3 Pertanyaan Ini Bikin Jiper Mereka yang Mau Buka Usaha Sampingan

2 menit
bisnis sampingan
Pertanyaan untuk mereka yang mau memulai bisnis sampingan (Shutterstock)

Pernah mengurungkan niat tiba-tiba alias jiper saat ingin membangun bisnis sampingan? Tenang, kamu gak sendirian! Masih banyak karyawan-karyawan kantoran lain yang punya cita-cita sama, tapi semangat bisnisnya padam seketika.

Bicara tentang business plan kadang memang bikin semangat. Tapi, setelah menghadapi pertanyaan ini, gak menutup kemungkinan kita langsung auto-nyerah begitu saja.

Alhasil, bisnis yang direncanakan jadi sia-sia dan penghasilan tambahan juga gak akan pernah didapat.

Kira-kira, apa sih pertanyaan mengerikan yang sering muncul dari dalam hati yang bisa memadamkan semangat seorang karyawan menjalani bisnis sampingan? Yuk, cari tahu di sini:

1. Bisnis sampingan apa yang gampang buat pemula?

bisnis sampingan
Bisnis sampingan gampang untuk pemula (pixabay)

Nah lho, kalau sudah memutuskan terjun ke dunia bisnis. Kamu sudah harus tahu dong produk apa yang dijual.

Kalau memang masih bingung memilih apa yang ingin dijual, coba pilih saja mau jual barang atau jasa. Semua bisnis itu bisa dilakukan, asal ada passion dan kemauan. 

Bicara soal gampang atau susahnya, semua balik lagi sama keahlian. Jangan malah jiper dan nyerah ketika gak nemu ide soal bisnis apa yang gampang dimulai. 

Baca juga: 18 Usaha Sampingan dengan Modal Rp 2 Jutaan Ini Dijamin Menguntungkan

2. Gimana cara bayar atau lapor pajaknya?

bisnis sampingan
Cara bayar atau lapor pajak bisnis sampingan (pixabay)

Dor! Pertanyaan ini tentu bikin bengong mendadak. Alhasil yang tadinya semangat menggebu-gebu, jadi bengong mendadak. Dan berkata dalam hati, “Oh iya-ya, mesti bayar pajak juga, ribet ah males jadinya buka usaha.”

Untuk para freelancer atau yang ingin kerja sampingan, mereka gak tahu gimana caranya lapor pajak mengingat pajaknya sudah dipotong langsung sama klien. 

Tarif pajak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) beromzet maksimal Rp 4,8 miliar setahun sudah diatur di Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2018 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan Dari Usaha yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak yang memiliki Peredaran Bruto Tertentu.

Untuk membayar pajak, kamu bisa menggunakan bantuan situs online-pajak untuk melakukan perhitungan besarannya. Lalu, mereka juga memiliki fitur PajakPay, pembayarannya nanti bisa ditransfer lewat ATM. 

3. Kapan liburnya?

bisnis sampingan
Memikirkan kapan libur sebelum mulai bisnis sampingan (Shutterstock)

Mau buka bisnis sampingan, jangan sibuk mikirin kapan istirahat dong! Merintis usaha itu ya harus total, kalau bisa pulang kerja pun kita harus mikirin gimana caranya dapat untung.

Ketika kita sibuk mikirin kapan istirahat dan kapan libur dari segala aktivitas, maka yang ada kita bakal berpikir hidup cuma kerja, kerja, dan kerja.

Kondisi itu membuat kita jiper dan memandang kalau berbisnis suatu hal yang mengerikan. Bisa-bisa kita bakal kerja seumur hidup karena hal ini. Batal lagi deh mau punya bisnis sampingan!

Itulah tiga pertanyaan yang sering muncul dalam hati dan bisa menjegal impian punya usaha sampingan. Kira-kira pernahkah kamu menghadapi pertanyaan ini? (Editor: Chaerunnisa)

Aulia Akbar
Aulia Akbar

Sebagai mantan jurnalis dan praktisi humas, saya memutuskan untuk menekuni beladiri paling ekstrim di dunia. Di kesempatan yang sama, izinkanlah saya untuk berbagi tips keuangan dan cerita inspiratif buat Anda.