Total Investasinya Rp 14,2 T! Intip Desain Sirkuit Mandalika yang Siap Gelar MotoGP

4 menit
sirkuit mandalika
Lokasi pembangunan Sirkuit Mandalika. (Shutterstock)

Sirkuit Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat, bakal menjawab mimpi sebagian besar masyarakat Indonesia pecinta otomotif terutama roda 2. Sebab pada tahun 2021 nanti akan digelar ajang balap motor paling bergengsi di dunia yakni MotoGP.

Indonesia terakhir kali menyelenggarakan event olahraga otomotif terbesar MotoGP pada tahun 1997. Saat itu lokasi yang digunakan adalah sirkuit internasional Sentul di Bogor, Jawa Barat.

Valentino Rossi yang kala itu masih berumur 18 tahun masih berada di kelas motor 125cc berhasil menduduki podium teratas. Kamu sempat nonton langsung gak waktu itu?

Kalau kamu gak sempet dateng untuk menjadi saksi kemenangan The Doctor waktu itu gak perlu khawatir. Sebab, pemerintah Indonesia melalui Indonesia Tourism Development Corporation atau yang sering disingkat ITDC bakal membangun sirkuit di pusat wisata nasional yang gak kalah keren dari Sentul lho.

Kalau pembangunannya sesuai rencana, sirkuit Mandalika ini akan rampung dibuat akhir 2020 nanti. Yuk kita lihat gimana desain track yang akan jadi kebanggan Tanah Air berikut ini.

Baca juga: Jadi Tuan Rumah MotoGP, Ini 5 Spot Wisata Pantai Gratis di Lombok

Sirkuit Mandalika memiliki panjang lintasan 4,32 kilometer dan 18 tikungan

sirkuit mandalika
Lokasi yang bakal jadi tempat dibangunnya sirkuit. (Motorsport.com)

Untuk menghadirkan balapan yang seru dan menantang bagi para pembalap di kelas Moto3, Moto2 dan MotoGP, lintasan balap ini memiliki panjang 4,32 kilometer dan terdiri dari 18 tikungan.

Sebanyak 12 tikungan diantaranya adalah belokan ke kanan dan 6 lainnya adalah belokan ke kiri. Terdapat 1 lintasan lurus yang lumayan panjang di garis start dan finish untuk pembalap saling menyalip. Jumlah bangku penonton yang disiapkan sekitar 130 ribu lebih.

Sepintas, sirkuit Mandalika memiliki karakter kecepatan motor menengah hingga tinggi yang hampir mirip dengan sentul yang terdahulu. Uniknya, tipe arena balap ini adalah sirkuit jalanan yang sewaktu-waktu bisa digunakan untuk kepentingan umum.

Baca juga: Indonesia Jadi Salah Satu Tuan Rumah MotoGP 2021, Apa Keuntungannya?

Biaya membangun Sirkuit Mandalika Rp 3,6 triliun dengan total Investasi mencapai Rp 14,2 triliun

sirkuit mandalika
Desain sirkuit. (imotorbike.my)

Guna membangun sirkuit bertaraf internasional di atas lahan seluas 131 hektar, paling gak pihak ITDC memerlukan bujet sampai Rp 3,6 triliun untuk membangun sirkuit itu sendiri.

Sementara itu, secara keseluruhan termasuk fasilitas integrasi seperti hiburan, penginapan dan convention center pihak penyelenggara memperkirakan investasi yang akan masuk sekitar US$ 1 miliar atau setara Rp 14,2 triliun dalam kurun waktu 15 tahun.

“Pembangunan sirkuit Mandalika merupakan bagian gak terpisahkan dari pembangunan distrik Olahraga dan hiburan seluas 131 hektar di zona tengah The Mandalika. Selain street circuit sepanjang 4,32 kilometer yang didesain mengelilingi distrik, juga bakal dibangun 10 hotel dengan kapasitas sekitar 2500-an kamar, COEX (Convention – Exhibition) Building, rumah sakit dan Water Park berstandar internasional,” jelas Direktur Utama ITDC, Abdulbar M. Mansoer mengutip dari website resmi ITDC.

sirkuit mandalika
Foto udara lokasi pembangunan sirkuit. (foxsports.co.id)

Jadi, bisa dibilang pembangunan arena balap di Lombok ini untuk mendongkrak sektor wisata dalam jangka waktu yang panjang.

Baca juga: 5 Spot Bulan Madu di Lombok ala Nadine-Dimas dengan Bujet Minim

ITDC harus menggelontorkan dana Rp 143 miliar per musim untuk kontrak balap MotoGP

sirkuit mandalika
Ajang MotoGP. (Shutterstock)

Dorna Sports sebagai pemegang lisensi balap MotoGP mematok harga sekitar Rp 143 miliar per musim untuk negara manapun yang pengin menyelenggarakan event bergengsi ini.

Begitupun dengan Indonesia. Terlepas dari biaya mendirikan sirkuit dan fasilitas terintegrasi lainnya, pemerintah harus menggelontorkan anggaran yang cukup mahal setiap tahunnya.

Direncanakan juga untuk menggelar ajang balap F1

sirkuit mandalika
Ajang Formula 1. (Shutterstock)

Sebagai upaya mewujudkan Indonesia menjadi tuan rumah Olimpiade tahun 2032 nanti, pemerintah kelihatannya sangat serius menggarap sirkuit Mandalika untuk jadi pusat destinasi wisata dunia.

Itu bisa terlihat dari keinginan pemerintah untuk melihat para pembalap mobil jet darat juga beraksi di Lombok.

“Kami dari ITDC akan menyelenggarakan MotoGP 2021 di Mandalika. Bapak Presiden menyampaikan bahwa akan lebih efisien lagi atau akan lebih baik lagi bagi country branding Indonesia jika Indonesia juga mampu menyelenggarakan balap mobil F1,” ucap Abdulbar saat menemui presiden Jokowi Rabu 22 Mei 2019 lalu, mengutip dari Kompas.

Kalau benar kejadian, hal tersebut akan menjadi yang pertama buat Indonesia menyelenggarakan kejuaraan balap Formula 1 sepanjang sejarah.

Namun hal itu kayaknya bakal dapat jalan yang terjal sebab ongkos untuk menjadi tuan rumah F1 berkali-kali lipat lebih mahal dari MotoGP. Pada tahun 2015 aja paling gak tuan rumah perlu mengeluarkan kocek sampai Rp 440 miliar per musim. Jumlah yang sama sekali gak sedikit.

Terlepas dari masalah tersebut kita patut mengapresiasi usaha pemerintah untuk membangun sirkuit Mandalika yang rencananya mulai dibangun pada Oktober 2019. Semoga rencana kita menjadi tuan rumah Olimpiade 2032 juga berhasil diwujudkan ya, guys! (Editor: Ruben Setiawan)

Christantio Utama
Christantio Utama

Milenial yang merintis karier lewat dunia keuangan, karena segalanya butuh uang tapi uang bukanlah segalanya. Penonton setia Digimon dan penggemar olahraga otomotif Formula 1

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

Tentang Kami

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

Singapore Indonesia Hong Kong Philippines Taiwan