Pinjol Apa yang Banyak Mudaratnya? Jelas yang Ciri-Cirinya Kayak Begini

4 menit
Ciri-ciri pinjol yang banyak mudaratnya. (Shutterstock)

Keberadaan pinjaman online alias pinjol awalnya emang menggembirakan. Sebab pinjaman ini berbeda dari pinjaman dari bank. Namun, lama-lama pinjaman online justru malah bisa bikin kamu mengalami kerugian lho.

Asal tahu aja nih, pinjol itu beda banget dengan pinjaman bank. Bedanya, kalau ajukan pinjol, kamu gak bakal diribetin dengan skor kredit pada Informasi Debitur atau iDeb. Sementara kalau ajukan pinjaman ke bank, segala skor kredit kamu yang ada di iDeb bakal dicek seluruhnya.

Ketahuan ada skor yang buruk, jangan harap deh pengajuan pinjaman kamu bakal disetujui. Di pinjol hal kayak gitu mustahil kamu alami. Cukup install aplikasi dan ikuti serangkaian prosedur yang terbilang gampang, dana yang kamu minta bakalan cair.

Makanya kelebihan pinjol itu menjadi keuntungan buat calon-calon debitur yang iDebnya jarang update. Walaupun begitu, ada beberapa ciri pinjol yang wajib dikenali. Soalnya ada beberapa pinjaman online yang diketahui lebih banyak mudaratnya lho ketimbang untungnya.

Pengin tahu apa aja ciri-cirinya? Cari tahu yuk dalam ulasan berikut ini.

Baca juga: Hati-Hati Cari Pinjaman Modal Usaha, Banyak Fintech Ilegal Incar Indonesia

1. Baru eksis dan belum masuk pengawasan OJK

pinjol
Belum terdaftar dan diawasi OJK. (Pexels)

Platform pinjaman online alias pinjol makin marak aja keberadaannya belakangan ini. Semuanya bersaing menawarkan kemudahan dalam mengajukan pinjaman.

Walaupun begitu, kamu harus hati-hati saat memilih platform buat ajukan pinjaman. Kalau sampai salah, bisa-bisa kamu terperangkap dalam pusaran utang yang ujung-ujungnya bikin fondasi keuangan kamu amblas.

Makanya sebelum ajukan pinjaman, cari tahu dulu apakah si platform pinjol itu baru atau udah lama beroperasinya. Kemudian selidiki namanya di website Otoritas Jasa Keuangan atau OJK. Pastikan apakah si platform pinjaman berada di bawah pengawasan atau gak.

2. Install aplikasinya, tapi kok minta akses ke daftar kontak dan informasi pribadi di smartphone?

pinjol
Kok minta akses ke daftar kontak? (Shutterstock)

Buat mengajukan pinjol, pastinya kamu bakal diminta buat install aplikasi si platform pinjaman. Biasanya nih, habis install, si aplikasi bakal minta akses ke kamu sama seperti aplikasi pada umumnya.

Namun, khusus pinjaman online ini, kamu harus berhati-hati dengan permintaan akses ke daftar kontak dan informasi pribadi di smartphone. Soalnya nih, akses terhadap informasi-informasi penting tersebut sering disalahgunakan platform pinjaman online.

Begitu kamu telat bayar atau nunggak, semua yang terdaftar di kontak kamu bakal dihubungi. Si penyedia pinjaman bakal kasih tahu ke keluarga, kerabat, teman, hingga kolega kalau kamu itu punya utang. Apa gak malu tuh?

Inilah yang kemudian menjadi persoalan pelik yang dihadapi para debitur pinjol. Mereka merasa malu hingga akhirnya terdorong melakukan perbuatan nekat, yaitu bunuh diri.

OJK sendiri secara tegas udah melarang para penyedia pinjaman online mengakses daftar kontak dan informasi pribadi. Karena itu, ketika kamu mau ajukan pinjaman dan mendapati hal tersebut, segera deh batalkan pengajuan pinjaman.

Baca juga: Cara Manjur Ajukan Pinjaman yang Masih Aja Sering Diabaikan

3. Tawarkan kemudahan pengajuan, tapi bunganya kok besar amat ya?

pinjol
Bunganya besar amat? (Shutterstock)

Namanya orang kepepet butuh uang, besarnya bunga pinjaman gak jadi masalah buat mereka. Sialnya, ada penyedia pinjaman nakal yang memanfaatkan situasi ini dengan mematok bunga yang sangat besar.

Asal tahu aja nih, bunga pinjol yang sering dapat pengaduan dari masyarakat besarnya itu gak tanggung-tanggung lho. Ada yang patok bunga sebesar 1 persen per hari.

Kurang lebih besarnya sama kayak bunga bank sebulan. Kalau gitu, mendingan ajukan pinjaman bank aja ya? Penting banget buat kamu tahu, penyedia pinjaman yang legal itu gak boleh bebankan bunga per hari dan diakumulasi tanpa batas lho.

Makanya teliti dan bertanya sebelum benar-benar mengajukan. Pastikan juga berapa besarnya biaya layanan atau jasa atau semacamnya yang mereka potong dari pokok pinjaman.

Perlu kamu tahu nilai pinjaman yang kamu terima gak sesuai dengan besaran yang kamu minta. Misalnya aja kamu ajukan pinjaman Rp 1 juta. Begitu disetujui, terimanya cuma Rp 800 ribu. Katanya sih itu udah dipotong biaya layanan atau jasa. Rugi banget, kan?

Baca juga: Kasih Bunga 0,68 Persen, Ini Pinjaman Karyawan yang Direkomendasikan Banget

4. Alamat kantor penyedia pinjol gak jelas sama sekali

pinjol
Alamatnya gak jelas. (Shutterstock)

Kamu patut curiga bila si penyedia pinjol memiliki alamat yang gak jelas sama sekali. Dari situ aja udah terlihat jelas tanda-tanda si penyedia pinjol ilegal. Alamat gak jelas, gak dapat pengawasan pula dari OJK, lengkap deh gak benarnya tuh penyedia pinjaman online.

Makanya kamu patut pastikan dulu alamat si penyedia pinjaman online sebelum benar-benar memutuskan buat mengajukan pinjaman. Dengan begitu, kamu terhindar dari risiko-risiko yang bikin kamu rugi nantinya.

Itu tadi beberapa ciri penyedia pinjol yang harus kamu tahu supaya kamu mewaspadai adanya penyedia pinjaman ilegal yang berada di sekitar kamu. Semoga informasi di atas bermanfaat ya! (Editor: Ruben Setiawan)

Boby
Boby

Lama bergelut dengan ensiklopedia. Kini fokus dengan urusan finansial. Di mana pun berada selalu berusaha sajikan karya yang terbaik. Semoga bermanfaat!