5 Alasan Milenial Suka Resign Kerja dan Pindah-Pindah Perusahaan, Kamu Termasuk?

4 menit
Resign kerja
5 alasan milenial sering resign kerja dan pindah-pindah perusahaan (Shutterstock)

Buat para milenial, resign kerja dan berpindah-pindah kantor bukanlah sebuah pilihan yang diinginkan. Lagipula, siapa juga yang mau?

Namun, pada kenyataannya banyak dari kalangan anak 1980 dan 1990-an itu terpaksa resign karena merasa kurang cocok dengan perusahaan atau jabatan yang diemban. Kira-kira, apa aja sih yang menjadi alasan kaum milenial sering berpindah tempat kerja?

Terdapat beberapa generasi yang termasuk dalam angkatan kerja di Indonesia, yakni Generasi Baby Boomers yang lahir sebelum tahun 1961, Generasi X yang lahir di rentang tahun 1961 sampai 1980.

Sementara itu, Generasi Y atau yang kita kenal dengan Milenial di rentang tahun 1981 hingga 1994 dan yang terakhir, Generasi Z di mana rentang lahirnya di tahun 1995 sampai 2010.

Uniknya, sekitar 80 juta penduduk Indonesia termasuk dalam generasi Y, artinya 1 dari 3 orang merupakan seorang milenial.

Dengan beragam latar belakang itu, terdapat karakteristik tersendiri yang membentuk sifat setiap generasinya dalam dunia kerja. Untuk generasi milenial, ciri khas yang sering ditemui antara lain kreatif, inovatif, butuh apresiasi dan cepat beradaptasi dengan hal baru.

Tapi, bukan cuma sifat positifnya aja yang bisa dilihat, ada sedikit sisi negatifnya juga. Yaitu, gampang terbawa perasaan alias baper dan sering pindah-pindah perusahaan.

Kalau kamu gimana, apakah termasuk salah satunya? Untuk mengetahuinya, inilah lima alasan milenial suka resign kerja dan pindah-pindah perusahaan:

1. Cepat bosan

Resign kerja
Cepat bosan alasan milenial resign kerja (Shutterstock)

Generasi milenial emang terkenal dengan tingkat aktivitas serta kreativitasnya yang cukup tinggi. Karena itu, kalau mereka mendapatkan lingkungan kerja dengan budaya yang konvensional pasti bakal menemui kendala untuk bisa produktif.

Sebenarnya rasa cepat bosan itu merupakan hal manusiawi yang dirasakan setiap pekerja, dan bisa diatasi dengan cara hang out bersama teman atau menggunakan jatah cuti guna pergi traveling sejenak ke pantai.   

Baca juga: Ngantor Terasa Horor, Tapi Gak Bisa Resign Kerja? Harus Gimana?                    

2. Job desk gak sesuai

Resign kerja
Job desk gak sesuai alasan milenial resign kerja (Shutterstock)

Sebelum melamar ke sebuah perusahaan, tentu kita memilih lowongan pekerjaan yang sesuai keahlian dan kemauan. Semua itu dilakukan agar nantinya kita bisa bekerja efisien dan produktif.

Sayangnya, masih ada beberapa perusahaan yang suka melimpahkan satu dua jenis pekerjaan kepada pekerja lainnya, padahal itu bukan merupakan tanggung jawabnya.

Umumnya hal seperti ini dialami pekerja di perusahaan rintisan yang masih memiliki beragam keterbatasan.

Yang bisa dilakukan adalah, kamu bertanya sampai mendapatkan jawaban jelas apakah di kemudian hari kamu gak tertutup kemungkinan mengerjakan pekerjaan di luar job desk yang dimiliki kepada tim HRD atau pihak atasan langsung.

Baca juga: Istri Andre Taulany, Sosialita Papan Atas yang Senang Tampil Glamor dan Berkelas!

3. Rebutan posisi

Resign kerja
Rebutan posisi alasan milenial resign kerja (Shutterstock)

Menampilkan produktivitas kerja yang baik kepada atasan merupakan hal positif. Apalagi, kalau pencapaian kerja kita sudah melampaui target yang ditentukan pimpinan. Pasti nama kita akan menjadi aset berharga untuk suatu perusahaan.

Yang menjadi permasalahan adalah, ketika kamu harus bersaing dengan teman atau kolega sendiri yang udah dikenal baik secara personal.

Untuk yang udah punya banyak pengalaman mungkin hal semacam ini udah biasa. Tapi, bagi para milenial atau fresh graduate yang baru pertama kali bekerja, butuh proses penyesuaian.

Butuh waktu emang untuk membiasakan hal seperti itu. Tapi, sebaiknya kamu harus bisa membedakan mana yang dunia kerja dan mana yang dunia pertemanan, itu namanya profesionalitas.

4. Karena gaji gak naik-naik

Resign kerja
Gaji gak naik-naik alasan milenial resign kerja (Shutterstock)

Alasan yang satu ini udah jadi langganan mengapa seorang milenial memilih mencari termpat kerja yang baru. Gak ada salahnya juga mengambil keputusan tersebut kalau emang ada rezeki yang lebih baik di luar sana.

Sebelum memutuskan keluar kerja, cobalah meminta kenaikan gaji kepada pihak terkait. Pasalnya, di beberapa perusahaan ada yang gak menawarkan kenaikan gaji sampai pekerja itu meminta negosiasi sendiri.

Bila performa kerja kamu bagus, kenapa harus takut untuk meminta?

5. Mau cari tantangan baru

Resign kerja
Mau cari tantangan baru alasan milenial resign kerja (Shutterstock)

Namanya juga anak muda, pasti mereka menginginkan suasana atau tantangan yang baru dari apa yang udah pernah dikerjakan sebelumnya. Ditambah lagi, jika kondisi tempat kerja yang sebelumnya cuma gitu-gitu aja alias gak berkembang.

Itulah lima alasan mengapa kaum milenial suka resign kerja dan pindah-pindah perusahaan.

Buat kamu yang lagi mencari kantor baru, sebaiknya pikirkan masak-masak apakah keputusan itu udah tepat, apa aja keuntungan dan kekurangan yang didapat. Dan, pastikan kamu udah dapat kerja sebelum memilih keluar. Tetap semangat! (Editor: Chaerunnisa)

Christantio Utama
Christantio Utama

Milenial yang merintis karier lewat dunia keuangan, karena segalanya butuh uang tapi uang bukanlah segalanya. Penonton setia Digimon dan penggemar olahraga otomotif Formula 1

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

Tentang Kami

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

Singapore Indonesia Hong Kong Philippines Taiwan