Hati-Hati! Ini 7 Kesalahan Umum yang Sering Dilakukan Saat Beli Mobil

4 menit
Beli mobil membutuhkan perencanaan dan perhitungan yang matang (Shutterstock).

Beli mobil bukanlah perkara mudah, mengingat harga mobil yang gak murah dan termasuk ke dalam kebutuhan tersier. Kalau mau beli harus banyak pertimbangan yang dipikirkan.  

Perhitungan yang matang dan pengetahuan yang mumpuni tentang mobil harus kamu miliki sebelum memutuskan untuk beli. Jangan sampai pas udah beli, barangnya gak sesuai dengan keinginan atau kebutuhan.

Ternyata, masih banyak lho, para pembeli yang melakukan kesalahan saat memilih tunggangan roda empat ini. Kira-kira apa saja sih emang kesalahaan yang paling umum dilakukan pembeli saat beli mobil? Berikut ini ulasannya seperti dikutip dari berbagai sumber. 

Baca juga: 10 Merek Kendaraan Ini Bakal Luncurkan Produk Teranyar di GIIAS 2019, Penasaran?

1. Terlalu fokus dengan harga 

Beli Mobil
Jangan terlalu fokus dengan harga (Shutterstock).

Siapa sih yang gak mikirin harga pas mau beli mobil? Harga menjadi komponen terpenting untuk mengangkut tunggangan. Tapi permasalahannya, kadang pembeli terlalu fokus dengan harga yang cuma ada kata ‘mahal’ dan ‘murah’. 

Godaan harga murah kadang bikin pembeli gak berpikiran rasional. Tanpa pikir panjang main langsung sikat aja itu mobil. Padahal, ada banyak pertimbangan yang harus dipikirkan, misalnya dengan performa, lalu kondisi fisiknya seandainya mobil tersebut bekas, dan bagaimana biaya perawatannya ke depannya. 

2. Gak memperhatikan persyaratan pembiayaan 

Beli Mobil
Jangan abai pada persyaratan kendaraan (Shutterstock).

Punya mobil baru emang bikin kita kesemsem sendiri, bahkan sejak menginjakkan kaki di showroom saja perasaan udah gak karuan senang minta ampun. 

Sangking senangnya ada penawaran potongan biaya uang muka langsung deh sikat aja, tapi tanpa disadari potongan tersebut ternyata ditambahkan ke cicilannya. Sama aja bohong kan? 

Ada juga pembeli yang cuma memperhatikan besaran cicilannya setiap bulan, tapi gak memperhatikan lebih jauh tentang bunga yang harus dibayarkan. Pas udah tahu kalau bunganya ternyata besar, baru deh menyesal sampai gak bisa tidur. 

Baca juga: Terbuat dari Emas 120 Kilogram, Ini 7 Mobil Rolls Royce Termahal di Dunia

3. Membeli mobil yang salah 

Beli Mobil
Jangan membeli mobil yang salah (Shutterstock).

Beberapa orang beli mobil karena didasari atas kesukaan terhadap desain mobil tersebut. Misalnya kamu membeli mobil sport dua pintu bekas yang harganya lagi diskon besar-besaran. 

Tapi kenyataannya, mobil tersebut gak terlalu berfungsi maksimal buat mereka yang tinggal di perkotaan, rawan macet, dan penuh mobilitas tinggi. 

Ketimbang beli mobil sport dua pintu bekas, kan lebih baik untuk membeli mobil dengan transmisi matic agar dapat berkendara dengan maksimal dan nyaman di kemacetan kota-kota besar. 

4. Beli mobil karena gengsi 

Beli Mobil
Jangan beli kendaraan karena gengsi (Shuttertsock).

“Tetangga kanan kiri sudah punya mobil semua, teman-teman kantor berangkat pada naik mobil pribadinya masing-masing, masa saya enggak sih?” Merasa gak mau kalah dengan kerabat terdekat, dan gak mau dibilang ketinggalan zaman, orang yang berpikiran seperti itu pun tanpa pikir panjang langsung bungkus mobil. Padahal duit yang dipunya pas-pasan, tapi gak mau dibilang sobat misqueen sama orang-orang. 

Duh, jangan sampai deh kamu tipe yang kayak gitu. Ingat, mobil adalah kebutuhan tersier, jadi usahakan penuhi dulu kebutuhan-kebutuhan pokokmu. Apabila ada utang, lebih baik manfaatkan uang yang ada untuk melunasinya, biar beban hidup sedikit berkurang. 

Baca juga: Kupas Tuntas Mitsubishi Mirage, City Car Seharga Rp 170 Jutaan pada Zamannya

5. Gak pakai riset dulu 

Beli Mobil
Jangan beli kendaraan sebelum riset (Shutterstock).

Riset memang bikin malas, tapi kalau soal urusan mobil, jangan malas-malasan. Mobil itu bukan barang yang murah, harganya bisa Rp 100 jutaan lebih. Dan jangka waktu pemakaiannya juga gak singkat, bisa mencapai lebih dari 5 tahunan. 

Jadi pastikan kamu melakukan riset dulu sebelum membelinya. Cari mengenai spesifikasi, mesin, perbandingan harga dengan toko lainnya, harga jualnya, dan lain-lainnya. 

6. Beli terburu-buru

Beli Mobil
Jangan beli kendaraan terburu-buru (Shutterstock).

Pernah gak sih kalian merasa menyesal dalam membeli sebuah barang, apalagi mobil? Misalnya udah beli mobil, tapi beberapa hari kemudian mendapatkan penawaran harga menarik untuk mobil dengan tipe yang sama, namun di showroom lainnya. 

Nah ini sama kayak poin nomor 5, yaitu gak pakai riset dulu, main asal beli aja karena udah ngebet mau punya mobil. Beli mobil bukan kaya beli kacang, jadi jangan buru-buru, pikirkan dengan matang-matang. Telusuri berbagai showroom yang ada di penjuru kotamu sambil menjelajah di internet.

Kalau memang sudah mendapatkan sesuatu yang sesuai dengan bujet, kebutuhan, dan performanya juga udah ciamik, baru deh kamu boleh beli. Menunggu lama bukanlah masalah bila barang yang diperoleh memuaskan. 

7. Tukar tambah mobil lama dengan mobil baru di showroom 

Beli Mobil
Tukar tambah mobil lama dan baru di showroom (Shutterstock).

Kamu udah punya mobil, pengin ganti yang terbaru, tapi gak mau ribet jualin mobil lama. Cara instannya, dengan melakukan program tukar tambah di showroom. Duh, ini ternyata merugikan kamu banget, biasanya, mobil bekas yang dibeli sama showroom itu harganya bakal rendah banget bila dibandingkan kamu jual secara langsung ke orang yang membutuhkan. 

Kalau kamu pengin punya mobil baru, mending sabar saja sampai mobil lama laku ke tangan yang tepat. Karena lumayan banget lho perbandingan antara jual di perorangan atau jual di showroom.

Itu tadi tujuh kesalahan umum yang biasa dilakukan mereka yang hendak beli mobil. Mobil itu bukan barang murah, jadi jangan sampai kamu udah keluar duit banyak, tapi dapat barang yang gak sesuai dengan apa yang telah dikorbankan. (Editor: Winda Destiana Putri).

Okky Budi
Okky Budi

Penggemar Tsubasa yang jadi sarjana sosial. Kini secara sengaja masuk ke dunia finansial. Semoga bisa memberikan tulisan yang bermanfaat buat pembaca.

Mau lebih cerdas kelola uang?

Dapatkan tips saham, karier, inspirasi bisnis dan konten menarik lainnya!