Mengenal 4 Perusahaan Dalam Negeri yang Bikin Emas Batangan

3 menit
[TEMPO/Tony Hartawan]
[TEMPO/Tony Hartawan]

Investasi emas selalu menarik buat dibicarakan. Pilihan investasi ini paling banyak dipilih orang. Soalnya mudah dan minim risiko sih.

Salah satu topik yang menarik dibahas tentang emas adalah perusahaan pembuatnya. Kamu tahun gak nih kalau banyak perusahaan-perusahaan yang memproduksi logam mulia ini berasal dari dalam negeri? Beneran…

Buat tahu nama perusahaannya, kita tinggal lihat aja di atas emasnya. Mereka emang sengaja mencetaknya kok. Biar eksis gitu lho.

Yang menarik, meski sama-sama memproduksi emas dengan kadar yang sama, harganya bisa berbeda antara satu perusahaan dan perusahaan lainnya. Karena itu penting juga buat kamu buat tahu sebelum investasi emas. Jadi kamu bisa beli deh yang paling murah.

Yuk langsung aja kenalan sama mereka!

1. UBS Gold

Investasi emas
UBS gold (ubsgold)

Ada yang pernah mendengar emas UBS? Walau kalah populer dengan emas Antam, emas UBS layak buat diinvestasikan.

Dengan memilih emas UBS, kamu bakal menikmati beberapa keuntungan. Misalnya aja emas UBS biasanya punya dimensi yang lebih lebar dari emas Antam.

Memesan emas UBS juga cepat, bisa kurang dari sebulan. Satu lagi, gak ada beda antara emas produksi tahun lalu dan tahun sekarang.

UBS sendiri kepanjangan dari PT Untung Bersama Sejahtera (UBS). Mereka adalah perusahaan swasta yang berdiri di Surabaya tahun 1981. Awalnya UBS memulai bisnisnya sebagai industri rumahan dengan nama CV Untung. Namun, pada tahun 1991, namanya berubah menjadi PT UBS.

Kini emas UBS telah dijual di lebih 20 toko emas di Indonesia. Buat menarik minat masyarakat, PT UBS juga meluncurkan sejumlah brand perhiasan, seperti Starshine, EG, Kasandra, Venus, hingga Basic Chain.

2. King Halim

investasi emas
King Halim (twgram)

Dengar namanya yang pakai bahasa Inggris, kamu pasti berpikir emas ini asalnya dari luar negeri. Faktanya, King Halim adalah perusahaan emas dari Mojokerto, Jawa Timur.

PT King Halim berdiri pada tahun 1982. Dalam profil di situs resminya, PT King Halim mengklaim sebagai satu-satunya perusahaan yang mengadopsi teknologi dan desain dari Italia. Buat mereka, “Our customer deserves the very best”.

Desain emas King Halim bermacam-macam. Hingga saat ini ada 14 desain yang ditawarkan dari bergambar Taj Mahal, Naga, Yesus, hingga keajaiban dunia. Semuanya cocok digunakan buat investasi emas.

Sekalipun kadar emas Antam dan King Halim sama-sama 99,99 persen, mereka berbeda dalam dimensi, desain, dan harga. Sebagai perbandingan, harga emas King Halim lebih mahal daripada emas Antam. Kalau harga emas Antam lima gram saat ini Rp 3.107.720, harga emas King Halim sedikit lebih mahal, yaitu Rp 3.062.315.

3. HWT

investasi emas
HWT gold (hwtgold)

Satu lagi produsen emas asal Surabaya, namanya Hartono Wira Tanik atau HWT. Perusahaan emas yang berdiri pada tahun 1988 ini menjadi sponsor ajang kecantikan Puteri Indonesia sejak 2007 sampai sekarang.

Selain memproduksi emas batangan, HWT juga memproduksi perhiasan seperti cincin, kalung, anting, liontin, dan gelang. Perhiasan produksi mereka udah diekspor sejak 1996.

4. Antam

investasi emas
Logam mulia Antam (logammulia)

Kalau perusahaan emas yang satu ini sih pasti kamu udah mengenalnya. Perusahaan milik negara alias BUMN ini berdiri pada tahun 1968. Aktivitasnya gak cuma memproduksi emas, tetapi juga eksplorasi, penambangan, pengolahan, hingga pemasaran material-material tambang lainnya.

Dalam urusan emas, PT Antam punya unit sendiri yang bernama Logam Mulia. Unit ini merupakan unit bisnis pengolahan dan pemurnian emas, perak, dan platina.

Sebenarnya, unit ini lebih dulu ada sejak 1937 dengan nama PT Logam Mulia. Barulah pada 1968 bergabung dengan Antam.

Sebagai produsen emas, Unit Logam Mulia Antam telah mengantongi sejumlah akreditasi. Salah satunya adalah London Bullion Market Association (LBMA) yang diperoleh tahun 1999. Dengan sertifikat ini, emas Antam gak perlu lagi diragukan keasliannya.

Bisa jadi inilah kenapa harga emas Antam menjadi patokan harga jual dan beli emas di dalam negeri.

Itulah empat perusahaan emas yang ada di Indonesia. Kini kamu udah tahu kan ternyata emas yang diinvestasikan gak melulu dari Antam, meski mereka emang patokannya?

Lewat artikel ini harapannya nanti kamu gak usah bingung lagi gitu dengar nama emas UBS, King Halim, atau HWT.

Yang penting juga, sebelum investasi emas, kamu kudu tahu produk itu sendiri. Minimal nih, kamu cari tahu apakah emas yang dijual bersertifikat atau gak. Nah empat perusahaan ini jelas bersertifikat.

Gimanapun juga yang namanya investasi itu pasti pakai modal. Karena itu, kehati-hatian diperlukan banget biar gak rugi.

Mudah-mudahan informasi barusan bikin ilmu investasimu makin bertambah dan akhirnya kamu bisa semakin untung. Selamat berinvestasi emas!

Boby
Boby

Lama bergelut dengan ensiklopedia. Kini fokus dengan urusan finansial. Di mana pun berada selalu berusaha sajikan karya yang terbaik. Semoga bermanfaat!