5 Fakta Pesawat F-16 Milik TNI yang Harga Jualnya Tembus Ratusan Miliar Rupiah

4 menit
Pesawat F-16 Indonesia (TEMPO).
Pesawat F-16 Indonesia (TEMPO).

Pesawat F-16 unjuk aksi dalam hari ulang tahun Tentara Nasional Indonesia (HUT TNI) pada Sabtu (5/10). Beberapa hari belakangan ini warga Jakarta sempat dibuat penasaran dengan suara gemuruh di langit Jakarta. Rupanya suara tersebut berasal dari pesawat jet tempur F-16 dan T50i Golden Eagle yang sedang menjalani latihan buat atraksi tanggal 5 Oktober.

Nah, perayaan puncak HUT TNI ke-74 yang berlangsung saat ini dipusatkan di Lapangan Udara Halim Perdanakusuma dan mengusung tema “TNI Profesional Kebanggaan Rakyat”. Selain atraksi pesawat F-16 dan T50i Golden Eagle, acara HUT TNI juga dimeriahkan parade helikopter, aksi bela diri, dan beragam demonstrasi keterampilan prajurit lainnya.

Sebanyak 6.086 personel diturunkan dalam acara HUT TNI ini dan ditambah dengan alutsista TNI yang diterjunkan dalam parade, termasuk pesawat F-16. Jumlah pesawat udara yang dikerahkan dalam hari jadi TNI ini sebanyak 157 unit yang berasal dari TNI AD, AL, dan AU.

Menarik buat diulas, ada beberapa fakta menarik nih dari pesawat F-16 yang dimiliki Indonesia. Seperti apa fakta-faktanya? Yuk, disimak.

1. Pesawat F-16 mulai produksi pada tahun 1973

Pesawat F-16
Pesawat ini pertama di produksi pada tahun 1973 (Shutterstock).

F-16 Fighting Falcon mulai diproduksi pada tahun 1973. Jet tempur ini awalnya dibuat perusahaan senjata Amerika Serikat, General Dynamics, yang kemudian dilanjutkan Lockheed Martin dan beberapa manufaktur berlisensi lainnya.

Lahirnya pesawat jet tempur ini sendiri dilatarbelakangi Perang Vietnam (1955 – 1975). Pengalaman perang di sana menjadi pembelajaran perlunya pesawat tempur yang baik dalam menjalankan misi.

Pesawat F-16 akhirnya diperkenalkan pada tahun 1978. Pesawat tempur ini mendapat julukan sebagai “Fighting Falcon” pada 21 Juli 1980.

2. Pesawat F-16 menjadi pesawat tempur terpopuler di dunia

Pesawat F-16
Pesawat tempur ini paling populer di dunia.

Fakta lainnya adalah pesawat F-16 sangat populer di dunia. Sejauh ini seperti yang dikabarkan Military Machine, jet tempur ini telah terjual sebanyak 2.691 unit di seluruh dunia. Malahan pesawat ini disebut-sebut paling banyak jumlahnya di dunia.

Beberapa pihak mengatakan pesawat F-16 bukanlah fighter dan bomber yang terbaik. Namun, pesawat jet ini masih bisa diandalkan dalam pertempuran. Apalagi pesawat ini dikatakan memiliki harga yang murah dan baik dalam banyak hal.

3. Satu unit pesawat F-16 dijual dengan harga US$ 47 juta

Pesawat F-16
Harga jual pesawat cukup tinggi (Shutterstock).

Kalau pesawat F-16 bisa sangat populer dan laris karena harganya murah, berapa harga jual per unit pesawat tempur ini? Dilansir dari Aircraft Compare, satu unit pesawat F16 Fighting Falcon dijual Lockheed Martin dengan harga US$ 47 juta atau sekitar Rp 663 miliar.

Dengan harga yang mencapai ratusan miliar rupiah, pesawat F-16 buatan Lockheed Martin diproduksi dengan spesifikasi:

  • Tenaga: 23.770 pound-force
  • Kecepatan maksimal: 2.413 km per jam
  • Ketinggian maksimum: 50.000 kaki atau 15,24 km
  • Kapasitas tangki bahan bakar: 4.058 liter.

4. Berpengalaman dalam berbagai perang mulai dari Perang Teluk I, Perang Lebanon, hingga Perang Gaza 

Pesawat F-16
Pesawat ini berpengalaman dalam perang (Shutterstock).

Bicara soal pengalaman tempur, pesawat F-16 telah diterjunkan dalam banyak perang yang terjadi di dunia. Sejumlah perang yang mana pesawat tempur ini diterjunkan antara lain Perang Teluk I (1990-1991), Perang Lebanon (1982), Perang Gaza (2008-2009), Perang Soviet-Afghanistan (1979-1989), hingga Perang Kosovo (1998-1999).

Saat ini sebanyak 26 negara tercatat memiliki pesawat F-16. Negara-negara tersebut di antaranya Bahrain, Belgia, Chili, Denmark, Mesir, Yunani, Israel, Indonesia, Irak, Yordania, Moroko, Belanda, Norwegia, Oman, Pakistan, Polandia, Portugal, Rumania, Singapura, Korea Selatan, Thailand, Turki, Taiwan, Uni Emirat Arab, Amerika Serikat, dan Venezuela.

5. Indonesia memiliki pesawat F-16 sejak tahun 1989

Pesawat F-16
Indonesia memiliki pesawat ini sejak tahun 1989 (Shutterstock).

Pesawat F-16 mulai ada di Indonesia sejak tahun 1989. Waktu itu Indonesia sepakat buat membeli jet tempur ini sebanyak 12 unit.

Kemudian penambahan unit terjadi pada tahun 2011 yang mana Indonesia membeli sebanyak 24 unit dengan nilai US$ 750 juta. Alih-alih pesawat baru, jet tempur yang dibeli saat itu adalah jet tempur bekas.

Sayangnya, timbul masalah pada pesawat bekas yang dibeli tahun 2011 tersebut. Pada April 2015, terjadi kecelakaan saat pilot TNI AU menerbangkan F-16. TNI AU pun memutuskan gak mengoperasikan pesawat bekas tersebut sampai keluarnya hasil investigasi.

Kabar terbaru menyebut Indonesia tertarik membeli F-16 Viper terbaru sebanyak 32 unit buatan Lockheed Martin. Dari informasi yang beredar, biaya pembuatan pesawat ini sekitar US$ 118 juta – US$ 121 juta atau sekitar Rp 1,66 triliun – Rp 1,70 triliun.

Nah, itu tadi fakta-fakta pesawat F-16 yang dimiliki Indonesia dan diterbangkan pada HUT TNI ke-74. Mudah-mudahan aja Indonesia yang dikabarkan mau beli F-16 terbaru benar-benar terwujud. Semoga! (Editor: Winda Destiana Putri).

Boby
Boby

Lama bergelut dengan ensiklopedia. Kini fokus dengan urusan finansial. Di mana pun berada selalu berusaha sajikan karya yang terbaik. Semoga bermanfaat!