Solskjaer Bakal Dipecat MU? Ini Sederet Prestasinya di Dunia Sepak Bola

3 menit
Ole Gunnar Solskjaer
Prestasi Ole Gunnar Solskjaer (Instagram/@olegunnar_solskjaer20)

Kinerja Ole Gunnar Solskjaer dalam menangani klub Manchester United tengah disorot publik. Bagaimana tidak, sepanjang musim 2019/2020 ini, Ole Gunnar Solskjaer belum berhasil membawa MU kembali ke kejayaannya. 

Dari delapan pertandingan yang sudah dijalani, Ole Gunnar Solskjaer hanya bisa memberikan dua kemenangan untuk Setan Merah, sisanya, dua kali kalah dan empat kali memetik hasil seri. 

Alhasil, kini klub yang ditakuti se-Eropa itu harus puas berada di peringkat ke-12 klasemen sementara Liga Primer. 

Padahal saat ditunjuk menjadi caretaker MU musim lalu, Solksjaer berhasil mengembalikkan kegaharan MU dengan lima kali kemenangan beruntun. Performa itu yang membuatnya dipercaya pihak manajemen untuk diangkat menjadi pelatih tetap. 

Entah apa yang membuat Ole Gunnar Solskjaer kesulitan menangani MU akhir-akhir ini, padahal pemain dan pelatih tersebut punya segudang prestasi cemerlang sepanjang karier sepak bola dan kepelatihannnya. 

1. Bermain di Manchester United selama 11 tahun dan mengoleksi 10 tropi

Ole Gunnar Solskjaer
Bermain di MU selama 11 tahun dan mengoleksi 10 tropi (Instagram/@olegunnar_solskjaer20)

Ole Gunnar Solskjaer merupakan mantan pemain andalan Manchester United. Dia telah mengabdi bersama setan merah selama kurang lebih 11 tahun, dari 1996 sampai 2007. 

Selama 11 tahun, dia selalu menunjukkan performa yang apik bahkan sampai disebut-sebut menjadi juru penyelamat sebagai super-sub. Total pertandingan yang dijalaninya sebanyak 366 laga dengan perolehan 126 gol. 

Bicara soal tropi, hampir tiap tahunnya ia gak pernah melewatkan musim tanpa tropi. Koleksinya, Liga Primer 6 kali, Liga Champions 1 kali, FA Cup 2 kali, dan Intercontinental Cup 1 kali. 

Baca juga: Ada yang Nilai Kontraknya Sampai Rp 7 M! Ini 10 Pesepakbola Indonesia Termahal

2. Mengawali musim pertamanya sebagai pelatih dengan sukses di Molde FC 

Ole Gunnar Solskjaer
Mengawali musim pertamanya sebagai pelatih dengan sukses di Molde FC (Instagram/@olegunnar_solskjaer20)

Tahun 2007, Solskjaer kemudian memutuskan gantung sepatu, tapi, dia tidak meninggalkan Old Trafford. Solskjaer dipercaya membantu pelatih dalam membimbing pemain-pemain muda. Tugas ini ia lakoni sepanjang tahun 2008-2011.

Gak puas cuma menjadi pembantu pelatih, dia diminta untuk menangani klub asal Norwegia yang juga klub pertamanya dulu Molde FC. Alhasil berkat tangan dinginnya, Molde berhasil menjuarai Liga Utama sebanyak dua kali berturut-turut.

3. Kembali ke Inggris melatih Cardiff, tapi gagal

Ole Gunnar Solskjaer
Kembali ke Inggris melatih Cardiff, tapi gagal (Instagram/@olegunnar_solskjaer20)

Performanya yang apik bersama Molde membuat Cardiff City tertarik untuk merekrutnya sebagai pelatih. Solskjaer pun diperkenalkan sebagai pelatih baru Cardiff pada tahun 2014 silam. Sayangnya, performanya buruk bahkan membawa Cardiff ke zona degradasi. 

4. Kembali ke Old Trafford dan mencatatkan rekor pelatih MU pertama yang bisa memenangkan lima laga pertama

Ole Gunnar Solskjaer
Kembali ke Old Trafford dan mencatatkan rekor pelatih MU pertama yang bisa memenangkan lima laga pertama (Instagram/@olegunnar_solskjaer20)

Tahun 2018, MU terpaksa memecat Jose Mourinho dari kursi pelatih. Hal ini karena Mourinho tidak berhasil memperbaiki MU menjadi lebih baik lagi. Di tengah musim, manajemen mengajak Solskjaer untuk menjadi caretaker

Alhasil, Solskjaer langsung memenangkan pertandingan pertamanya sebagai arsitek Setan Merah melawan Cardiff dengan skor 5-1. Kemenangan itu berlanjut sampai ke empat laga berikutnya. 

Ole Gunnar Solskjaer menjadi pelatih pertama Manchester United setelah Sir Matt Busby yang berhasil memenangkan lima pertandingan pertamanya sebagai pelatih. 

5. Mendapatkan penghargaan Premier League Manager of the month

Ole Gunnar Solskjaer
Mendapatkan penghargaan Premier League Manager of the month (Instagram/@olegunnar_solskjaer20)

Pada bulan Januari 2019 lalu, Solskjaer mendapatkan penghargaan Premier League Manager of the month. Dia menjadi pelatih pertama MU yang mendapatkannya setelah Sir Alex Ferguson. 

Itulah beberapa prestasi cemerlang yang diperoleh Ole Gunnar Solskjaer sepanjang karier sepak bolanya dan menjadi pelatih di beberapa klub. 

Karena performanya buruk di awal musim 2019/2020 ini, kabarnya dia bakal dipecat pada akhir Oktober ini. Kita lihat saja nanti, apakah Solskjaer bisa memperbaiki performa MU di masa-masa kritisnya ini atau tidak. (Editor: Chaerunnisa)

Okky Budi
Okky Budi

Penggemar Tsubasa yang jadi sarjana sosial. Kini secara sengaja masuk ke dunia finansial. Semoga bisa memberikan tulisan yang bermanfaat buat pembaca.