Begini Cara Buat Rekening Koran yang Praktis, Bisa Online Juga Lho!

5 menit
rekening koran
Bagaimana cara membuat rekening koran? (Shutterstock)

Rekening koran adalah dokumen pencatatan transaksi keuangan yang penting. Beberapa keperluan-keperluan penting mengharuskan seseorang untuk memperlihatkan dokumen yang satu ini. 

Kegunaannya ada beragam, sebagai persyaratan untuk memasuki negara orang lain, sampai untuk mencicil rumah. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini dan bagaimana cara membuat rekening koran yang mudah. 

Baca juga: Mudah Banget! Begini Cara Cepat Buka Rekening Online BCA, Mandiri, BNI, hingga BRI

Apa itu rekening koran? 

rekening koran
Dokumen apa ini sebenarnya? (Shutterstock)

Ini bukan koran-koran yang memuat berita yang dijual bebas di pinggir jalan lho ya, tapi ini merupakan sebuah dokumen yang memuat riwayat transaksi, baik masuk maupun keluar ke suatu rekening tabungan. Kalau di istilah bank sih biasanya disebut mutasi rekening, tapi ada juga yang menyebutnya dengan nama rekening koran. 

Apa bedanya sama buku rekening tabungan? Mungkin masih ada yang berpikiran kalau ini sama dengan buku rekening tabungan, padahal ada bedanya. Kalau buku rekening, mungkin hanya mencatatkan dalam bentuk angka di kredit dan debit, sedangkan rekening koran ini memuat informasi-informasi penting dan detail seperti tujuan transaksi itu buat apa, ke mana alirannya, dan lain-lainnya. 

Baca juga: Gak Pakai Ribet! Ini Lho Cara Gampang Cek Nomor Rekening Mandiri

Kegunaan rekening koran 

rekening koran
Apa saja kegunaan rekening ini? (Shutterstock)

1. Untuk pengajuan visa

Kalau kamu pengin wisata atau kerja ke negara-negara lain, sayangnya gak bisa sembarangan masuk. Salah satu syarat yang harus dimiliki adalah Visa. Secara umum, Visa adalah dokumen izin yang harus dimiliki oleh seseorang, sebagai syarat masuk ke negara orang. 

Beberapa negara mungkin sudah membebaskan Visa untuk warga negara Indonesia, seperti Singapura, Malaysia, atau negara Asia Tenggara lainnya. Tapi sayangnya, banyak juga negara yang mengharuskan kamu memiliki Visa dulu untuk bisa masuk ke sana, sebut saja seperti Jepang, Australia, Amerika Serikat, dan negara-negara Eropa. 

Nah untuk pengajuan Visanya sendiri harus ada beberapa persyaratan yang dibutuhkan, salah satunya adalah catatan transaksi keuanganmu. Untuk pengajuan Visa Australia saja, rekening koran selama tiga bulan, slip gaji, surat keterangan kerja, dan surat sponsorship menjadi persyaratan dokumennya. 

2. Syarat pengajuan KPR 

Harga properti setiap tahunnya selalu mengalami peningkatan. Alhasil buat kalangan-kalangan milenial dan yang gajinya pas-pasan jadi sulit untuk membelinya. Tapi untungnya ada layanan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dari bank-bank di Indonesia. 

Untuk bisa mendapatkan KPR, kamu kudu menyerahkan beberapa persyaratan yang diwajibkan oleh bank. Di antaranya adalah KTP dan Kartu Keluarga, NPWP, buku nikah, slip gaji, surat keterangan kerja, dan rekening koran selama tiga bulan terakhir. 

3. Syarat peminjaman 

Rekening koran juga biasa digunakan sebagai salah satu syarat peminjaman uang. Beberapa bank atau perusahaan pemberi pinjaman biasanya mengharuskan si calon peminjam untuk menyerahkan catatan transaksi keuangannya selama tiga bulan ke belakang. 

Karena dari catatan transaksi itu, si pemberi pinjaman bisa menganalisis apakah calon peminjam ini bisa membayar cicilannya atau tidak. Cara melihatnya adalah dari besaran uang yang masuk per bulannya plus pengeluaran yang biasa dihabiskan per bulannya. 

4. Melihat transaksi 

Sebenarnya, untuk melihat transaksi kita selama beberapa bulan ke belakang atau bahkan beberapa tahun ke belakang bisa dilihat saat print buku rekening. Tapi, kelebihannya dari rekening koran adalah kamu juga bisa melihat pesan tentang transaksi tersebut. 

Misalnya pada tanggal 31 Juli 2019 kamu melakukan transfer sejumlah uang untuk membayar cicilan motor. Di buku rekening tabungan, hanya tercantumkan besaran angka yang keluar saja, sedangkan di catatan mutasi rekening bakal ketahuan rincian dana tersebut digunakan untuk apa secara detail. 

5. Keperluan audit untuk perusahaan 

Kalau buat perusahaan-perusahaan, lembaran bukti transaksi keuangan ini penting banget. Yang utama adalah sebagai bukti pencatatan keuangan yang masuk dan yang keluar. Seandainya di catatan keuangan perusahaan ada yang janggal dan tidak sesuai dengan kas yang dimiliki, maka bisa diaudit dengan informasi yang bersumber dari rekening koran. Ketahuan deh bagian mana dan kapan kejanggalan itu terjadi. 

Baca juga: Gampang Banget! Begini Caranya Cek Nomor Rekening BNI yang Cepat

Cara mengajukan pembuatannya melalui kantor bank 

rekening koran
Mengajukannya bisa dengan cara datang ke bank tempat pembuatan rekening. (Shutterstock)

Mengingat kegunaannya yang penting, lantas apakah cara membuatnya sulit? Tenang saja, buatnya gampang banget kok. Kamu bisa langsung datang ke kantor cabang bank tempat kamu membuka rekening. Tapi usahakan datang langsung ke kantor cabang tempat kamu membuka rekening tersebut. 

Misalnya kamu melakukan pembukaan rekening di BRI Jatimakmur, maka kamu dianjurkan untuk membuat mutasi rekening di sana.

Setelah mendatangi kantor bank, kamu tinggal menyampaikan ke teller untuk melakukan pencetakan bukti transaksi keuanganmu. Kasih tahu transaksi periode kapan yang ingin kamu lihat, misalnya tiga bulan ke belakang, atau enam bulan ke belakang. 

Persyaratan yang dibutuhkan untuk permohonan rekening koran juga mudah. Cukup siapkan buku rekening tabungan yang asli, KTP, kartu debit, dan diharuskan membayar sejumlah uang sebagai biaya pencetakan. 

Biaya pencetakan masing-masing bank berbeda-beda. Biaya tersebut bisa dibayarkan secara tunai oleh pemohon, atau bisa juga dipotong dari saldo rekening atau auto-debit. 

  • Bank Mandiri: Sekitar Rp 2.500 per lembar untuk transaksi kurang dari 3 bulan. Sedangkan untuk pencetakan transaksi 3-6 bulan Rp 5.000/lembar. 6-9 bulan Rp 10.000/lembar, 9-12 bulan Rp 15.000/lembar, dan di atas 12 bulan dikenakan Rp 20.000/lembar.
  • Bank BCA: Rp 2.500 per lembar
  • Bank Permata: Rp 10.000 per lembar 
  • Bank BNI: Rp 2.000 per lembar 
  • Bank BRI: Rp 5.000 per lembar 
  • Bank CIMB Niaga: pencetakan akan dikenakan biaya Rp 3.500/lembar untuk periode transaksi di bawah 3 bulan. Sementara di atas 3 bulan dikenakan biaya Rp 25.000/lembar. 

Baca juga: Lupa Nomor Rekening BRI? Begini Cara Ketahuinya Selain Lewat Buku Tabungan

Cara mencetak secara mandiri melalui internet banking 

rekening koran
Bisa dicetak secara mandiri lewat internet banking. (Shutterstock)

Sekarang, beberapa bank sudah menawarkan kemudahan buat kamu yang pengin melihat list transaksi beberapa bulan ke belakang. Pengajuan permohonan pencetakan bisa dilakukan secara online lewat aplikasi-aplikasi mobile banking

Cetak rekening koran BCA secara online atau e-Statement. 

Bagi pemilik rekening BCA, kamu bisa melakukan pencetakan laporan transaksi keuangan hanya dengan bermodalkan perangkat komputer dan jaringan internet lewat Klik BCA. Tapi yang bisa cuma nasabah yang memegang tabungan jenis Tahapan BCA, Tahapan Gold, Tahapan Xpresi, Tahapan Berjangka, Tapres, BCA Dollar dan Giro Perorangan. 

  1. Login ke KlikBCA.com 
  2. Pilih menu “e-Statement’
  3. Pilih jenis rekening yang dimiliki
  4. Tentukan periode laporan transaksi keuangan yang diinginkan
  5. Klik unduh/download 

Format laporan transaksi yang bakal kamu terima nantinya dalam bentuk .pdf. Dengan cara seperti ini berarti kamu gak perlu keluar duit untuk membayar biaya pencetakannya. 

Cetak rekening koran Mandiri lewat internet banking

  1. Login ke Mandiri Online di ponsel atau komputer kamu
  2. Pilih menu informasi rekening 
  3. Klik rekening
  4. Lalu klik rekening tabungan dan giro
  5. Pilih jenis transaksinya, mutasi rekening
  6. Pilih periode transaksi keuangan yang pengin dicetak 
  7. Nanti bakal muncul catatan transaksinya di layar dan bisa kamu cetak sendiri 

Cetak rekening koran BRI 

  1. Login ke Internet Banking BRI 
  2. Klik rekening
  3. Lalu klik mutasi rekening
  4. Nantinya akan muncul form di layar 
  5. Pada kolom ‘dari rekening’ pilih rekeningmu 
  6. Pilih periode transaksi yang ingin dicetak 
  7. Di layar komputer langsung terlihat dengan jelas rincian dana masuk dan keluarmu selama periode yang kamu pilih
  8. Klik cetak kalau mau mencetaknya dalam bentuk fisik 

Cetak di Internet Banking BNI

  1. Masuk ke aplikasi atau website Internet Banking BNI
  2. Kemudian pilih ke menu rekening
  3. Klik informasi saldo dan mutasi 
  4. Masuk ke mutasi saldo dan giro 
  5. Pilih periode di histori transaksi 
  6. Tinggal dicetak deh 

Itulah sedikit penjelasan tentang pengertian, kegunaan, dan cara membuat rekening koran yang amat sangat mudah. Dilihat dari penjelasan di atas, sepertinya bakal lebih praktis, hemat waktu dan hemat biaya kalau kamu bikin catatan mutasi rekening itu via online ketimbang langsung datang ke bank. (Editor: Ruben Setiawan)

Okky Budi
Okky Budi

Penggemar Tsubasa yang jadi sarjana sosial. Kini secara sengaja masuk ke dunia finansial. Semoga bisa memberikan tulisan yang bermanfaat buat pembaca.