Pengin Nikah Muda Tanpa Ngerepotin Orangtua, Ikuti Tips Keuangan Ini

4 menit
Menikah muda (Ilustrasi).

Beberapa orang punya pemikiran buat gak menunda-nunda pernikahan bila emang udah punya pacar. Yap! Mereka beranggapan bahwa menikah muda bakal memberi keuntungan tertentu.

Misalnya aja, mereka gak harus menghabiskan banyak uang buat sekadar pacaran. Ada pula yang punya prinsip buat meniti kesuksesan bersama pasangan ketimbang menunggu mapan. Kemudian, ada yang pengin mendapatkan keturunan lebih cepat agar jarak umur dengan anak gak terlalu timpang.

Banyak deh!

Gak masalah apapun alasan kamu buat menikah muda. Namun, tentu tujuan tersebut bakal bijaksana lagi kalau bisa kamu realisasikan tanpa membebani orangtua.

Nah, sayangnya, beberapa pasangan ada yang terbentur karena alasan dana. Pasalnya, menikah sering kali butuh dana gak sedikit. Buat sewa gedung aja bisa jutaan sampai puluhan juta. Belum katering, pakaian, dan sebagainya.

Eits, meski terlihat berat bukan berarti kamu dan pasangan gak bisa realisasikan rencana pernikahan kalian secepatnya. Yang penting komitmen buat atur keuangan, menikah muda dengan uang sendiri bukan mustahil.

Panduan dan tips keuangan berikut bisa jadi bakal bantu kamu dan pasangan biar cepat nikah.

1. Ketahui kondisi finansial kamu dan pasangan

Kondisi finansial kamu dan pasangan (Ilustrasi).

Yang pertama harus kamu lakukan adalah terbuka dengan pasangan mengenai kondisi finansial kalian. Dari situ, kalian bisa tentukan pesta pernikahan seperti apa yang sesuai buat bujet. Kalian juga tahu cara apa yang mesti ditempuh untuk mengumpulkan dana pernikahan.

Misalnya, gaji kamu dan pasangan masing-masing di angka Rp 7 jutaan dan Rp 5 jutaan. Dari angka tersebut, tentu kamu dan pasangan gak bisa berharap pesta semegah pesta pernikahan mereka yang udah jauh lebih mapan.

Jadi, berapa dong bujet pernikahan yang pas buat gaji segitu? Ikuti saran selanjutnya.

2. Sisihkan 20 persen sampai 50 persen penghasilan

Menabung bersama pasangan (Ilustrasi).

Namanya masih muda tentu tanggungan lebih sedikit, kan? Bahkan, bisa jadi kalian masih tinggal di rumah orangtua masing-masing.

Jadi, angka 20 persen dan bahkan 50 persen masih masuk akal disisihkan buat rencana pernikahan kalian. Bahkan, prinsip orang Tionghoa menerapkan persentase tabungan sampai 70 persen, lho!

Contoh seperti gaji yang udah disebutkan di poin sebelumnya. Katakanlah kalian sisihkan 40 persen dari gaji. Jadi, kamu perlu sisihkan Rp 2,8 juta. Nah, pasangan wanita mungkin lebih sedikit yaitu 30 persen karena kebutuhan wanita bisa jadi lebih banyak. Dia sisihkan Rp 1,5 juta.

Sedikit catatan, persentase ini sebaiknya kalian bicarakan baik-baik ya. Masing-masing pasangan pasti punya keputusan berbeda soal persentase uang yang disisihkan.

Jadi, total dana yang kalian sisihkan per bulan adalah Rp 4,3 juta. Dari angka tersebut, kalian bisa proyeksi total dana pesta pernikahan yang rela kalian gelontorkan Rp 50 juta atau Rp 100 juta masih masuk akal banget.

MoneySmart pernah bahas rincian dana buat bikin pesta pernikahan dengan modal Rp 50 juta. Kalau kamu pilih bujet Rp 50 juta, kamu bisa realisasikan pernikahan impian cuma setahun aja! Sementara itu, kalau pengin lebih besar maka kalian butuh waktu dua tahun.

3. Investasikan sebagian dana

Investasi untuk jangka panjang (Ilustrasi).

Biar prediksi nominal dana pesta kamu gak meleset banget, ada baiknya investasikan sebagian dana tersebut.

Kamu bisa gunakan reksadana atau tabungan emas. Pasalnya, harga kebutuhan pernikahan bisa jadi naik tahun depan. Nah, keuntungan investasi biasanya bakal melebihi nilai inflasi tersebut.

Inflasi biasanya berkisar 3 persen sampai 6 persen per tahun. Sementara, keuntungan reksadana atau kenaikan harga emas bisa sampai 8 persen. Lumayan, kan?

4. Cicil kebutuhan pernikahan sedari awal

Mencicil kebutuhan pernikahan sedari awal (Ilustrasi).

Biar makin ringan lagi, kamu bisa gunakan sebagian tabungan tersebut buat cicil kebutuhan pernikahan.

Dengan cara ini, kamu bisa dapat harga lebih murah buat kebutuhan pernikahan itu. Soalnya, bisa jadi harga barang tertentu ternyata naik tahun depan. Plus, apalagi buat sewa gedung, kamu mesti pesan jauh hari sebelum dan harganya bisa naik tahun depan.

Contoh nih, kamu bisa cicil buat beli souvenir dulu. Kemudian, kamu bisa lanjutkan buat sewa tempat dan sebagainya. Jadi, pas jelang hari H, kamu gak ribet dan gak kaget sama harga-harga yang naik.

5. Hemat saat pacaran

Hemat saat masih pacaran dengan cara naik transportasi umum ketika akan bepergian (Ilustrasi).

Tips-tips yang udah disebutkan di atas gak bakal terealisasi bila kamu masih boros saat pacaran. Tujuan kalian pengin menikah muda, bukan? Jadi, tunda dulu deh buat pacaran mewah. Nanti aja pas honeymoon.

Daripada kamu habiskan uang buat nongkrong di luar setiap weekend, kamu bisa pacaran di rumah atau tempat wisata gratis. Bukan berarti gak bisa menikmati makan di restoran, nonton, atau liburan. Akan tetapi, kamu bisa kurangi porsinya.

6. Pikirkan kebutuhan setelah pernikahan

Setelah menikah, banyak kebutuhan yang perlu dipikirkan (Ilustrasi).

Ini nih yang gak kalah penting. Menikah gak cuma soal pesta pernikahan tetapi juga kebutuhan setelah menikah.

Kamu dan pasangan perlu bicara mengenai tempat tinggal kalian, apa prioritas tujuan finansial kalian, dan bicara soal momongan.

Jadi, selain menyiapkan pesta pernikahan, kalian pun harus siapkan dana-dana setelah menikah. Caranya? Kalian bisa sisihkan dari awal rencana menikah atau bisa juga mulai saat awal menikah nanti.

Beberapa kebutuhan setelah menikah yang bisa kalian mulai antara lain tempat tinggal dan momongan. Oleh sebab itu, kebiasaan kamu dan pasangan buat sisihkan uang dari penghasilan saat kalian berencana menikah gak boleh dihentikan. Toh jadi lebih mudah karena udah terbiasa, kan?

Semoga sukses rencana pernikahannya ya!

Helda
Helda

Tidak normal tapi spesial. Blogger merangkap content writer yang secara ajaib tersesat di bidang keuangan. Semua tulisan di sini tersedia berkat bantuan kopi tanpa gula.

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

Tentang Kami

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

Singapore Indonesia Hong Kong Philippines Taiwan