Pesta Diskon Terbesar Sepanjang Sejarah Bakal Digelar, Ini Target Penjualannya!

2 menit
Pesta Diskon Kemerdekaan RI (Shutterstock)
Pesta Diskon Kemerdekaan RI (Shutterstock)

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia atau Aprindo Roy Nicolas Mandey menargetkan, Indonesia Great Sale 2019 akan membukukan nilai transaksi Rp 35 Triliun.

Program yang diharapkan akan mendorong daya beli masyarakat, dan berdampak pada pertumbuhan industri ritel dan pariwisata ini juga berimbas pada tumbuhnya roda ekonomi. Selain juga pendapatan negara melalui sektor pajak.

Gelaran pesta diskon IGS 2019 akan berlangsung di seluruh Indonesia baik gerai ritel modern. Selain juga pusat perbelanjaan atau mall dari tanggal 14-25 Agustus 2019. 

Hal ini guna menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia ke-74 dengan besaran diskon hingga 74 persen. Roy mengatakan, gelaran IGS 2019 ini juga diharapkan menjadi angin segar bagi bisnis ritel di Indonesia.

Sebab saat ini industri ritel tanah air tengah menghadapi persaingan yang ketat. Banyak dari mereka sedang dibawah performa yang diharapkan.

Target Penjualan Rp 35 Triliun

“Target Indonesia Great Sale Rp 35 triliun dan Aprindo sendiri menargetkan adanya pertumbuhan dobel digit yang pertama dibanding tahun-tahun sebelumnya. Karena kita memang sedang under perform,” ujar Roy di Jakarta.

Target transaksi Rp 35 triliun pada ajang IGS 2019 telah dihitung berdasarkan tingkat pendapatan rata-rata masyarakat Indonesia. Angkanya mencapai  Rp 56 juta per tahun atau Rp 4,6 juta setiap bulan.

“Itu GDP dari BPS. Kita nggak bicara yang di bawah, kita bicara rata-rata pendapatan dari data BPS. Artinya dengan belanja Rp 200.000 saja, It’s ok,” ungkap Roy.

Dengan adanya pesta diskon ini, diharapkan daya beli masyarakat meningkat. Diharapakan juga akan berbelanja lebih dari yang biasanya. Sebab orang Indonesia paling suka dengan promo atau diskon.

“Kita ambil yang Rp 200.000 saja. Kedatangan pengunjung 20-50 ribu per hari. Rata-rata di tingkat Provinsi, Kabupaten Kota anggap 30.000 lalu dikalikan Rp 200.000 dikalikan 321 mal. Kita harapkan dapat meningkatkan konsumsi. Lalu ada peningkatan pajak,” papar Roy.

Diharapkan dengan adanya IGS 2019 ini akan meningkatkan daya saing industri ritel dan pusat perbelanjaan ditengah menghadapi persaingan dengan e-commerce yang tengah berkembang pesat.

“Jadi event ini IGS 2019 pasti dapat memantapkan lalu menjadi momentum untuk me-recovery. Kami kan pelaku usaha yang optimis dan dinamis,” tegasnya.

Editor: Ayyi Achmad Hidayah

Pramdia Arhando
Pramdia Arhando

Atlet renang yang gagal, tapi pernah jadi juara. Kini masuk dunia jurnalistik dan finansial. Semua tulisan di sini dari fakta dan kisah nyata.