Sering Disepelekan! 6 Pengeluaran Rumah Tangga Ini Bikin Dompet Kamu Kering

4 menit
Pengeluaran rumah tangga yang bikin boros (Shutterstock)

Dalam mengatur keuangan rumah tangga memang butuh ketelitian dan ketekunan tinggi agar bujet bulanan gak membengkak. Pasalnya, gak sedikit orang kebingungan akibat salah mengatur pengeluaran rumah tangga hingga membuat uang habis sebelum akhir bulan.

Problematika seperti itu lumrah ditemukan di masyarakat urban di kota metropolitan seperti Jakarta, dan sekitarnya. Biaya gaya hidup dan kebutuhan yang selalu meningkat merupakan faktor utama kenapa sulit mengelola keuangan dengan baik.

Salah satu biaya yang paling sering membuat kantong jadi tongpes adalah pengeluaran rumah tangga mulai dari kebutuhan pokok seperti sembako, listrik dan air, telepon serta ongkos perawatan rumah yang gak sedikit.

Namun, terkadang ada beberapa hal kecil yang tanpa kita sadari membuat biaya bulanan tersebut membengkak.

Apa saja? Yuk, kita langsung lihat biaya pengeluaran rumah tangga berikut ini yang sangat rawan membuat kantong jadi tongpes seperti dikutip dari Cheat Sheet:

1. Penerangan rumah masih menggunakan lampu pijar dan pendar

Rumah tangga
Masih menggunakan lampu penjar dan pijar (cheatsheet.com)

Di zaman yang serbacanggih seperti sekarang ini penerangan rumah sudah memasuki era baru dengan memanfaatkan lampu LED sebagai sumber pencahayaannya. Bukan lagi menggunakan lampu pijar atau pendar yang dulu digunakan semua masyarakat.

Selain lebih terang, lampu LED juga ternyata lebih hemat energi dibandingkan pijar dan pendar. Sudah banyak produsen lampu nasional maupun internasional yang beralih memproduksi ke teknologi ini.

Bahkan, ongkos yang bisa kamu hemat sangat lumayan lho mencapai US$ 45 atau setara Rp 630 ribuan per lima unit lampu di rumah setiap tahunnya. Dana sebanyak itu bisa kamu gunakan untuk hal lain, contohnya untuk berinvestasi saham.

Baca juga: 7 Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga Buat yang Bergaji Rp 4 Juta

2. Water heater yang digunakan terlalu panas

Rumah tangga
Waterheater yang digunakan terlalu panas (cheetseat.com)

Buat kamu yang udah menggunakan fasilitas water heater, dan menggunakan colokan listrik maupun gas sebaiknya untuk mengatur tingkat kepanasan air secukupnya.

Pasalnya, jika tidak, pengeluaran listrik dan penggunaan gas bisa sangat boros dan mengakibatkan tagihan rumah tangga membengkak tanpa alasan yang jelas. Dan yang terpenting, tidak lupa mematikannya ketika sedang tidak digunakan.

Alternatif lainnya, kamu bisa menggunakan water heater yang memanfaatkan panas matahari dengan konsekuensi harga produk yang lebih tinggi.

3. Manfaatkan Idle mode untuk barang elektronik

Rumah tangga
Manfaatkan idle mode untuk barang elektronik

Islitah Idle mode atau dalam bahasa indonesia berarti tidur sering kita dengar untuk beberapa barang elektronik seperti televisi, komputer, dan laptop. Tapi, tanpa kita sadari sebetulnya mode tersebut masih menyerap energi yang lumayan besar jika ditinggalkan begitu saja.

Bahkan, di Amerika Serikat tercatat jutaan rumah tangga menghabiskan ongkos sekitar US$ 165 atau setara Rp 2,3 jutaan per tahunnya untuk hal semacam ini.

Jadi, sebaiknya mulai sekarang kamu mulai mengurangi atau bahkan langsung menghentikan kebiasaan untuk menggunakan mode tidur untuk barang elektronik tertentu.

4. Menyiram tanaman terlalu sering

Rumah tangga
Menyiram tanaman terlalu sering

Mungkin sebagian dari kamu memiliki hobi memelihara tanaman di halam rumah. Untuk menjaga tumbuhan tetap hidup pastinya harus menyiramnya secara rutin, apalagi ketika musim kemarau tiba.

Kebiasaan yang terlalu sering seperti itu pastinya bakal membutuhkan listrik yang gak sedikit untuk menggunakan pompa air. Untuk ukuran yang kecil hingga besar sendiri daya listrik yang dibutuhkan berkisar 150 hingga 400 watt.

Jumlah segitu kurang lebih sama dengan penggunaan AC yang tebilang boros. Jadi, alangkah baiknya lebih bijak menyiram tanaman mulai hari ini.

5. Keran yang bocor

Rumah tangga
Keran yang bocor

Masih memiliki keterkaitan dengan poin nomor empat, yakni mengenai air, keran kamar mandi atau wastafel yang bocor kadang dianggap sepele oleh sebagian orang. 

Padahal, kalau dibiarkan dalam jangka waktu bulanan hingga tahunan dampaknya bisa terasa ke bujet bulanan.

Sebaiknya kamu tambal langsung agar biaya listrik atau air bisa lebih hemat dan tentunya membuat sumur lebih tahan terhadap kekeringan ketika musim kemarau datang.

6. Belum menggunakan AC Inverter atau AC low watt

Rumah tangga
Belum menggunakan AC inverter

Terakhir yang paling sering digunakan oleh penduduk wilayah tropis adalah Air Conditioner (AC). 

Sangat penting untuk kamu mengganti AC segera apabila masih menggunakan tipe yang standar atau lama, sebab konsumsi listriknya terbilang boros.

Gunakan AC berteknologi Inverter untuk pemakaian ruangan yang berdurasi lama sekitar enam jam ke atas dan manfaatkan AC low watt untuk kamu yang menggunakannya dalam durasi sebentar di bawah enam jam untuk melakukan pengiritan secara maksimal. 

Itulah enam hal yang umumnya membuat biaya pengeluaran rumah tangga terus bocor di setiap bulannya. 

Gak ada salahnya mencoba satu per satu poin di atas bila kamu merasa kesulitan melakukan semuanya secara besamaan. Selamat mencoba! (Editor: Chaerunnisa)

Christantio Utama
Christantio Utama

Milenial yang merintis karier lewat dunia keuangan, karena segalanya butuh uang tapi uang bukanlah segalanya. Penonton setia Digimon dan penggemar olahraga otomotif Formula 1