Perawatan Motor yang Dilakukan Wanita Kerap Lebih Boros Dibanding Pria, Kok Bisa?

2 menit
Kaum hawa yang cenderung boros dalam merawat motor mereka.

Banyak yang berpendapat bila pria yang hobi bermotor itu pasti banyak pengeluaran untuk perawatan.

Namun sebenarnya tidak lho, justru sebaliknya malah. Wanita lah yang sebenarnya keluar lebih banyak uang untuk perawatan motor.

Fenomena lady bikers pun sudah lumrah di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia sendiri.

Kondisi lalu lintas jalan raya yang semakin macet membuat kaum hawa ikut menjadikan sepeda motor sebagai tunggangan harian. Namun, mereka masih kalah terampil soal utak-atik si kuda besi ketimbang pria.

Dikutip dari Autoevolution, Motorcycle Industry Council (MIC) dari California melakukan survei terhadap pemilik sepeda motor dan juga ATV.

Baca juga: Waspada Sebelum Berkendara! Ini Himbauan Menhub untuk Pengendara Motor Wanita

Pemotor wanita naik dua kali lipat

Pemotor wanita naik dua kali lipat (Shutterstock).

Penelitian itu menyimpulkan bahwa jumlah pemotor wanita naik hampir dua kali lipat dibanding 10 tahun yang lalu. Itu hanya di negara Amerika Serikat saja lho.

MIC mendata sejumlah 2.472 responden berusia dewasa untuk data tahun 2018. Terdapat satu orang perempuan dari lima orang pemilik motor adalah perempuan. Artinya 20 persen populasi bikers di Negeri Paman Sam adalah kaum hawa.

Generasi X atau orang-orang yang lahir antara 1960 sampai 1980 dan generasi millenial atau yang lahir dekade 1980 sampai pertengahan 1990-an menduduki persentase bikers paling tinggi. Generasi X sebanyak 22 persen dan milenial mencapai 26 persen pemilik atau pengguna kuda besi.

Baca juga: 5 Rekomendasi Micellar Water Terbaik yang Harganya Gak Sampai Rp 50 Ribu

Menyinggung soal perawatan motor, wanita menghabiskan rata-rata $ 574 per tahun untuk ban, perbaikan rutin, pemeliharaan, penggantian suku cadang dan sebagainya. Bandingkan dengan rata-rata $ 497 yang dibelanjakan oleh pria di negara adidaya itu.

“Kami telah melihat dengan mata kepala sendiri lebih banyak lagi wanita pengendara – di jalan, di jalan setapak, hingga di trek balap. Baik itu dengan keluarga atau di acara sepeda motor, mereka membentuk klub dan menjadi bagian dari kegiatan berkendara sehari-hari,” kata Andria Yu, Direktur Komunikasi MIC dikutip laman Carmudi.

Baca juga: Deretan Tempat Wisata di Jakarta yang Lagi Kekinian, Kamu Pilih Mana?

Perawatan motor kaum hawa tidak cuma beli sparepart

Perawatan motor (Shutterstock).

Tingginya biaya perawatan itu bukan hanya untuk suku cadang, tetapi juga pernak-pernik aksesoris riding. Perempuan begitu memperhatikan gaya termasuk juga pakaian untuk naik motor.

Industri aftermarket jelas sangat diuntungkan oleh perkembangan ini, karena wanita juga menghabiskan banyak uang untuk aksesoris dan pakaian. MIC memprediksi bila populasi lady bikers di negara mereka dalam waktu dekat bakal meningkat jadi 25 persen.

Peningkatan ini didorong oleh datangnya usia generasi yang lebih terbuka. Kaum hawa pun semakin bebas mengendarai sepeda motor dimana-mana.

“Banyak orang di industri roda dua telah bekerja sekitar 30 tahun untuk mencapai ini. Sekarang data menegaskan yaitu semakin banyak wanita yang keluar dan menikmati sepeda motor,” tambah Yu. (Editor: Winda Destiana Putri).

Winda Destiana
Winda Destiana

No place is ever bad as they tell you its going to be