Pengin Dagangan Kamu Laku Keras, Ini Strategi Jitu Bisnis Online Shop

3 menit
Bisnis online (ilustrasi)

Menjalani bisnis online shop gak semudah yang kamu bayangkan. Terlihat menyenangkan dan mudah ya, upload foto produk di akun sosial media jualanmu, beri caption menarik, dan post. Tapi setelah beberapa hari, gak ada juga yang beli dagangan kamu itu? Nah, sedih kan?

Menjalankan bisnis online memang susah-susah gampang. Harus lebih sabar menghadapi berbagai pertanyaan customer. Tak jarang juga terjadi mis karena komunikasi hanya dilakukan lewat whatsapp (wa).

Hal itu seperti yang dikatakan oleh Sherlia Salim, Founder Goodmoments yang merupakan online shop stationery, souvenir, dan barang-barang lainnya. “Kadang suka salah tafsir karena via wa saja, tidak ketemu langsung. Ada saja customer yang rese minta barang A, sudah jadi minta ganti jadi B, harus super sabar,” kata dia seperti dilansir laman Infonitas.

Baca juga: Di Tengah Ketidakpastian Perekonomian, Pariwisata Indonesia Optimis Gaet Turis Milenial di 2019

Harus kreatif

Sherlia mengingatkan bagi yang ingin berkecimpung di dunia online shop dan ingin berhasil harus kreatif. Produk yang dijual harus memiliki ciri khas atau perbedaan dari produk yang lain.

Jangan hanya menjiplak. Yang penting jujur, produk harus sesuai dengan yang dijanjikan dengan menuliskan deskripsi sejelas-jelasnya.

“Sekarang foto banget. Barang bagus tapi foto jelek orang juga tidak akan beli. Tapi kalau foto bagus barang jelek ada saja yang beli. Begitu sampai barang, orangnya kecewa, tertipu. Paling tidak beli lagi. Kalau kita mau maintenance barang bagus, foto juga bagus biar orang beli terus,” ujarnya.

Respon cepat dalam berkomunikasi

Selain itu, hal yang paling penting dalam berbisnis online shop adalah respon yang cepat dalam hal komunikasi. “Kalau ada yang tanya atau complain harus kita tanggapi sebisa mungkin dengan cepat karena komunikasi pakai hp saja bisa jadi kalau lama atau tidak dibalas customer bisa marah-marah,” sambungnya.

Berikut strategi dasar buat kamu yang baru ingin terjun ke bisnis online

1. Fokus pada satu kategori

Fokus pada satu kategori saja.

Sebelum mulai bisnis, kamu harus pastikan dulu apa yang ingin dijual. Usahakan fokus pada satu jenis produk, jangan jual pelbagai macam karena akan menyusahkan di kemudian hari.

Untuk menentukannya, kamu bisa melakukan riset kepada orang terdekat, kira-kira apakah produkmu itu menarik atau enggak.

Kalau sudah melakukan riset, kamu pilih misalnya mau menjual pakaian wanita, anak, atau bayi. Tentukan target pasar, usia, dan metode pembayaran. Dengan kamu fokus di satu produk penjualan, kamu mudah mengontrol segala hambatan, tantangan, dan peluang di dalamnya.

Baca juga: 5 Ciri Pekerjaan yang Memuaskan, Salah Satunya Fleksibilitas Jam Kerja

2. Pilih supplier

Kamu bisa mencari dengan sistem reseller atau dropshipper.

Kalau sudah menentukan produk apa yang ingin kamu jual, saatnya memilih bagaimana mendapatkan supplier. Kamu bisa mencari dengan sistem reseller atau dropshipper. Jika memilih reseller, kamu harus menyiapkan modal.

Semakin besar toko online, kamu pasti membutuhkan banyak produk untuk dijual yang artinya juga membutuhkan modal banyak.

Beda halnya dengan dropshipper. Sistem ini tidak memerlukan modal tetapi kamu harus sediakan internet yang selalu terhubung. Sebab, semua produk yang dipajang akan didukung supplier untuk sampai ke tangan konsumen.

Dengan cara ini kamu hanya bertindak sebagai pemasaran saja, ketika ada pembeli yang berminat, supplier itu yang akan mengirimkan produk tersebut atas nama toko onlinemu.

3. Cantumkan informasi kontak yang jelas

Mencantumkan kontak yang jelas perlu dilakukan.

Untuk memudahkan pembeli membeli produk yang kamu jual, pastikan sudah memberikan informasi yang jelas. Jangan sampai ada pembeli yang kesulitan menghubungi kamu. Itu sama saja dengan mengabaikan rezeki lho.

Apakah kontak tersebut terhubung ke WhatsApp, Instagram, Facebook, bahkan Line official jika ada. Setelah itu kamu juga harus cepat membalas pertanyaan calon pembelimu itu ya. Jangan sampai mereka ilfil ketika bertanya tentang produk di pagi hari, baru kamu respon malam. Tentu ini merugikan.

Baca juga: Pengin Cari Uang Tambahan dari Penggemar KPop, Bisa Lakukan 5 Hal Ini

Nah, tiga hal dasar tadi merupakan awal bagaimana kamu memulai bisnis online. Ada hal lain yang juga gak kalah penting, seperti promosi di media sosial, atau menawarkan langsung kepada teman tentang bisnismu ini.

Dan selain itu, kamu harus meningkatkan inovasi serta kreativitas dalam mengembangkannya. Sebab, bisnis online sangat unik, gak semudah yang kamu bayangkan. Tingkatkan kreativitas dan inovasi agar mampu bersaing. (Editor: Winda Destiana Putri).

Winda Destiana
Winda Destiana

No place is ever bad as they tell you its going to be

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

MoneySmart Singapore MoneySmart Indonesia MoneySmart Hong Kong