tugas dan wewenang fungsi ini lebih kepada mengawasi terhadap pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara.

Jadi pemerintah dalam hal ini Presiden dan Menteri Kabinetnya tidak bisa serta merta mengesahkan APBN, tapi mereka harus melewati persetujuan dari anggota parlemen.

Terakhir adalah, fungsi pengawasan, DPR memiliki wewenang untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Undang-Undang, APBN, dan berbagai macam kebijakan pemerintah.

Seandainya ada kebijakan pemerintah yang melanggar bertentangan dengan Undang-Undang atau bahkan merugikan rakyat, DPR berhak untuk memberikan rekomendasi.

Baca juga: 3 Caleg Muda Anak Pengusaha Tanah Air, dari Rusdi Kirana Sampai Hary Tanoe!

Hak dan kewajiban

Pemilu 2019
Pemilu 2019

Sebagai wakil rakyat, anggota parlemen juga memiliki hak dan kewajiban yang melekat. Setidaknya ada 12 hak yang dimiliki oleh DPR RI.

Di antaranya, mengusulkan Rancangan Undang-Undang, mengusulkan program pembangunan daerah pilih, mengajukan pertanyaan dan pendapat, hak imunitas, dipilih dan memilih, hak membela diri, hak protokoler, hak keuangan dan administratif, hak pengawasan, dan hak melakukan sosialisasi Undang-Undang.  

Selain hak anggota DPR juga memiliki kewajiban yang hampir keseluruhannya adalah menjunjung tinggi demokrasi, menaati Undang-Undang, dan mementingkan kepentingan nasional, terutama masyarakat Indonesia.

Baca juga: Gaya Liburan Ketua DPR Sampai Jokowi, dari yang Sederhana Sampai Mewah!

Gaji anggota DPR

DPR RI
DPR RI

Gaji Anggota DPR sudah ditetapkan dalam peraturan Menteri Keuangan. Untuk anggota DPR periode 2014-2019, jumlah uang yang mereka terima bisa mencapai lebih dari Rp 50 jutaan perbulan.

Dikutip dari Qerja.com, gaji pokok dari anggota DPR sih gak gede-gede banget, sekitar Rp 4,2 jutaan.

Tapi, mereka mendapatkan beragam tunjangan yang melimpah, ada tunjangan istri, tunjangan listrik, tunjangan fungsi pengawasan, legislasi, fungsi anggaran, tunjangan komunikasi, dan masih banyak lagi tunjangan dengan total mencapai Rp 64,7 juta.

Sehingga total uang yang bisa dibawa pulang untuk setiap anggota DPR ada Rp 68,9 juta. Sementara itu, untuk jabatan pimpinan DPR, jumlahnya lebih besar lagi.

Itulah beberapa hal yang mesti kamu ketahui tentang anggota DPR RI, meliputi tugas, wewenang, hak, dan kewajiban, serta gaji tentunya.

Meski memiliki pendapatan besar per bulannya, bukan berarti menjadi anggota DPR hal yang mudah dan instan.

Pasalnya, mereka akan mengemban tugas yang sangat mulia untuk memperjuangkan nasib masyarakat Indonesia.

Bagi mereka yang sudah masuk dan melenggang ke Pemilu 2019, buat biaya kampanye saja membutuhkan biaya yang cukup besar. Belum lagi saingan yang bakal dihadapi dari masing-masing partai politik.

Jadi, kalau kamu mau menjadi anggota DPR, coba pikir-pikir lagi soal bujet yang kamu punya, daripada sudah keluar uang banyak terus gak berhasil duduk ke Senayan? (Editor: Chaerunnisa)

Okky Budi
Okky Budi

Penggemar Tsubasa yang jadi sarjana sosial. Kini secara sengaja masuk ke dunia finansial. Semoga bisa memberikan tulisan yang bermanfaat buat pembaca.