Pengin Menu Fast Food tapi Duit Mepet, ke Sini Aja

Menu Fast Food

Di Amerika sono, menu fast food sering jadi pilihan saat duit mepet karena harganya memang relatif murah. Tapi di Indonesia, harga burger dan kawan-kawan belum bisa ngalahin nasi sepiring di warteg dekat rumah.

Gak perlu pusing mikirin kenapa kok bisa begitu. Yang pasti memang perekonomian Indonesia sebagai negara berkembang belum bisa bersaing dengan negeri adidaya itu.

Di sini kita akan mencoba membicarakan solusi ketika pengin fast food tapi duit mepet. Bersyukurlah kita yang hidup di Indonesia, karena banyak versi fast food lokal yang gak kalah dengan makanan siap saji dari luar negeri.

Di Indonesia ada banyak alternatif menu fast food yang murah. Meski murah, rasanya bisa diadu. Bahkan beberapa di antaranya bisa dibilang lebih layak beli karena harganya murah tapi rasanya gak murahan.

1. Pizza

Dari mancanegara ada Pizza Hut dan Domino’s Pizza yang menggoda selera. Dari Indonesia, ada Warung Pasta, juga pesaing lokal seperti Nanamia yang harganya lebih terjangkau.

Sekali makan di Pizza Hut atau Domino’s bisa habis Rp 100 ribu lebih untuk dua orang. Itu kalau yang paketan ya. Demikian juga di Domino’s. Di Warung Pasta mungkin sedikit lebih murah.

Tapi ada satu hal yang membedakan. Pizza Hut atau Domino’s lebih banyak menawarkan paketan. Kalau yang beli cuma satu orang, bakal banyak sisanya dan lebih dalem ngerogoh kantongnya.

Adapun konsep Warung Pasta, Nanamia, dan sejenisnya yang lokal lebih ramah buat kalangan jomblo. Mau beli sendirian bisa tetap kenyang dan murah.

Di Warung Pasta, misalnya, harga rata-rata pizza Rp 40-50 ribuan. Itu udah bisa buat berdua, bahkan bertiga. Kalau sendirian dan duit mepet bingit, mungkin bisa jadi menu makan siang, makan malam, dan sarapan esok paginya.

[Baca: Harga Sembako Naik, Ini Triknya Bikin Bujet Makan Keluarga]

2. Fried chicken

menu fast food
Tampilan ayam kayak gini, siapa yang gak tergoda? (thekitchn.com)

Fried chicken alias ayam goreng tepung khas menu fast food, lekat dengan nama KFC. Dari Indonesia ada CFC yang dulu lumayan bisa bersaing tapi kini kayaknya kurang mengemuka.

Harga ayam goreng tepung di kedua gerai fast food itu sebelas-dua belas. Masih terjangkau buat kalangan pelajar sih, tapi tetap kalah dibanding produk lokal dari Sabana atau Hisana.

Harga ayam goreng paha atas di KFC sekitar Rp 17 ribu. Itu belum sama nasi yang harganya Rp 8 ribuan sekepal. Kalau di Sabana, harga paha atas Rp 9 ribu doang. Di Hisana sedikit lebih mahal, Rp 11 ribu, tapi masih lebih murah ketimbang di KFC dengan harga nasi Rp 4.000 saja.

[Baca: Makan di Warteg atau Bekal Makanan dari Rumah, Lebih Murah Mana Ya?]

3. Burger

Orang Indonesia secara natural lebih suka makan nasi ketimbang roti. Tapi burger tetap jadi idola, terutama buat kalangan remaja.

Sayangnya, harga burger fast food internasional terbilang tinggi. Harga Big Mac dari McDonald’s misalnya, sampai Rp 35 ribuan.

Di Wendy’s, harga Single Premium Dave’s malah Rp 50 ribuan lebih. Untung ada gerai Dons, yang harga burgernya bisa separuh lebih murah. Harga Super Burger, misalnya, cuma Rp 20 ribuan.

Di Blenger Burger lebih murah, gak sampai Rp 20 ribu. Bisa juga coba Klenger Burger, yang harganya mirip dengan Blenger. Namanya juga mirip.

4. Kebab

menu fast food
Makanan asal Turki ini makin tenar di Indonesia (bobo.grid.id)

Kebab juga tergolong fast food. Dan harganya di gerai mal-mal besar tergolong tinggi dibanding di ruko dekat rumah.

Di Doner Kebab, misalnya, harga kebab beef bisa tembus Rp 30 ribu. Alternatifnya adalah kebab dari Baba Rafi yang hanya Rp 20 ribuan.

Harga kebab Baba Rafi sebenarnya juga terhitung masih tinggi. Mau yang lebih miring harganya? Coba jalan sebentar ke ruko deket rumah.

Pasti ada satu atau dua gerobak kebab yang sederhana tapi lengkap menu kebabnya. Bahkan juga ada burger dan hot dog. Harga kebabnya paling belasan ribu rupiah yang ukuran besar. Kenyang dan kantong terjaga.

5. French fries

menu fast food
Perut keroncongan pas sore-sore emang paling enak ngemilin kentang goreng (thedailymeal)

Ini nih, menu fast food yang murah. Eh tapi biasanya french fries alias kentang goreng dijual combo dengan burger, hot dog, atau kebab di gerai fast food. Harganya pun jadi mahal.

Tapi french fries ketengan juga bisa dibeli dengan harga gak sampai Rp 10 ribu. Namun kamu harus terima kalau porsinya amat sedikit.

Mending kamu sekalian beli french fries mentah di supermarket dan goreng sendiri. Gak sampai Rp 50 ribu bisa dapet kentang goreng 2 kilogram lebih. Harga minyak goreng seliter Rp 10 ribu buat goreng 2 kilo itu juga masih sisa. Kebayang kan ekonomisnya?

Menu fast food banyak dipilih ketika orang pengin makan dengan cepat atau sambil nongkrong dengan kawan, atau pacar kalau ada. Jika tujuan beli fast food adalah yang terakhir disebutkan di atas, mungkin alternatif di atas gak bisa dipakai.

Tapi kalau tujuannya adalah ingin menuntaskan rasa lapar dengan makanan siap saji itu, langsung cus saja ke alternatif yang diberikan ketika duit lagi mepet. Soal rasa memang subjektif.

Tapi yakinlah, kalaupun kurang enak, gak bakal terlalu jauh kok. Yang penting adalah dompet tetap terjaga dan perut kenyang terasa.

[Baca: Yuk Cobain Cara Menabung Metode 50/20/30!]

Hardian
Hardian

Sebagai penulis dan penyunting, saya sangat akrab dengan tenggat alias deadline. Dua profesi ini mengajari saya tentang betapa berharganya waktu, termasuk dalam urusan finansial. Tanpa rencana dan kedisiplinan soal waktu, kehidupan finansial pastilah berantakan. Cerita inilah yang hendak saya bagikan kepada semuanya lewat beragam cara, terutama tulisan.

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560