Akhir Maret 2019 Laba Bersih Sari Roti Meroket hingga Rp 64,8 Miliar

2 menit
sari roti
Gak Tanggung-tanggung! Laba Bersih Sari Roti Meroket hingga 123 Persen, (@sariroti_rotinyaindonesia).

Siapa yang gak mengenal dengan merek roti satu ini, Sari Roti. Sari Roti bisa dibilang salah satu primadona produsen roti di Indonesia.

Sepak terjang bisnis PT Nippon Indosari Corpindo Tbk atau Sari Roti emang udah gak bisa dipungkiri lagi. Produsen roti ini sempat mengalami aksi boikot oleh peserta 212 pada 2 Desember 2016, belum lagi tersandung masalah hukum dengan dijatuhi hukuman berupa denda sebesar Rp 2,8 miliar.

Hal ini nyatanya gak membuat Sari Roti “melempem” dari segi bisnisnya. Seperti dikutip oleh detikfinance, Minggu, (12/5/2019), produsen roti ini meraup laba bersih di 3 bulan pertama tahun 2019.

Gak tanggung-tanggung, produk roti ini mendapatkan laba bersih sebesar Rp 64,8 miliar di akhir Maret 2019 ini. Kalau bisa dibilang, angka tersebut meroket 123 persen kalau dibandingkan dengan periode di tahun sebelumnya 2018 sebesar Rp 29 miliar.

Sedangkan pada tahun 2018, produsen roti dengan emiten berkode ROTI ini telah membukukan laba bersih mencapai angka Rp 172,68 miliar. Angka tersebut lebih tinggi dibandingan laba bersih yang mereka dapatkan di tahun 2017 yakni menyentuh angka Rp 145,98 miliar.

Gak heran nih kalau ROTI mendapatkan laba bersih sebesar itu. Bayangkan aja, produk-produknya banyak tersebar di seluruh Indonesia. Kamu pasti sering banget ya kan menemukan produk roti yang dikenal dengan empuknya dan rasa cokelatnya juara!

Dari segi penjualan aja, Sari Roti mampu mengantongi nominal yang luar biasa yakni mencapai Rp 791,7 miliar. Angka tersebut nih bisa dibilang naik sebesar 20 persen kalau dibandingkan dengan penjualan si roti empuk ini di kuartal I-2018 yang mencetak di angka Rp 659 miliar.

Baca juga: Menilik Kisah Wendy Yap, Besarkan Sari Roti Hingga Jadi Raksasa di Indonesia

Laba bersih Sari Roti meroket hingga 123 persen atau Rp 64,8 miliar 

Sari Roti
Perusahaan roti raksasa ini mendapatkan laba bersih mencapai 123 persen, (Instagram/@sariroti_rotinyaindonesia).

MoneySmart.id pernah membahas siapa sosok dibalik kesuksesan Sari Roti sebagai pemegang merek roti nomor satu di Indonesia. Perusahan ini dipimpin oleh Wendy Sui Cheng Yap yang gak lain putri dari petinggi Salim Group.

Ayah Wendy merupakan pendiri dari Bogasari Flour Mills, perusahaan yang dikenal sebagai produsen tepung terigu terbesar di Indonesia. Perusahaan roti raksasa ini emang pintar dalam menggaet pelanggannya. Jingle yang begitu melekat “Sari Roti…Roti, Sari Roti,” begitu akrab di telinga banyak orang.

Nah, buat beban pokok penjualan perusahaan roti raksasa ini mengalami kenaikan gak begitu banyak dari Rp 303,1 miliar menjadi Rp 359,78 miliar nih. Mau gak mau laba bruto si ROTI ini masih memiliki kesempatan buat melonjak lagi dari Rp 355,9 miliar menjadi Rp 431,9 miliar.

Wow! Gak heran ya kalau ROTI bisa mengkeruk laba bersih mencapai 123 persen. Bahkan nih aset total aset perusahaan ini hingga akhir Maret 2019 mencapai Rp 4,47 triliun.

Sebelumnya di tahun 2018, ROTI hanya berada di posisi Rp 4,39 triliun lho buat total asetnya. Nah, itu dia sedikit cerita dari Sari Roti yang berhasil mengkeruk labah bersih hingga 123 persen.

Kalau dulu zaman orangtua kamu Gudang Sari dan Tan Ek Tjoan merupakan penguasa roti di eranya. Kini nama Sari Roti masih bertahan sebagai produsen roti terbesar di Indonesia.  (Editor: Mahardian Prawira Bhisma)

Mahardian Prawira
Mahardian Prawira

Penyuka cokelat dan kopi yang mulai menyukai seputar dunia investasi, ekonomi dan bisnis. Lebih menyukai dan menghargai sebuah proses dalam mencapai sesuatu! Xoxo...