Sekarang Beli Emas Batangan Makin Mudah, Kamu Tertarik?

4 menit
bisnis investasi emas

Berinvestasi emas itu sebenarnya meniru gaya hidup orang tajir lho! Ketajiran mereka bukan dilihat dari barisan duit gak berseri di rekening atau wara-wiri naik Ferrari plus rumah di Pondok Indah. Tapi orang yang punya duitnya selalu ‘diputar’.

 

Orang tajir cuma ngendapkan duit secukupnya di ATM sebagai living cost. Sisanya yang bejibun itu dibiarkan ‘berputar’ di luar rekening sebagai investasi. Entah itu di saham, properti, reksa dana, sampai emas.

 

Sebagai permulaan, ada baiknya pilih emas sebagai investasi. Logam mulia ini bukan sekadar jadi lambang status kekayaan doang tapi juga mandraguna agar tetap survive di masa depan. Karena itulah esensi dari investasi, sebagai cara survive di hari esok.

 

Memulai investasi emas bisa dimulai dengan berapapun anggaran yang ada. Karena beli emas batangan bisa dalam satuan kecil, misalnya per 5 gram, sampai 10 gram. Bisa disesuaikan dengan isi kantong kan?

 

[Baca: Masih Ngiler sama Emas Batangan Meski sudah Kena Pajak?]

 

Yang lebih menyenangkan lagi adalah gampang didapatkan. Bisa di toko emas, pegadaian, kantor PT Antam, dan terakhir Kantor Pos Indonesia. Jadi kantor pos urusannya enggak sekadar buat kirim surat atau paket, tapi juga bisa beli emas. Kabar baik kan!

 

Ini bukan hoax ya. PT Antam bakal menggaet PT Pos Indonesia untuk penjualan emas. Tujuannya agar siapa pun mudah membeli emas mengingat kantor pos tersebar luas sampai ke pelosok.

 

Daftar tempat beli emas

 

Emas bukan barang yang sulit didapatkan kok. Orang pasti sudah tahu tujuannya kemana kalau mau berinvestasi emas. Ada banyak pilihan untuk mendapatkan emas.

 

[Baca: 7 Tempat yang Bisa Didatangi Mommies Beli Emas]

 

Secara umum, berikut ini tempat untuk memboyong emas batangan.

 

agar bisa menabung

Ya emas juga bisa sih ditaro di celengan, tapi gak gitu juga keleuss

 

1. Kantor Antam

Ini tongkrongan favorit orang berinvestasi emas. Yang paling ramai di Pulogadung, Jakarta Timur, karena harganya lebih miring dari Gedung Pusat Antam di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan. Kalau di daerah bisa memanfaatkan Butik Emas yang dikelola Antam.

 

Oh ya, ada juga Butik Emas Mobile yang biasa mangkal di titik-titik keramaian tertentu seperti pusat perbelanjaan. Di sini enaknya, justru yang jual emas yang proaktif mendatangi.

 

2. Pegadaian

Pegadaian juga melayani penjualan emas. Enaknya di sini, pembelian emas bisa dicicil. Tinggal bayar uang muka dulu yang besarannya 20-30 persen dari nilai emas. Kemudian sesuaikan jangka waktu cicilan yang dikehendaki. Begitu lunas, maka emas baru bisa diambil maksimal dua minggu.

 

[Baca: Simak Plus Minus Beli Emas dengan Sistem Kredit]

 

Opsi lainnya adalah tabungan emas. Produk ini benar-benar kasih kemudahan karena dengan nabung Rp 5.000 sudah bisa berinvestasi emas.

 

3. Bank syariah

Bank syariah juga bisa jadi tempat membeli emas. Sama seperti pegadaian, bank syariah pun melayani cicilan emas dengan durasi cicilan yang bisa dipilih sesuka hati.

 

Di samping menjual, bank syariah juga dengan senang hati menerima gadai emas dengan nilai sekitar 95 persen dari harga emas saat itu.

 

4. Toko emas

Toko emas selama ini identik menjual perhiasan emas. Tapi ada juga kok toko emas yang menjual emas batangan. Kadang harganya relatif lebih murah dari Antam.

 

pajak penjualan emas batangan

Emas batangan udah gampang banget kok kalau mau dibeli

 

 

Hanya yang perlu diingat, kadang emas hasil pemurnian toko tidak ada standarnya. Kebanyakan bervariasi 99,0-99,5 persen. Bila dijadikan agunan, nilainya enggak setinggi bila emas itu berasal dari Antam.

 

5. Kantor pos

Di rumah dekat kantor pos? Wah asyik tuh. Sering-sering saja sambangin karena bisa beli emas sesering mungkin juga.

 

Kantor pos bakal melayani penjualan emas sebagai bentuk konkret kerjasama dengan PT Antam. Nah karena emasnya dari Antam, jadi lebih safe. Mungkin dalam waktu dekat ini bakal diresmikan kerjasama itu.

 

Cara aman beli emas

 

Beli emas untuk investasi menuntut kehati-hatian. Jangan sampai ketipu. Bukan sekadar rugi dari sisi finansial, tapi dongkolnya yang susah hilang berbulan-bulan.

 

[Baca: Jurus Investasi Emas Biar Enggak Alami Gatot]

 

Nah, coba ikuti tipsnya berikut ini.

 

1. Cek harga

Harga emas selalu bergerak, bisa naik bisa turun. Itulah pentingnya mengecek lebih dulu harga di pasaran. Biar gampang bisa lihat di situs Antam sebagai rujukan harga emas terkini.

 

Bisa saja sih mengandalkan informasi pergerakan harga di toko emas, tapi pastikan dulu kredibilitasnya.

 

2. Beli di tempat yang direkomendasikan

Kalau tak mau ambil risiko, sebaiknya beli tempat yang terpercaya seperti Antam, Pegadaian, Kantor Pos, maupun bank syariah. Setidaknya lembaga itu milik negara. Masak negara mau menipu rakyatnya?

 

pajak penjualan emas batangan

Emas perhiasan juga bisa sih buat investasi, tapi gak semenguntungkan emas batangan 

 

3. Sertifikat keaslian

Pastikan saat beli emas mendapatkan sertifikat. Kemudian sesuaikan isi sertifikat itu dengan fisik emas. Mulai dari ukuran, berat, dan kadar emasnya.

 

Sudah mulai tertarik melirik emas sebagai investasi? Enggak sulit kan? Mungkin yang bikin sulit adalah menyisihkan duit untuk investasi. Biar makin termotivasi, silakan camkan petuah bijak ini,”ciri orang sukses di hari esok adalah orang yang bersedia nunda kesenangannya hari ini!”

 

 

 

Image credit:

  • http://www.kilauemas.com/wp-content/uploads/2013/04/nabungemas.jpg
  • http://www.fiskal.co.id/img/news/1434671304204910_harga-emas-anjlok_663_382-2yujaphvc2qj8flhs5hvre.jpg
  • http://cdn.sindonews.net/dyn/620/content/2015/01/22/34/954416/pengusaha-emas-keluhkan-rencana-kenaikan-pajak-perhiasan-oix.jpg
MoneySmart
MoneySmart

MoneySmart adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.