Sebelum Terjun Investasi Emas, Ketahui Dulu Kelebihan dan Kekurangannya Ini

3 menit
Investasi emas memang kini menjadi pilihan banyak orang yang baru ingin terjun berinvestasi (Shutterstock).

Investasi emas memang kini menjadi pilihan banyak orang yang baru ingin terjun berinvestasi. Pasalnya, instrumen investasi yang satu ini terbilang mudah dan murah.

Kamu hanya perlu datang ke kantor cabang Pegadaian atau Antam (Aneka Tambang) dan langsung beli emas batang seberat yang kamu inginkan.

Berarti gak murah dong karena harus mengeluarkan uang banyak sekaligus? Eits.. gak perlu keki dulu, karena kini kamu udah bisa investasi emas dengan hanya keluar uang gak lebih dari Rp 10 ribu. Lho, kok bisa?

Ya, Pegadaian memiliki program bernama Tabungan Emas yang memang ditujukan untuk masyarakat yang ingin investasi tapi gak keluar modal gede.

Meskipun namanya Tabungan Emas, bukan berarti kamu menabung dalam bentuk emas ya. Seperti menabung pada umumnya, kamu menyimpan uang di Pegadaian untuk membeli emas.

Nah, dengan membeli 0,01 gram emas batangan, kamu udah bisa terjun investasi. Misalnya harga emas per gram di angka Rp 600 ribu. Berarti kamu hanya perlu keluar uang Rp 6 ribu aja untuk investasi emas.

Ditambah dengan beberapa administrasi lainnya, uang yang kamu keluarkan tidak akan lebih dari Rp 20 ribu. Enak banget kan?

Kamu tentu tahu kalau investasi menjadi salah satu hal yang dapat menjamin masa depan kamu. Pasalnya, investasi itu jangka panjang. Jadi, keuntungannya baru bisa kamu nikmati di beberapa tahun mendatang.

Buat kamu yang tertarik terjun ke investasi emas. Ketahui dulu yuk kelebihan dan kekurangannya di bawah ini:

Baca juga: Ingin Sukses Menekuni Ilmu Bisnis? 7 Universitas Ini Bisa Jadi Pilihan Kamu

Kelebihan

Investasi emas (Shutterstock).

1. Mudah dicairkan

Kelebihan emas batangan adalah mudah dicairkan sehingga menjadi penolong banget saat kamu sedang membutuhkan uang tunai. Kamu tinggal mendatangi Pegadaian, jual dan beres deh.

Coba kalau investasi lain, misalnya aja reksadana. Kamu harus menunggu selama lima hingga tujuh hari kerja karena reksadana itu memiliki periode waktu kalau ingin redeem.

2. Stabil

Pergerakan harga emas juga terbilang stabil dibanding dengan mata uang kertas. Pasalnya, emas itu dapat bertahan terhadap arus inflasi.

Ya, kalaupun mengalami penurunan harga juga hanya sesaat. Jadi, sangat berbeda dengan uang kertas yang gak punya nilai intrinsik dan bakal terus tergerus inflasi.

Baca juga: Tanda-Tanda Uang Membawa Dampak Buruk pada Kehidupan yang Perlu Diwaspadai

3. Mudah dan murah

Seperti yang sudah dijelaskan kalau investasi emas itu sangat mudah murah. Salah satunya adalah dengan mengikuti program Tabungan Emas besutan Pegadaian. Jadi, istilahnya itu kamu beli emas secara nyicil. Meskipun sedikit demi sedikit, tapi lama-lama jadi bukit.

4. Harga selalu naik

Selain stabil, harga emas itu cenderung akan naik setiap tahunnya. Jika tahun ini harga emas per gram sebesar Rp 600 ribu. Maka, di tiga tahun lagi, harganya bisa-bisa mencapai Rp 800 ribu per gramnya. Kenaikan tersebut umumnya dipicu oleh tingkat inflasi.

Kekurangan

Investasi emas. (Shutterstock)
Investasi emas. (Shutterstock)

1. Risiko kehilangan

Risiko pertama investasi emas adalah mengalami kehilangan. Pasalnya, fisik emas batangan itu terbilang sangat kecil. Jadi, kalau gak dijaga dan disimpan dengan benar maka akan berisiko hilang.

Nah, untuk melindungi aset emas batangan miliknya, mereka biasanya bersedia untuk mengeluarkan bujet besar untuk menyewa safe deposito box yaitu fasilitas untuk menyimpan barang di bank yang keamanannya sudah pasti terjamin.

2. Ada kurs beli dan kurs jual

Kekurangan investasi emas lainnya adalah ada kurs beli dan kurs jual. Jadi, kamu perlu membaca dengan tepat jika ingin membeli emas dan juga saat menjual emas.

Jadi, saat kamu ingin membeli emas, kamu harus melihat kurs jual. Sedangkan saat ingin membeli menjual, kamu melihat kurs belinya.

Baca juga: Bukan Bersantai, Ini Aktivitas yang Dilakukan Orang Sukses Setelah Pulang Kerja

Nah, itu dia kelebihan dan kekurangan investasi emas batangan yang perlu kamu ketahui. Meski begitu, investasi emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang sangat disarankan terutama buat kamu para pemula tapi ingin terjun berinvestasi. (Editor: Winda Destiana Putri).

Dewi Puri
Dewi Puri

Pecinta makeup yang terjun ke dunia financial. Jika biasanya berkutat dengan lipstik dan bedak, kini harus terbiasa dengan logam mulia maupun reksadana. Intinya tetap sama, menghasilkan suatu karya yang cantik.

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

Tentang Kami

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

Singapore Indonesia Hong Kong Philippines Taiwan