Kini Kaya Raya, Ini Sosok di Balik Kesuksesan Ruben Onsu di Dunia Hiburan

3 menit
Kini Kaya Raya, Ini Sosok di Balik Kesuksesan Ruben Onsu di Dunia Hiburan, (Media Buffet).

Bicara soal Ruben Onsu, selebriti yang satu ini bukan cuma sukses di dunia hiburan melainkan juga di bisnis. Namun tentu saja, kariernya sebagai presenter kondang adalah yang paling menyumbang kesuksesan Ruben Onsu sebagai bintang. Lahir dari sanggar kecil, sosok Aditya Gumay memiliki peran penting dalam perjalanan karier bapak tiga anak itu.

“Semua ilmu yang diajarkan beliau (Aditya Gumay) ya begini, saya pakai (ilmu itu) di industri tempat saya kerja. Bagaimana saya bicara ke teman-teman seperti ini (adalah bagian dari ilmu yang diajarkannya), saya gak pernah sekolah kepribadian dan lainnya, saya juga gak pernah sekolah khusus presenter. Semuanya didapat dari berguru bersama beliau,” ujar Ruben Onsu saat ditemui media di Peluncuran Gerakan Produser 10.000 di Gedung Perfilman H. Usmar Ismail, 28 Oktober 2019.

Penasaran sama beberapa karya sutradara senior ini? Yuk simak ulasannya.

Baca juga: Lebih Kaya Raffi Ahmad atau Ruben Onsu? Segede Ini Penghasilan Mereka di YouTube

1. Aditya Gumay di balik kesuksesan Lenong Bocah dan “Tina Toon & Lenong Bocah The Movie”

aditya gumay
Lenong Bocah salah satu karya terbaik Aditya Gumay, (Blogspot).

Nah, generasi 90-an pasti udah gak asing lagi dengan tayangan yang satu ini. Lenong Bocah salah satu tontonan menarik dan sukses di eran. Gimana gak, lawakan yang khas dengan logat bicara masyarakat Betawi kala itu sangat digemari sekali oleh penonton layar kaca. 

Sitkom karya Aditya Gumay ini pertama kali tayang di tahun 1990. Jumlah episodenya sendiri mencapai 300 lho. Para pemain Lenong Bocah ini adalah jebolan dari Sanggar Ananda dan Teater Kawula Muda yang didirikan oleh Aditya. Kedua sanggar itu berdiri di bawah manajemen PT Smaradhana Pro.

Pada tahun 2004, Lenong Bocah diangkat ke film layar lebar dengan judul “Tina Toon dan Lenong Bocah The Movie”. Film tersebut juga disutradarai oleh Aditya Gumay.

Baca juga: Ruben Onsu Ajak Masyarakat Jadi Produser Dapat Cuan Bermodal Ceban

2. “Emak Ingin Naik Haji”

Aditya Gumay
Film “Emak Ingin Naik Haji” salah satu karyanya yang dibintangi oleh Reza Rahadian, (Wikipedia).

Film ini dibintangi oleh Aty Cancer Zein, Reza Rahadian dan almarhum Didi Petet. Asal kamu tahu, film ini diangkat dari cerpen karangan Asma Nadia dan masuk dalam enam nominasi di Festival Film Indonesia 2009.

Tokoh Emak dalam film ini adalah seorang perempuan lanjut usia yang sangat ingin naik haji tapi sayangnya mengalami keterbatasan biaya. Setiap hari, aktivitasnya hanya jualan kue, sementara itu putranya yang duda bekerja sebagai penjual lukisan keliling.

Akan tetapi, dia gak pernah putus asa dalam menabung demi naik haji. Putranya memang ingin membantu tapi ia pun mengalami banyak masalah dari pernikahannya yang gagal, hingga membuatnya nyaris putus asa.

Baca juga: Segini Harga Kado Ulang Tahun Ruben Onsu yang Mewah?

3. “Rumah Tanpa Jendela”

Aditya Gumay
Film ini juga merupakan garapan mentor Ruben Onsu, Aditya Gumay, (Wikipedia).

“Rumah Tanpa Jendela” merupakan sebuah drama musikal yang tayang pada 2011 silam. Dibintangi oleh Emir Mahira, Raffi Ahmad dan Dwi Tasya, serta diadopsi dari cerpen Asma Nadia.

Cerita ini mengisahkan Rara sosok gadis kecil yang ingin memiliki jendela di rumah kecilnya dengan memiliki dinding triplek bekas. Rumah yang ada di sebuah perkampungan kumuh tempat para pemulung tinggal di Menteng Pulo, Jakarta. Ayahnya sendiri berjualan ikan hias yang menyambi  sebagai tukang sol sepatu. 

4. “Ada Surga di Rumahmu”

aditya gumay
Film ini juga merupakan salah satu karya dari Aditya Gumay, (Wikipedia).

Film yang disutradarai oleh Aditya Gumay ini diperankan oleh Husein Alatas runner up Indonesian Idol 2014. Cerita ini diadaptasi dari novel karya Ahmad Al Habsyi. 

Film “Ada Surga di Rumahmu” menceritakan seorang pria bernama Ramadhan yang berpisah dengan kedua orang tuanya ketika harus mondok di pesantren. Namun sifat nakal itu berubah ketika sang ustaz memberikan kabar sedih untuknya. Singkat cerita, lanjutan dari kisah ini tentunya bersifat percintaan Ramadhan yang akhirnya tumbuh dewasa.

Itulah deretan karya Aditya Gumay yang harus kamu ketahui. Masih banyak lagi kok karya beliau, sebut saja seperti “Sayap Kecil Garuda”, “Ummi Aminah” dan lainnya. Saat ini Ruben pun mengaku masih banyak belajar dengan Aditya Gumay. Ia bahkan masih ingin mencuri ilmu-ilmunya. (Editor: Mahardian Prawira Bhisma)

Aulia Akbar
Aulia Akbar

Sebagai mantan jurnalis dan praktisi humas, saya memutuskan untuk menekuni beladiri paling ekstrim di dunia. Di kesempatan yang sama, izinkanlah saya untuk berbagi tips keuangan dan cerita inspiratif buat Anda.