Paslon Nomor 2 Menang, Harga Saham-Saham Ini Bisa Naik?

3 menit
Saratoga investama sedaya
Saham Saratoga Investama Sedaya yang didirikan Sandiaga Uno berpotensi naik jika paslon nomor 2 menang (Instagram/@sandiuno)

PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) yang didirikan Sandiaga Uno terkenal dengan portfolio investasinya. Karena Sandiaga jadi cawapres, gak nutup kemungkinan harga saham perusahaan yang berada di bawah SRTG bakal rally jika paslon nomor 2 menang.

Perusahaan ini didirikan oleh Sandiaga dan Edwin Soeryadjaya. Sandiaga pun masih menjadi pemegang saham mayoritas di SRTG.

So, buat kamu yang memang menjadi pendukung paslon nomor urut 2, jangan cuma nyoblos ya! Beli juga dong saham-saham perusahaan yang jadi afiliasi atau masuk ke portfolio PT Saratoga Investama Sedaya Tbk.

Yuk, cari tahu lebih lanjut apa kode-kode sahamnya di bawah ini:

Saham-saham perusahaan yang jadi afiliasi dan jadi portfolio PT Saratoga Investama Sedaya. (MoneySmart/Indri Solihin)
Saham-saham perusahaan yang jadi afiliasi dan jadi portfolio PT Saratoga Investama Sedaya. (MoneySmart/Indri Solihin)

1. PT Mitra Phinastika Mustika Tbk (MPMX)

saratoga investama sedaya
PT Mitra Phinastika Mustika Tbk (Ist)

Tahu mobil merek Datsun? Mobil tersebut didistribusikan oleh perusahaan otomotif yang kode sahamnya MPMX. Belum lama ini, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) juga menambah kepemilikan saham MPMX.

Intinya, saat ini 48,62 persen saham MPMX dikuasai oleh SRTG, 15,33 persennya dikuasai Morninglight Investment S.a.r.l. Luxemburg, 6,80 persen dikuasai Claris Investment Pte Ltd, Singapore, dan 22,17 persen untuk publik.

Baca juga: Buat Pemula, Ini Panduan Investasi Saham dari Ahlinya

2. PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA)

saratoga investama sedaya
PT Nusa Raya Cipta Tbk (Marketbisnis.com)

Perusahan berkode emiten NRCA ini juga masuk dalam salah satu portfolio dari PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. Perusahaan ini bergerak di bidang konstruksi dan terkenal dengan proyek-proyeknya yang berupa gedung serta hotel.

Sebesar 64 persen saham ini dikuasai oleh PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSI). SRTG memegang 7,12 persen, dan publik kedapatan jatah 18,28 persen.

Baca juga: Dapat Rp 42 Juta Jika Jadi Wapres, Sandiaga Uno Tak Akan Terima Gajinya

3. PT Provident Agro Tbk (PALM)

saratoga investama sedaya
PT Provident Agro Tbk (Infosawit.com)

Nah, kalau yang ini adalah perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan. Produk utama mereka adalah minyak sawit alias CPO.

Komposisi pemegang saham PALM adalah, PT. Provident Capital Indonesia sebesar 44,16, SRTG sebesar 44,88 persen, dan publik 9,7 persen.

4. PT Merdeka Cooper Gold Tbk (MDKA)

saratoga investama sedaya
PT Merdeka Cooper Gold Tbk (Industry.co.id)

Perusahaan ini merupakan perusahaan holding yang memiliki anak perusahaan di bidang tambang. Dua perusahaan itu adalah PT Bumi Sukesindo (BSI) and PT Damai Sukesindo (DSI).

Intinya, 14 persen saham MDKA dikuasai PT Mitra Daya Mustika, 13 persennya dipegang PT Trimitra Karya Jaya, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk memegang 3,40 persen, dan publik dapat 28,40 persen.

5. PT Adaro Energy Tbk (ADRO)

saratoga investama sedaya
PT Adaro Energy Tbk (Wikipedia)

Lho bukannya SRTG sudah melepas saham ADRO senilai Rp 540 miliar ya? Memang benar, namun SRTG masih menguasai saham ADRO secara gak langsung melalui PT Adaro Strategic Investments (ASI).

Dalam komposisi pemegang saham, PT ASI sendiri menguasai 43,91 persen saham ADRO. Sementara itu publik kebagian jatah 43,66 persen.

Saham ini juga masuk di indeks IDX High Divident 20 lho, lumayan kan kalau mereka berniat bagi-bagi dividen tahun ini.

6. PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG)

saratoga investama sedaya
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (towerbersama.com)

Perusahaan ini bergerak di bidang telekomunikasi, dan merupakan salah satu perusahaan yang masuk ke portfolio PT Saratoga Investama Sedaya Tbk.

30,54 persen saham TBIG dipegang PT Wahana Anugerah Sejahtera, 26,52 persen dipegang oleh PT Provident Capital, dan jatahnya publik adalah 36,30 persen.

Itulah saham-saham yang masuk ke porfolio perusahaan milik Sandiaga Uno. Tertarik beli? Jangan buru-buru dan asal borong lho ya!

Cermati dulu laporan keuangannya. Jika memang menurut analisamu, perusahaan ini kinerjanya bakal positif, ya monggo dibeli! (Editor: Chaerunnisa)

Aulia Akbar
Aulia Akbar

Sebagai mantan jurnalis dan praktisi humas, saya memutuskan untuk menekuni beladiri paling ekstrim di dunia. Di kesempatan yang sama, izinkanlah saya untuk berbagi tips keuangan dan cerita inspiratif buat Anda.

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

Tentang Kami

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

Singapore Indonesia Hong Kong Philippines Taiwan