Resmi, KPR Khusus Pengemudi Grab Cuma Rp 200 Jutaan

2 menit
KPR Khusus Pengemudi Grab (Shutterstock)
KPR Khusus Pengemudi Grab (Shutterstock)

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF dan Grab Indonesia melakukan kerja sama strategis untuk memberikan akses Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bagi para mitra pengemudi GrabCar melalui Program KPR SMF-Grab. 

Direktur Utama SMF, Ananta Wiyogo mengatakan, kerja sama ini menawarkan produk KPR yang memiliki suku bunga tetap sepanjang tenor. 

Dengan ini, nilai angsuran setiap tahunnya tidak berubah hingga akhir pelunasan, karena terpengaruh oleh fluktuasi atau naik turunnya suku bunga.

“Kita semua tahu, selama ini mewujudkan kepemilikan rumah bagi mereka yang tidak memiliki slip gaji atau berpenghasilan tidak tetap adalah tantangan tersendiri,” ujar Ananta di Jakarta.

Ananta mengaku optimis produk ini akan berjalan lancar serta mendapat sambutan yang hangat dari para pihak. Ke depannya dapat lebih ditingkatkan lagi melalui berbagai program yang tentunya memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan rumah.

“Kami optimis kerja sama ini dapat berjalan lancar dan ke depannya dapat lebih ditingkatkan lagi melalui berbagai program yang tentunya memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan rumah,” ucap Ananta.

Persyaratan KPR Grab SMF

Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi mengatakan, terdapat beberapa persyaratan bagi para mitra driver yang berminat mengajukan pembelian hunian melalui skema ini.

Salah satu persyaratan tersebut yakni, menjadi pengemudi Grabcar kurang lebih selama dua tahun. Sementara dari sisi pendapatan konsisten di atas Rp 7,5 juta per bulan.

Sedangkan tenor atau jangka waktu KPR yang ditawarkan dalam program ini, yakni 15 tahun dengan bunga yang kompetitif, yaitu 12,5 persen hingga akhir masa angsuran.

“Untuk pembayaran angsuran, penghasilan driver setiap harinya akan kami potong. Kalau dipotong harian kan enggak terasa dibandingkan tiap bulannya,” ungkap Neneng.

Sementara itu, dari sisi harga rumah yang ditawarkan berada dikisaran Rp 200 juta hingga Rp 350 jutaan. Salah satu lokasi perumahannya berada di kawasan Bogor, Jawa Barat.

“Program ini kami sangat tunggu-tunggu karena kami fokus terhadap kesejahteraan mitra kami,” pungkas Neneng.

Adapun dalam program ini, SMF menargetkan, realisasi pembiayaan sebesar Rp 100-150 miliar hingga akhir tahun 2019. 

Editor: Ayyi Achmad Hidayah

Pramdia Arhando
Pramdia Arhando

Atlet renang yang gagal, tapi pernah jadi juara. Kini masuk dunia jurnalistik dan finansial. Semua tulisan di sini dari fakta dan kisah nyata.