Gagal Masuk SMA Favorit? Ini 5 Sumber Dana Cepat Buat Sekolah di Swasta

Sistem zonasi bikin gagal masuk sekolah favorit? Yuk Sekolah di Swasta
Sistem Zonasi bikin gagal masuk SMA Favorit? Ini 5 Sumber Dana buat Sekolah di Swasta. (Tempo)

Carut marut soal sistem zonasi sekolah jadi perhatian masyarakat di tengah proses Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) 2018. Banyak orang tua murid yang mengeluh karena sistem zonasi mempersulit langkah anak-anak mereka untuk memilih sekolah yang diinginkan.

Sedikit penjelasan soal sistem zonasi, berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) RI No.14 Tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru, sekolah negeri diwajibkan menerima calon peserta didik yang berdomisili pada radius zona terdekat dari sekolah, paling sedikit 90 persen dari total jumlah peserta didik yang diterima. Singkatnya, hanya anak-anak yang tinggal tak jauh dari lokasi sekolah saja yang bisa mendaftar dan punya peluang paling besar buat diterima.

Sebenarnya tujuannya bagus. Selama ini para orangtua murid cenderung berlomba-lomba untuk menyekolahkan anaknya di sekolah yang dilabeli “favorit”. Alhasil, menurut Mendikbud Muhadjir Effendi, ada yang ia namakan “kastanisasi” sekolah, di mana sekolah yang dianggap tidak favorit, tidak diminati calon murid. Sistem zonasi ini diharapkan mampu menghapus itu semua.

Namun apa daya, eksekusinya gak berjalan mulus. Seringkali, daya tampung sekolah dengan jumlah peminat tak seimbang. Akibatnya, banyak siswa yang gak bisa ditampung sekolah, meski tempat tinggalnya terbilang dekat dari sekolah.

Hal inilah yang merisaukan para calon orangtua murid. Kenapa? Ya karena setinggi apapun nilai UN putra dan putri mereka, belum tentu bisa masuk di sekolah yang diinginkan. Bisa-bisa, kalah sama calon murid yang rumahnya lebih deket.

Kalau sudah kejadian, alternatif terbaik buat tetap bisa menyekolahkan anak, kalau tidak mau ke SMA lain yang kurang disukai, ya ke sekolah swasta. Satu hal yang langsung terlintas di pikiran tentu saja biaya masuk dan bayaran bulanan yang lebih tinggi dari SMA, apalagi kalau SMA itu bagus kualitasnya.

Lalu, kita berpikir keras, bagaimana mendapatkan biaya tunai untuk keperluan mendadak kayak gini. Jangan kelamaan pusing, berikut ini 5 cara cepat untuk dapat dana segar supaya tetap bisa menyekolahkan anak di SMA swasta.

1. Dana darurat

Gagal ke SMA Favorit Gara-gara Sistem Zonasi, Ini 5 Sumber Dana Segar Buat Sekolah di Swasta. (Unsplash)
Gagal ke SMA Favorit Gara-gara Sistem Zonasi, Ini 5 Sumber Dana Segar Buat Sekolah di Swasta. (Unsplash)

Biaya masuk sekolah swasta yang tinggi imbas dari sistem zonasi emang bikin pusing, tapi kalau kita punya dana darurat, itu gak jadi problem yang besar. Sesuai namanya, dana darurat ini memang dana yang sejatinya emang dialokasikan untuk kebutuhan-kebutuhan mendadak.

Beruntunglah kita kalau kita udah sejak lama mengalokasikan gaji atau pemasukan kita ke pos dana darurat. Karena di saat-saat seperti inilah waktu paling tepat untuk menggunakannya.

Buat kamu yang belum punya, yuk mulai dari sekarang siapkan rekening terpisah untuk menyimpan dana darurat tersebut. Pastikan rekening bank tersebut ada fasilitas ATM-nya, sehingga bisa dicairkan kapan saja.

Berapa besarnya dana darurat? Kamu yang masih single, minimal siapkan dana darurat 3 kali pengeluaran bulanan kamu. Yang udah berkeluarga dengan satu anak, pastikan ada dana darurat sebesar 6 kali pengeluaran bulanan kamu. Sementara buat yang udah berkeluarga dengan dua anak atau lebih, sediakan dana darurat dengan besaran 12 kali pengeluaran bulanan.

2. Cairkan investasi

Gagal ke SMA Favorit Gara-gara Sistem Zonasi, Ini 5 Sumber Dana Segar Buat Sekolah di Swasta. (Unsplash)
Gagal ke SMA Favorit Gara-gara Sistem Zonasi, Ini 5 Sumber Dana Segar Buat Sekolah di Swasta. (Unsplash)

Mencairkan investasi yang dipunya jadi pilihan selanjutnya kalau butuh dana dadakan buat bayar sekolah anak. Misalkan kamu hasil investasi reksadana kamu udah lumayan, gak ada salahnya dicairkan.

Caranya juga gak terlalu sulit, apalagi kalau kamu transaksi reksadananya lewat aplikasi di smartphone, misalnya Bareksa. Setelah login, kamu bisa lihat berapa jumlah tabungan kamu di situ, lalu jual produk reksadana mana yang mau kamu cairkan.

Dana akan masuk ke rekening Anda dalam waktu maksimal tujuh hari kerja setelah transaksi. Kalau order penjualan dilakukan pada hari libur, transaksi akan diproses pada hari kerja berikutnya.

3. Gadai

Gagal ke SMA Favorit Gara-gara Sistem Zonasi, Ini 5 Sumber Dana Segar Buat Sekolah di Swasta.
Gadai emas buat biaya sekolah (kumparan)

Alternatif selanjutnya buat dapetin dana fresh adalah dengan cara menggadaikan barang. Pertama, pilih tempat gadai yang memang terpercaya dan sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kedua, tentukan barang apa yang mau digadaikan. Biasanya tempat gadai menerima logam mulia seperti emas, permata, barang-barang elektronik macam handphone dan laptop, serta kendaraan bermotor.

Namun, untuk yang mau menggadaikan barang elektronik, patut memperhatikan persyaratan apa saja termasuk spek minimal yang diwajibkan untuk handphone dan laptop. Buat yang ingin gadaikan kendaraan bermotor, perhatikan juga tahun pembuatan kendaraan minimal yang disyaratkan pihak penyedia jasa gadai.

Gadai emang cara cepat buat dapat dana dadakan. Tapi, perhatikan juga besaran bunga dan tanggal jatuh tempo pelunasan gadainya. Jangan sampai menebus barang gadai lewat dari tanggal jatuh tempo. Soalnya, beberapa gerai punya kebijakan akan melelang barang-barang yang tidak ditebus sampai batas waktu tertentu.

Sayang kan kalau barang kamu hilang, padahal masih sayang. Makannya, selagi ada uang, buru-buru kembalikan pinjaman kamu untuk menebus barang yang digadaikan.

4. Jual Barang

Gagal ke SMA Favorit Gara-gara Sistem Zonasi, Ini 5 Sumber Dana Segar Buat Sekolah di Swasta. (Unsplash)
Gagal ke SMA Favorit Gara-gara Sistem Zonasi, Ini 5 Sumber Dana Segar Buat Sekolah di Swasta. (Unsplash)

Jual barang jadi pilihan selanjutnya buat yang butuh uang cepat. Pastinya, barang yang dijual harus barang-barang yang udah gak kepakai atau udah gak kamu senangi lagi.

Kelebihan opsi jual barang ini adalah, kamu bisa dapat fresh money, tanpa terbeban cicilan dan bunga, seperti kalau kamu pinjam uang di bank atau menggadaikan barang.

Lihat sekeliling dan barang apa saja yang kira-kira laku mahal kalau dijual. Banyak yang bisa kamu jual. Contohnya mainan die cast dan action figure. Biasanya, makin langka item mainan itu di pasaran, makin tinggi juga harga jualnya.

Barang lain yang berpotensi bisa dijual cepat itu bisa item fashion macam tas, sepatu dan pakaian. Bisa juga kamu pertimbangkan untuk jual hadphone, laptop, atau game console yang udah jarang kamu pakai.

5. Pinjam uang di aplikasi

Gagal ke SMA Favorit Gara-gara Sistem Zonasi, Ini 5 Sumber Dana Segar Buat Sekolah di Swasta. (Unsplash)
Gagal ke SMA Favorit Gara-gara Sistem Zonasi, Ini 5 Sumber Dana Segar Buat Sekolah di Swasta. (Unsplash)

Mentok mikir sistem zonasi, tapi jangan nyerah dulu cari cara dapet duit cepat dong. Kalau kamu ga bisa milih keempat opsi di atas karena berbagai pertimbangan, coba lirik aplikasi peminjaman uang secara online.

Yups, sekarang makin banyak perusahaan financial and technology yang menawarkan fasilitas pinjaman dana berjangka. Caranya relatif mudah, tinggal install aplikasi mereka, unggah dokumen-dokumen yang jadi persayaratan, ajukan berapa angka pinjaman yang diinginkan, dan tunggu sampai pengajuan kamu dikabulkan.

Tapi ada yang harus diingat. Jangan asal pilih aplikasi ya. Sebaiknya kamu review mendalam dulu, bisa lewat internet maupun media sosial, mana yang dapat testimoni paling positif. Beberapa aplikasi pinjaman tunai yang bisa kamu pilih antara lain Tunaiku atau Uang Teman.

Jangan segan juga buat berkonsultasi sama teman-teman atau kenalan yang pernah meminjam uang di aplikasi. Pastikan juga kamu disiplin dalam melakukan pengembalian pinjaman, supaya utang gak membengkak.

Nah, itu 5 alternatif untuk mendapat dana cepat buat yang lagi pusing mikirin biaya masuk sekolah swasta. Udahlah, gak perlu lagi memusingkan soal sistem zonasi sekolah. Toh, kalau si anak memang niat belajar dan ada dukungan dari orangtua, sekolah bukan jadi faktor utama penentu keberhasilan di masa depan.

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560