5 Langkah Mudah Mempersiapkan Pensiun Dini Biar Gak Menyesal Kemudian Hari

4 menit
Pensiun Dini (Shutterstock).
Pensiun Dini (Shutterstock).

Tak sedikit orang yang memilih untuk pensiun dini dengan berbagai alasan, mulai dari jarak rumah dan kantor yang jauh hingga merasa sudah cukup kerja berpuluh-puluh tahun dan waktunya menikmati hari tua.

Meski rasanya menyenangkan, tapi kamu gak bisa gegabah saat memutuskan untuk pensiun dini. Kenapa?

Ya, jelas dong. Karena ini masalah ‘hidup dan mati” kebutuhan keuangan kamu di masa depan. Itulah mengapa kamu perlu mempertimbangkannya dengan matang. Kalau salah langkah, bisa-bisa keluargamu hidup sengsara di masa tua.

Ditambah lagi dengan biaya kebutuhan hidup sehari-hari yang semakin besar. Jangan sampai kamu mengorbankan keluargamu hanya karena kamu sudah lelah dan merasa penat dengan pekerjaan yang selama ini kamu lakoni.

Karena itu, sebelum memutuskan untuk pensiun dini sebaiknya kamu mempersiapkan beberapa hal agar tetap hidup nyaman di kemudian hari.

Apa saja itu? Berikut lima di antaranya:

1. Menentukan target

Pensiun Dini
Menentukan target (Shutterstock).

Langkah pertama yang harus kamu lakukan jika berniat untuk pensiun dini adalah dengan menentukan target. Misalnya, di usia 45 tahun atau 50 tahun harus sudah tak bekerja.

Dengan menentukan target, kamu bisa mulai memperkirakan berapa uang yang harus ditabung setiap bulannya untuk mencapai pensiunan yang bahagia.

Misalnya, saat ini usia kamu 25 tahun dan ingin pensiun di usia 50 tahun. Maka masih ada waktu 25 tahun untuk mempersiapkan dana pensiun dengan gaji sekarang sebesar Rp 10 juta.

Jika menerapkan sistem 50/20/30, maka dalam satu bulan kamu harus menyisihkan uang Rp 2 juta untuk di tabung. Jadi, semakin besar penghasilan yang kamu peroleh, maka semakin banyak juga jumlah uang yang harus ditabung.

Taruhlah selama 25 tahun kamu konsisten menabung sebesar Rp 5 juta. Maka saat usia 50 tahun, kamu memiliki tabungan uang sejumlah Rp 5 juta x 12 bulan yaitu Rp 60 juta per tahun. Berarti, Rp 60 juta x 25 tahun yakni Rp 1,5 miliar.

2. Mempersiapkan dana keperluan anak

Pensiun Dini
Mempersiapkan dana keperluan anak (Shutterstock).

Saat sudah menikah dan memiliki anak, maka kamu tentu harus menyiapkan bujet ekstra untuk memenuhi segala keperluan anak, terutama pendidikan. Apalagi biaya pendidikan semakin mahal, karena itu kamu harus memiliki tabungan terpisah khusus untuk anak.

Selain itu, kamu juga bisa membeli asuransi pendidikan agar pendidikan anak tetap terjamin hingga perguruan tinggi. Ingat, pendidikan itu sangat penting lho untuk masa depan sang buah hati.

3. Menghitung utang

Pensiun Dini
Menghitung jumlah utang (Shutterstock).

Utang memang tak bisa dipisahkan oleh manusia. Bahkan para selebriti hingga konglomerat aja pasti memiliki utang. Misalnya aja utang cicilan rumah, kendaraan, kartu kredit dan lainnya.

Karena itu, kamu harus menghitung semua utang yang kamu miliki. Misalnya kamu cicil rumah selama 15 tahun sebesar Rp 5 juta. Sementara penghasilanmu di angka Rp 15 juta. Maka, kamu hanya memiliki sisa uang Rp 10 juta yang belum dibagi ke pos-pos pengeluaran lainnya.

Tapi seberapa besar pengeluaranmu setiap bulan, kamu tetap harus mematok angka untuk ditabung setiap bulan dan harus konsisten agar tujuanmu pensiun dini tercapai.

4. Bisnis kecil-kecilan

Pensiun Dini
Bisnis kecil-kecilan (Shutterstock).

Kini banyak orang yang sudah mulai bisnis kecil-kecil untuk menambah pundi-pundi rupiah. Terlebih lagi di era yang sudah serba canggih seperti saat ini, kamu bisa bisnis tanpa perlu keluar uang besar.

Untuk promosinya pun bisa dengan memanfaatkan sosial media yang memang kini menjadi salah satu wadah yang banyak digunakan para pedagang.

Karena itu, jika kamu mendapatkan rezeki nomplok, jangan dihamburkan untuk membeli barang yang tak berguna. Lebih baik dialokasikan dengan membuka bisnis kecil-kecilan yang bisa kamu jalankan via online atau saat akhir pekan.

5. Memiliki investasi

Pensiun Dini
Investasi (Shutterstock).

Langkah terakhir yang harus kamu lakukan untuk mempersiapkan pensiun dini adalah dengan terjun ke dunia investasi. Kamu juga sudah bisa memulainya dengan modal kecil kok.

Jadi hilangkan tuh pikiran kalau investasi itu hanya diperuntukkan buat orang-orang berduit aja. Pasalnya, kamu juga bisa berinvestasi hanya dengan modal Rp 100 ribu. Salah satunya adalah instrumen investasi reksa dana yang jenisnya bisa kamu pilih sesuai dengan profilmu.

Misalnya, kamu tipikal orang yang berani mengambil risiko, maka cocok banget menggelontorkan uang ke reksa dana saham yang memang dikenal dengan high return-high risk.

Nah, itu dia lima langkah mudah yang harus kamu lakukan jika memutuskan untuk pensiun dini. Jangan gegabah ya, karena bisa berisiko membuat keluargamu hidup sengsara lho. Yuk, mulai persiapkan dari sekarang. (Editor: Winda Destiana Putri).

Dewi Puri
Dewi Puri

Pecinta makeup yang terjun ke dunia financial. Jika biasanya berkutat dengan lipstik dan bedak, kini harus terbiasa dengan logam mulia maupun reksadana. Intinya tetap sama, menghasilkan suatu karya yang cantik.