5 Pertanyaan Wawancara Kerja yang Mengecoh dan Begini Menjawabnya

4 menit
5 Pertanyaan Wawancara Kerja yang Mengecoh dan Begini Menjawabnya, (Ilustrasi/Shutterstock).

Pertanyaan wawancara kerja kadang bikin kandidat geleng-geleng kepala. Ada yang sesuai dengan pekerjaan, tapi ada juga yang melenceng jauh bikin kita kebingungan.

Bahkan, ada juga lho pertanyaan yang sebenarnya pengin menjebak kandidatnya. Kalau salah jawab bisa-bisa malah ngebongkar keburukanmu. Jangan sampai hal ini terjadi saat kamu tengah wawancara kerja nih!

Kalau keburukanmu udah kebongkar, kesempatan mendapatkan posisi itu makin kecil deh. Karena semua pasti tahu dong, saat interview kerja penginnya dikenal sebagai orang baik-baik dan gak neko-neko, biar penilaian yang diberikan pewawancara juga baik.

Berikut ini contoh beberapa pertanyaan wawancara kerja yang umum ditanyakan, tapi justru menjebak dan mengecoh jawabanmu, apa saja? Berikut tipsnya siapa tahu kamu besok atau minggu depan bakal ada interview kerjaan.

Baca juga: Dapat Uang Rp 2 Miliar Setahun! 7 Jenis Pekerjaan Ini Berani Kasih Gaji Gede

1. Bisakah kamu ceritakan tentang dirimu?

pertanyaan wawancara kerja
Saat wawancara kerja apa kamu bisa menceritakan diri mu ke pewancara?, (Ilustrasi/Shutterstock).

Tujuan dari pertanyaan wawancara kerja ini adalah buat mengetahui, seberapa cocoknya si kandidat dengan posisi yang tengah dilamarnya. Yang pengin didengar oleh pewawancara adalah bagaimana gaya berkomunikasi kamu serta keterampilan yang kamu miliki.

Apakah prestasi dan pengalaman yang kamu miliki berguna buat posisi tersebut atau tidak.

Nah, kebanyakan yang terjadi adalah kandidat justru menceritakan tentang kehidupan pribadinya. Ini biasa dilakukan oleh para pelamar kerja pemula.

Bukanya menceritakan pengalaman dan prestasi, mereka justru ngomongin soal keluarga, hobi dan lain-lain. Padahal si pewawancara gak kepengin tahu tentang kehidupanmu.

Baca juga: Setelah Interview Kerja, Jangan Lakukan 7 Hal Ini Supaya Cepat Diterima

2. Sebutkan tiga kelebihan dan kelemahanmu

pertanyaan wawancara kerja
Sebutkan tiga kelebihan dan kelemahanmu?, (Ilustrasi/Shutterstock).

Sama dengan pertanyaan sebelumnya, pertanyaan ini juga ingin mencari tahu kecocokan kamu dengan posisi yang dilamar. Pertanyaan ini akan menggali lebih dalam apa kelebihanmu bisa menjadi aset bagi perusahaan ke depannya, dan apakah kekuranganmu bisa membuat perusahaan justru mengalami penurunan performa.

Ketika menyebutkan soal kelemahan, biasanya kamu akan terlalu berlebihan mengumbarnya ke pewawancara. Nah, jangan sampai kayak gini ya, karena biasanya sih ketika ditanya bagaimana mengatasi kelemahan itu, kamu malah kebingungan sendiri.

Baca juga: Penting! 5 Sikap Tubuh yang Harus Diperhatikan Saat Interview Kerja

3. Kenapa kamu ingin bekerja di perusahaan ini?

pertanyaan wawancara kerja
Kenapa kamu ingin bekerja di perusahaan ini, (Ilustrasi/Shutterstock).

Pewawancara penasaran sebenarnya apa sih motivasi kamu melamar di perusahaan ini. Dari pertanyaan ini juga mereka jadi tahu seberapa dalam kamu mencari tahu tentang perusahaan.

Kadang para kandidat sering terkecoh dan terlalu jujur buat menjawab beberapa alasan yang sebenarnya gak pengin didengar oleh pewawancara. Misalnya seperti, “Saya gak mendapatkan bayaran yang sesuai di kantor lama,” atau “Atasan saya galak di tempat saya bekerja,” atau jawaban lain yang menggambarkan keburukan kantor lama kamu.

Jawaban yang sebenarnya diharapkan oleh pewawancara adalah karena kecocokan kamu dengan perusahaan, atau sudah memahami industri perusahaan sehingga tertantang buat terlibat.

4.  Kenapa kamu lama menganggur?

pertanyaan wawancara kerja
Pertanyaan seputar mengapa kamu lama menganggur kadang juga muncul nih saat interview, (Ilustrasi/Shutterstock).

Pertanyaan wawancara kerja yang satu ini mungkin biasa dilontarkan buat kandidat yang sudah lama menganggur. Dari pertanyaan ini si pewawancara ingin tahu bagaimana kamu menghabiskan waktu saat menganggur, apakah diisi dengan hal-hal yang bermanfaat atau justru tidak.

Pertanyaan ini memang sedikit menyakitkan hati, tapi memiliki maksud buat mencocokkan dengan posisi yang dilamar.

Kadang, pertanyaan ini sangat menjebak buat mereka yang udah nganggur lama tapi gak ngapa-ngapain. Kandidat seperti itu pun akan bingung menjawab pertanyaan seperti apa. Untuk menjawab pertanyaan itu, cobalah sedikit diplomatis demi menaikkan kualitasmu, misal “Saya telah melakukan interview ke banyak perusahaan tapi belum ada yang cocok,” atau “Saya selama ini sibuk di organisasi dan mengembangkan soft skill dengan mengikuti kursus”.

5. Kenapa keluar dari perusahaan sebelumnya?

pertanyaan wawancara kerja
Pertanyaan seputar kenapa kamu lama keluar dari perusahaan lama juga bakal ada lho, (Ilustrasi/Shutterstock).

Dari pertanyaan wawancara kerja ini, pihak pewawancara atau perusahaan ingin mencari tahu pola kerjamu. Apakah kamu tipe orang yang bosenan, tipe orang yang sulit bekerja dengan orang lain, atau hal-hal negatif lainnya yang membuat kamu mengundurkan diri dari pekerjaan sebelumnya.

Pertanyaan ini harus dijawab secara diplomatis, jangan terlalu jujur tentang lingkungan kerja yang sudah tidak kondusif, atau gaji yang tidak mumpuni. Kalau kamu jawab seperti itu, pewawancara bakal ragu menerima kamu sebagai karyawannya.

Jawaban yang diharapkan oleh pihak pewawancara adalah kamu tengah mencari pekerjaan yang lebih menantang. Bisa juga menjawab karena kamu ingin mendapatkan sesuatu yang baru yang bisa mengembangkan keahlianmu.

Itu tadi lima pertanyaan wawancara kerja yang lumayan mengecoh dan menjebak kandidat pelamar. Buat kamu yang tengah menunggu panggilan interview, biasanya lima pertanyaan ini bakalan keluar. Supaya lebih mantap menjawabnya, persiapkan jawaban sehari sebelum interview. (Editor: Mahardian Prawira Bhisma)

Okky Budi
Okky Budi

Penggemar Tsubasa yang jadi sarjana sosial. Kini secara sengaja masuk ke dunia finansial. Semoga bisa memberikan tulisan yang bermanfaat buat pembaca.

Mau lebih cerdas kelola uang?

Dapatkan tips saham, karier, inspirasi bisnis dan konten menarik lainnya!