Menyusuri Keindahan Ketawai, Pulau Tak Berpenghuni di Bangka Belitung

3 menit
Pulau Ketawai, Surga Tersembunyi di Bangka Belitung (Winda Destiana PutriMoneySmart).
Pulau Ketawai, Surga Tersembunyi di Bangka Belitung (Winda Destiana Putri/MoneySmart).

Matahari tepat berada di atas kepala. Saat itu, cuaca sedang terik-teriknya. Matahari seolah menunjukkan performanya paling luar biasa di perairan. Hantaman ombak di kapal cepat yang ditumpangipun semakin membuat suasana cukup panas kala itu. Demi menuju Pulau Ketawai yang mendunia, ombak tinggi pun tak jadi halangan. 

Berada di atas kapal nelayan bermesin selama kurang lebih satu jam dengan ombak yang cukup tinggi akan terbayar jika kamu sudah sampai di pulau tersebut. Pulau ini sempat dihuni oleh petani kelapa, maka tak heran jika di dalam area pulau banyak ditemui pohon kelapa menjulang tinggi. 

Pulau KetawaiNamun sejak beberapa tahun terakhir, pulau ini resmi tak berpenghuni. Hanya ada dua orang saja yang menjaga pulau agar tidak disalahgunakan. Dengan luas sebesar 28 hektare, pulau ini cocok untuk kamu yang ingin menjauh dari hiruk pikuk keramaian kota. 

Terletak di Kabupaten Kurau, Bangka Tengah kamu akan dimanjakan dengan jajaran rapi pohon kelapa di sepanjang pulau, pasir putih yang lembut serta air laut yang sangat jernih. 

Dari kejauhan, Pulau Ketawai nampak seperti kue pie berwarna hijau. Maklum, pohon kelapa tumbuh subur di pulau ini dan hampir merata di sepanjang garis pantai. Tidak hanya itu, gradasi laut berwarna biru tua, biru muda, dan hijau terlihat sangat jelas di tepi pantai. Sungguh pemandangan yang memanjakan mata.

Jika pada umumnya pantai di perairan Bangka Belitung dan sekitarnya berisikan bebatuan granit, tidak untuk pantai di pulau ini. Di pulau ini, kamu gak bakalan menemukan satu batu granit sekalipun. Karakternya yang berbeda inilah yang sering membuat wisatawan ketagihan untuk bermain air di pulau tak berpenduduk tersebut. 

Baca juga: Mengenal Wisata Alam Batu Belimbing, Ikon Magis Ibukota Bangka Selatan

Kegiatan yang bisa dilakukan di pulau ini

Pulau Ketawai
Gazebo di dalam pulau (MoneySmart/Winda Destiana Putri).

Banyak hal yang bisa dilakukan di pulau tak berpenghuni ini. Meski demikian, kamu gak bakal merasa kesepian disini. Pasalnya, banyak kok wisatawan yang berbondong-bondong datang meski menempuh waktu yang gak sebentar. 

1. Snorkeling

Ke pulau ini tak akan lengkap tanpa melakukan aktifitas di bawah laut seperti snorkeling. Airnya yang jernih tidak akan menyulitkanmu untuk bertemu dengan ikan-ikan kecil di sekitar pulau. Dijamin, kamu bakalan betah berlama-lama di pulau ini. Tentu peralatan snorkelingnya harus kamu siapkan sendiri ya. 

2. Kemping

Bukan hanya sekedar duduk-duduk menikmati deburan ombak dari dalam gazebo, beberapa wisatawan juga bisa melakukan kemah atau kemping di pulau ini. Bermodalkan tenda, hammock, dan beberapa peralatan kemping lainnya kamu sudah bisa bermalam di pinggir pantai. Bahkan untuk bermalam disini kamu gak bakal dipungut biaya sepeser pun. Asal tetap menjaga kebersihannya ya. 

3. Berenang

Ke pulau tentu gak lengkap tanpa berenang di air yang jernih. Meski matahari sedang terik-teriknya, berenang tetap menjadi pilihan banyak wisatawan yang datang ke Ketawai. Gak perlu jauh ke tengah laut, berenang di pinggiran pantai seraya bermain pasir, itu sudah cukup menyenangkan. 

4. Minum Kelapa Muda

Rasanya gak pas kalau bertandang ke pulau tanpa mencicipi kesegaran buah kelapanya. Apalagi di pulau ini banyak terdapat pohon kelapa di sepanjang garis pantai. Kamu tinggal berkomunikasi dengan penjaga yang ada untuk bisa menyeruput dalam-dalam air kepala murni beserta dagingnya yang empuk. Wah menarik banget bukan?

Baca juga: Menikmati Hangatnya Senja dan Desir Ombak dari Benteng Ratusan Tahun

Bagaimana Caranya ke Pulau Ketawai?

Pulau Ketawai
Suasana di pulau tak berpenghuni (MoneySmart/Winda Destiana Putri).

Menuju pulau ini gak sulit kok. Jika kamu datang dari Pangkal Pinang, bisa naik bus atau angkot menuju Desa Kurau dengan ongkos Rp 20 ribu per orang. Naik taksi rental (mobil seperti Avanza) ke Desa Kurau dengan ongkos sekitar Rp 150 ribu. 

Ketika sampai di Desa Kurau, kamu tinggal mencari nelayan setempat, berkomunikasi dengan mereka kalau kamu ingin pergi ke Ketawai. Biasanya para nelayan ini akan mengantarmu ke pulau dengan ongkos pulang – pergi (PP) sebesar Rp 800 ribu seharian dengan kapasitas 10 orang penumpang saja. 

Ada baiknya, jika kamu pergi ke Ketawai pada saat pagi hari. Saat ombak masih tenang dan cuaca cukup mendukung. Selain itu, bawalah perbekalan yang cukup karena di pulau tidak ada pedagang sama sekali. 

Di penghujung tahun, pulau ini akan ramai dikunjungi oleh yacht yang tengah mengikuti kegiatan sail. Di saat itulah kunjungan wisatawan mancanegara akan meningkat ketimbang hari biasa. 

Jadi gimana nih guys? Tertarik kan buat liburan ke Pulau Ketawai yang ada di Bangka Tengah ini? (Editor: Winda Destiana Putri). 

 

Winda Destiana
Winda Destiana

No place is ever bad as they tell you its going to be