Jadi Tersangka KPK, Anggota BPK Rizal Djalil Mengantongi Harta Rp 8 M!

3 menit
Jadi Tersangka KPK, Anggota BPK Rizal Djalil Mengantongi Harta Rp 8 M!, (Prima Mulia/TEMPO).

Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Rizal Djalil jadi tersangka korupsi KPK. Rizal, diduga telah menerima suap terkait proyek di Direktorat Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) PUPR. Besaran suap yang diklaim oleh pihak KPK adalah mencapai SGD 100 ribu atau sekitar Rp 1 miliaran. Rizal Djalil memiliki kekayaan mencapai Rp 23 miliar lho meskipun cuma memiliki satu unit mobil. 

Kasus bermula di tahun 2016, saat itu BPK diminta buat melakukan pemeriksaan ke Direktorat SPAM PUPR, surat penugasan diberikan langsung oleh Rizal. Hasil pemeriksaan tersebut, BPK menemukan hilangnya anggaran mencapai Rp 18 miliaran, tapi dalam laporan hanya dituliskan Rp 4 miliaran. 

Sementara uang SGD 100 ribu yang diterima oleh Rizal diduga dari pihak swasta PT Minarta Dutahutama. Awal mulanya, Rizal melalui perwakilannya menyampaikan keinginannya untuk terlibat dalam pengerjaan proyek SPAM JDU Hongaria. 

Hingga terpilihlah Minarta sebagai pihak swasta yang mengerjakan proyek tersebut. Setelah ditelaah lebih lanjut, Komisaris Minarta, Leonardo Jusminarta Prasetyo dengan Rizal telah lama berkenalan. Dalam pertemuan pertamanya di Bali, Leonardo sempat menjanjikan uang sebesar Rp 1,3 miliar untuk Rizal. 

Sehingga KPK menduga fee SGD 100 ribu tersebut sebagai pelunasan janji yang dilakukan oleh Leonardo pada Rizal. 

Akibatnya, Rizal disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. 

Sosok Rizal Djalil sendiri merupakan tokoh senior yang telah malang melintang di berbagai lembaga negara. Berikut ini profil dan harta kekayaan yang dimilikinya. 

Baca juga: Negara Rugi Sampai Rp 490 Triliun Lebih, Ini 5 Kasus Korupsi Terbesar di Indonesia

Rizal Djalil berkarier dari anggota DPR jadi Ketua BPK 

Rizal Djalil
Rizal Djalil berkarier dari anggota DPR jadi Ketua BPK, (Wikipedia).

Pria kelahiran Jambi tahun 1956 ini merupakan doktor lulusan Universitas Padjajaran, Bandung. Rizal Djalil pernah menjabat kursi legislatif untuk waktu yang cukup lama bahkan saat masa-masa reformasi. 

Di tahun 2000, Rizal pernah masuk ke dalam Anggota Tim Fraksi Reformasi MPR RI. Di masa jabatannya itu, ia fokus memperjuangkan BPK yang bebas dan mandiri. Kemudian di tahun 2003, Rizal juga pernah menjabat sebagai Wakil Sekretaris Fraksi Reformasi DPR RI. Hingga di tahun 2009, ia juga dipercaya sebagai Wakil Ketua Pansus Perpajakan DPR RI. 

Di BPK sendiri ia pernah dipercaya memimpin audit pengadaan barang dan jasa di UI tahun 2010 dan 2011, memimpin audit pembangunan fasilitas produksi vaksin flu burung tahun 2009-2011. Sampai akhirnya, Rizal dipercaya menduduki kursi ketua BPK tahun 2014 silam. 

Baca juga: Pernah Jadi Pengacara dan Anggota DPR, Segini Kekayaan Menteri Yasonna Laoly

Berdasarkan LHKPN, harta kekayaan Rizal Djalil sebesar Rp 8,3 miliar

Rizal Djalil
Berdasarkan LHKPN, harta kekayaan Rizal Djalil sebesar Rp 8,3 miliar, (Ilustrasi/Pixabay).

Sebagai penyelenggara negara, Rizal Djalil juga diharuskan melapor harta kekayaan yang dimilikinya. Dikutip dari LHKPN KPK, Rizal terakhir kali melaporkan pada tahun 2018 silam untuk periode 2017. Tercatat total harta kekayaan dia sebesar Rp 8.397.579.751. Sebagian besar berbentuk tanah dan bangunan 

Tanah dan bangunan senilai Rp 7,8 miliaran 

  • Tanah seluas 8357 m2 di Kerinci senilai Rp 800 juta
  • Tanah dan bangunan seluas 676 m2/367 m2 di Kota Sungai Penuh senilai Rp 680 juta
  • Tanah seluas 140 m2 di Bandung senilai Rp 630 juta
  • Tanah dan bangunan seluas 676 m2/300 m2 di Jakarta Selatan senilai Rp 2,2 miliar
  • Tanah dan bangunan seluas 20000 m2/54 m2 di Kerinci senilai Rp 940 juta
  • Tanah dan bangunan seluas 11580 m2/400 m2 di Kerinci senilai Rp 1,45 miliar
  • Tanah dan bangunan seluas 94 m2/95 m2 di Wahid Hasyim senilai Rp 1,1 miliaran

Kendaraan dan harta lainnya 

  • Mobil Toyota Harrier Jeep tahun 2011 senilai Rp 320 juta
  • Harta bergerak lainnya Rp 80 juta
  • Kas dan setara kas Rp 1,6 miliaran
  • Utang Rp 2.000.000.000 

Itulah profil dan harta kekayaan yang dimiliki oleh Rizal Djalil. Selain Rizal, KPK juga menetapkan pihak swasta yang diduga si pemberi suap yaitu Komisaris PT Minarta Dutahutama Leonardo Jusminarto Prasetyo sebagai tersangka. (Editor: Mahardian Prawira Bhisma)

Okky Budi
Okky Budi

Penggemar Tsubasa yang jadi sarjana sosial. Kini secara sengaja masuk ke dunia finansial. Semoga bisa memberikan tulisan yang bermanfaat buat pembaca.