Pengertian Kredit Kenali Lebih dalam Apa Itu Kredit

2 menit
Pengertian Kredit Kenali Lebih dalam Apa Itu Kredit

Bahkan sekarang ini kredit bukan sesuatu yang jadi aib. Orang tak malu lagi memamerkan barang yang dimiliki lewat cara kredit. Bahkan bila barang kreditan makin banyak, mereka justru makin bangga dan merasa masuk golongan ‘the have’. Mobil, motor, ponsel pintar, sampai baju, bisa jadi itu semua dibeli dengan cara kredit.

 

Sayangnya, kredit hanya dipahami secara sederhana sebagai cara memiliki barang dengan mencicil sampai lunas. Kredit memungkinan seseorang bisa membeli barang tanpa harus menabung sekian waktu. Pokoknya bila sudah ada keinginan mengkonsumsi sesuatu, saat itu juga bisa langsung terbeli meski isi kantong kempes.

 

Kondisi ini makin dipermudah dengan banyaknya produk kredit dari perbankan maupun lembaga keuangan. Sudah jamak ditemui penawaran kartu kredit, promosi cicilan nol persen, pengenaan suku bunga rendah, dan lain sebagainya. Kemudahan ini yang membuat orang makin menggandrungi kredit.

 

Harus diakui, kredit sudah sedemikian familiar dengan masyarakat, terlebih dalam sistem perekonomian modern saat ini. Meski begitu, ada baiknya mengenal lebih dulu apa itu kredit dan pengertiannya. Dengan begitu, pengetahuan seputar kredit menjadi lebih dalam.

 

Pertama adalah pengertian kredit. Kata kredit berasal dari bahasa latin credere yang artinya kepercayaan. Tapi di masyarakat, kredit sering diartikan pula dengan pinjaman. Artinya, seseorang yang mengajukan kredit sama saja mendapat pinjaman. Hanya yang jelas, kredit itu dimaknai sebagai perjanjian suatu jasa dan adanya balasa jasa di masa depan.

 

Lantaran kredit terikat dengan kepercayaan, maka secara langsung mereka yang mengajukan kredit mesti memiliki kredibilitas. Faktor ini menjadi dasar penilaian seseorang dalam mendapatkan kredit. Nah, kredibilitas ini mencakup lima syarat yang sering dikenal dengan sebutan 5C, yakni.

 

Pengertian Kredit – Kenali Lebih dalam Apa Itu Kredit

 

1 Character. Lebih mengacu pada sifat, watak, maupun karakter seseorang dalam memperoleh kredit. Sebut saja jujur, amanah, punya motivasi untuk melunasi, dan lain sebagainya.

 

2. Capital, yakni kemampuan modal yang dimiliki untuk memenuhi kewajibannya. Kriteria ini mencakup kemampuan dalam likuiditas, solvabilitas, rentabilitas, dan soliditas.

 

3. Capacity, ini menyangkut kemampuan seseorang untuk menggunakan dana pinjaman sekaligus sanggup mengembalikan utangnya.

 

4. Collateral, adalah jaminan yang harus disediakan bila sewaktu-waktu seseorang gagal melunasi utangnya.

 

5. Condition of economic, merupakan keadaan ekonomi negara yang mempengaruhi kebijakan dalam kredit perbankan.

MoneySmart
MoneySmart

MoneySmart adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.