Anak Masih SD, Begini Caranya Biar Bisa Hemat, Jadi Bisa Menabung!

3 menit
Punya Anak SD Ini Tipsnya untuk Hemat Pengeluaran (Shutterstock).
Punya Anak SD? Ini Tipsnya untuk Hemat Pengeluaran (Shutterstock).

Buah hati masih duduk di bagku sekolah dasar alias SD? Wah, mesti jago berarti nih dalam urusan mengatur keuangan. Pengeluaranmu bisa bengkak lho kalau gak cermat. 

Berhubung udah mau masuk semester II, pasti ada dong persiapan beli buku baru. Belum lagi, ada yang mungkin mempersiapkan seragam, sepatu, hingga tas baru. Namanya juga anak SD.

Apakah kamu sudah siap dengan pengeluaran yang satu ini? Kalau sudah siap ya bagus, tapi kalau belum, hati-hati lho.

Khusus buat kamu yang berniat menghemat pengeluaran, ada beberapa biaya yang bisa kamu tekan dari keperluan anakmu. Berikut ulasannya.

1. Jangan gelar pesta ulang tahun gede-gedean

Anak SD
Pesta Ulang tahun anak (Shutterstock).

Bagi anak SD, merayakan ulang tahun mungkin jadi selebrasi yang paling menyenangkan. Wajar banget undang seluruh teman-teman sekolah untuk makan-makan. Tapi mau gimana juga, perayaan ini tentunya menelan biaya yang gak sedikit.

So, bukannya gak boleh menggelar pesta ulang tahun. Tapi cobalah untuk lebih kreatif dalam urusan yang satu ini.

Ketimbang makan di resto dan undang teman, tentu lebih hemat menggelar pesta ultah di rumah sendiri bukan? Hidangannya ya bisa masak sendiri atau pakai jasa catering yang terjangkau.

2. Pikir-pikir dulu untuk ekskul

Anak SD
Kegiatan ekstrakulikuler di sekolah (Shutterstock).

Kegiatan yang satu ini terkadang memang diwajibkan oleh sekolah. Biayanya pun kadang lumayan besar, yaitu berkisar di angka Rp 200 ribuan. 

Bila memang si kecil punya minat yang serius di berbagai bidang, jangan pilih semua ekskul. Pilih satu saja, dan sisanya ajak untuk belajar di luar bersamamu atau dari Youtube.

Sebut saja dia suka berenang, daripada bayar ekskul berenang mending ajak ke kolam renang saja. Sewanya gak akan mahal kok, dan sewa guru privat di sana. 

Gak dipungkiri bahwa anak SD memang masih ingin mencoba hal-hal baru. Nah, jika dituruti maunya ikut semua ekstrakulikuler apa kabar sama pengeluaran bulananmu?

3. Perbanyak rekreasi ke museum atau pameran seni

Anak SD
Mengajak anak pergi ke Museum (Shutterstock).

Namanya juga bocah, masih suka bermain ke sana sini atau main gadget sampai ngabisin kuota internet. 

Daripada harus boncos sama pengeluaran ini, mulai biasakan untuk mengajaknya jalan ke museum atau pameran-pameran seni. Harganya relatif murah, dan tentunya mereka juga bisa belajar.

Jika memang mau bersenang-senang ke theme park seperti Dunia Fantasi, Jungleland, Waterboom, dan lainnya, manfaatkan promo saja. 

4. Hematlah dalam urusan belanja pakaian

Anak SD
Belanja pakaian anak (Shutterstock).

Urusan belanja pakaian juga harus dipikirkan matang-matang. Anak SD masih dalam pertumbuhan, kamu harus sedia uang yang cukup untuk membelikannya pakaian yang layak hingga dia tumbuh nanti.

Kesampingkanlah hal-hal yang berkaitan dengan “merek.” Fokuslah pada “fungsi” dari pakaian itu sendiri.

Buat apa pakaian bermerek mahal tapi fungsinya hanya sebagai sandang? Kalau mau lebih hemat, belanjalah di factory outlet, selain harganya miring pilihannya juga banyak.

5. Belajar mengatakan tidak

Anak SD
Berani berkata tidak pada anak (Shutterstock).

Bisa menuruti kemauan sang anak tentu menjadi prestasi tersendiri bagi orangtua. Tapi apakah semuanya harus keturutan? Tentu saja tidak. Jika memang pengeluaran sudah membengkak ya apa boleh buat, kamu harus berhemat.

Ada baiknya untuk menerapkan sistem reward baginya saat nilai rapornya bagus. Sebaliknya, jika jelek ya apa yang dia mau harus ditunda dulu.

Hal-hal yang berkaitan dengan keinginannya tentu menjadi sebuah pengeluaran konsumtif. Ingat lho, masih ada kebutuhan pokok lain yang harus dipenuhi.

Itulah lima tips menghemat pengeluaran jika anakmu masih duduk di bangku SD. Semoga bermanfaat, selamat mencoba! (Editor: Winda Destiana Putri).

Aulia Akbar
Aulia Akbar

Sebagai mantan jurnalis dan praktisi humas, saya memutuskan untuk menekuni beladiri paling ekstrim di dunia. Di kesempatan yang sama, izinkanlah saya untuk berbagi tips keuangan dan cerita inspiratif buat Anda.