Saat Dibutuhkan, Bayar Tagihan Rumah Sakit dengan 4 Kartu Kredit Ini

4 menit
bayar tagihan rumah sakit

Kartu kredit saat ini sudah lebih dari sekadar alat pembayaran. Fungsinya begitu luas, bahkan bisa sampai menyelamatkan jiwa seseorang.

Bukan muluk-muluk, karena kita memang bisa bayar biaya rumah sakit pakai kartu kredit.

Memang, adanya asuransi kesehatan sangat membantu. Namun biaya kesehatan bisa saja melebihi plafon asuransi, sehingga kita mesti merogoh kocek sendiri. Apalagi jika pakai BPJS Kesehatan, yang punya prosedur ketat untuk memperoleh manfaatnya.

[Baca: 9 Prinsip yang Jadi Pegangan agar Memilih Kartu Kredit dengan Bijak]

Masalahnya, besarnya biaya yang dikeluarkan secara sekaligus bisa menganggu kondisi keuangan. Misalnya pada saat yang sama harus bayar cicilan kendaraan. Cash flow alias aliran uang yang masuk dan keluar bisa terganggu.

Nah, ketika dihadapkan dengan kondisi-kondisi di atas, barulah kamu bisa berpaling ke kartu kredit sebagai juru selamat.

Ada beberapa kartu kredit yang bisa dimanfaatkan untuk meringankan beban itu. Sebagian memiliki fasilitas cicilan 0 persen untuk periode tertentu, dan ada juga yang menawarkan keuntungan lain berupa pengumpulan poin lebih cepat untuk transaksi di rumah sakit.

Apa saja kartu kredit yang punya manfaat seperti itu?

1. Standard Chartered Visa Black Platinum

bayar tagihan rumah sakit
Banyak manfaat loh kartu kredit Standard Chartered yang ini (Standard Chartered Visa Black Platinum / moneysmart)

Kartu kredit terbitan bank internasional ini bisa dimanfaatkan buat bayar tagihan rumah sakit. Sebab, tagihan bisa diubah menjadi cicilan dengan bunga 0 persen selama 6 bulan.

Selain itu, sejumlah keuntungan yang siap dinikmati antara lain:

– Diskon 50% setiap tanggal 15 di merchant tertentu
– Beli 1 tiket dapat 2 di bioskop Premiere XXI
– Tambahan diskon 7% di Blibli
– Poin rewards 3x

[Baca: Ada Rahasia Apa di Balik Cicilan 0 Persen Kartu Kredit?]

3. Kartu Kredit BCA

bayar tagihan rumah sakit
Siapa yang gak kenal BCA, meerchant-nya banyak loh! (Kartu Kredit BCA / bca)

BCA juga menawarkan pengubahan tagihan jadi cicilan dengan bunga 0 persen. Ada juga pilihan bunga 0,75 persen.

Bunga 0 persen diberikan dengan syarat minimal transaksi Rp 3 juta dan tenor alias periode angsuran 3 bulan. Sedangkan bunga 0,75 persen bisa diambil jika transaksi minim Rp 500 ribu dan tenor 6, 12, atau 15 bulan.

Kartu ini berlaku di seluruh rumah sakit yang terdaftar di Indonesia. Keuntungan lain yang terlalu menarik untuk dilewatkan adalah korting harga di merchant tertentu sampai cash back.

4. Maybank White Card

bayar tagihan rumah sakit
Kalau mau sekalian nabung, yang ini udah paling pas deh! (Maybank White Card / maybank)

Maybank juga menawarkan pengubahan tagihan jadi cicilan 0 persen. Transaksi belanja online pun bisa diubah dengan cara yang sama.

Keunggulan lainnya adalah kartu ini bisa berfungsi sebagai sarana menabung. Jadi, gak perlu nomor rekening dan buku tabungan, nomor kartu kredit itulah yang jadi identitas rekening.

Tentu saja, fitur kartu kredit ini dilengkapi dengan cash back dan poin. Layanan ini mencakup transaksi bahan bakar hingga nonton bioskop.

4. ShinhanIndo Card

bayar tagihan rumah sakit
Mau dapet point reward banyakk secepat kilat? Pakai yang ini aja (ShinhanIndo Card / ptsif)

Kartu kredit ini dikeluarkan oleh Shinhan Indo Finance, yang bekerja sama dengan Indomobil Group dan Asuransi Central Asia (ACA). Sederet keuntungan ditawarkan oleh kartu kredit ShinhanIndo Card.

Di antaranya point reward senilai 1 poin untuk tiap transaksi Rp 200. Poin ini nantinya dapat diakumulasikan untuk memotong nilai transaksi dan juga tagihan kartu kredit.

Menariknya, perhitungan point reward menjadi lebih besar jika digunakan untuk transaksi di merchant tertentu. Untuk pemegang kartu gold, platinum, dan infinity, jika melakukan transaksi di rumah sakit, penghitungan point reward menjadi sebesar 3 persen dari nilai transaksi.

Jadi misalnya kamu bayar tagihan rumah sakit Rp 500.000 dengan kartu kredit ini, maka poin yang kamu dapatkan adalah:  3% x 500.000 = 15.000 poin. Ini 6 kali lebih besar dari penghitungan poin di merchant biasa. Poin ini bisa kamu manfaatkan di kemudian hari, misalnya untuk memotong tagihan kartu kredit atau tagihan belanja bulan depan.

Selain keempat kartu kredit di atas, bisa jadi ada sederet kartu lain yang bisa dimanfaatkan untuk bayar ongkos rumah sakit. Intinya, cari kartu yang menawarkan pengubahan tagihan jadi cicilan dengan bunga 0 persen. Tapi ingat untuk melunasi tagihan selama masa cicilan 0 persen itu berlaku. 

Misalnya memakai kartu kredit BCA yang cicilan 0 persennya berlaku 3 bulan saja. Pastikan kalau kamu mampu melunasi tagihan rumah sakit dalam kurun waktu tersebut. Kalau ga, ya sama saja kamu bakal kena bunga. Jangan sampai sudah kena musibah, masih harus pusing terbebani bunga kartu kredit.

Beberapa kartu kredit gak punya fitur khusus seperti itu, tapi kadang memberikan promo demikian dalam periode tertentu. Untuk mengetahui lebih lanjut, kita bisa mengakses info kartu itu di Internet atau bertanya langsung ke bank penerbit kartu.

Yang mesti diingat, tagihan tetaplah tagihan meski sudah jadi cicilan dengan bunga ringan. Kewajiban itu mesti dilunasi sesuai dengan perjanjian, biar hati tenang dan pikiran nyaman.

[Baca: Program Cicilan 0 Persen Kartu Kredit Cuma Bisa Nguntungin Kalau Kamu Baca Triknya Ini!]

CTA Standard Chartered RS

Hardian
Hardian

Sebagai penulis dan penyunting, saya sangat akrab dengan tenggat alias deadline. Dua profesi ini mengajari saya tentang betapa berharganya waktu, termasuk dalam urusan finansial. Tanpa rencana dan kedisiplinan soal waktu, kehidupan finansial pastilah berantakan. Cerita inilah yang hendak saya bagikan kepada semuanya lewat beragam cara, terutama tulisan.

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

Singapore Indonesia Hong Kong Taiwan