Hati-Hati Cari Pinjaman Modal Usaha, Banyak Fintech Ilegal Incar Indonesia

1 menit
Shutterstock
Shutterstock

Bagi pelaku bisnis, pinjaman modal terkadang menjadi faktor penting dalam mengembangkan usaha. Tapi dengan perkembangan teknologi yang cukup masif saat ini, perlu kehati-hatian dalam memutuskan untuk mencari modal.

Terutama dari financial technology (fintech) yang kini sangat menjamur. Sebab, saat ini banyak sekali fintech pinjam meminjam dana yang belum terdaftar dan diawasi pemerintah alias ilegal. Banyak dari mereka yang menjebak konsumen dengan segala tipu dayanya.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Rosarita Niken Widiastuti mengimbau pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk lebih hati-hati dan cermat dalam mencari pinjaman modal.

“UMKM harus hati-hati sekarang banyak fintech yang ilegal. Dicek betul terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan),” ujar Niken di Jakarta.

Tercatat, saat ini OJK bersama dengan Satuan Tugas Waspada Investasi telah membekukan dan memberhentikan 404 aplikasi fintech ilegal di Indonesia.

Sedangkan yang terdaftar resmi dan diawasi OJK telah ada 88 fintech yang beroperasi secara resmi dan legal di Indonesia.

Fintech Ilegal Asing Juga Incar Indonesia

Sebelumnya, Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing mengatakan, saat ini bukan hanya fintech asal Indonesia yang menyerbu konsumen Indonesia. Tapi banyak juga fintech-fintech ilegal asing yang mengincar konsumen Tanah Air.

“Dari China kira-kira tidak sampai 10 persen dari total. Ada lagi dari Rusia, Korea Selatan. China kebanyakan,” papar Tongam.

“Kebanyakan mereka virtual kita gak tau servernya. Kita baru tahu kalau masuk penyidikan kepolisian,” jelas Tongam.

Tengah menjamur dan menjadi primadonanya pinjaman melalui fintech dikalangan masyarakat Indonesia tentu harus menjadi perhatian serius. Selain payung hukum yang komprehensif, pengawasan dari regulator dan kesadaran konsumen juga menjadi penting.

Masih rendahnya tingkat literasi dan inklusi keuangan di dalam negeri juga menjadi satu kendala yang membuat fintech ilegal bisa nyaman beraksi di Indonesia. Untuk itu, semua pihak harus waspada dan teliti sebelum mengambil keputusan keuangan.

Editor: Ayyi Achmad Hidayah

 

Pramdia Arhando
Pramdia Arhando

Atlet renang yang gagal, tapi pernah jadi juara. Kini masuk dunia jurnalistik dan finansial. Semua tulisan di sini dari fakta dan kisah nyata.

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

Tentang Kami

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

Singapore Indonesia Hong Kong Philippines Taiwan