Cuma Butuh Rp 1 Juta, Kamu Bisa Nikmatin Dinginnya 15 Spot Wisata Dieng

8 menit
wisata dieng
Wisata Dieng Gardu Pandang Tieng. (Instagram/@wonosobokita)

Wisata Dieng sudah lama menjadi pilihan favorit masyarakat yang pengin merasakan sensasi udara dingin pegunungan. Selain udara dingin, keindahan alam yang ditawarkan juga bikin pengunjung tercengang. 

Tempat wisata yang terletak di Kabupaten Wonosobo ini hampir setiap harinya gak pernah sepi dengan pengunjung. Yang datang pun gak cuma turis domestik, tetapi juga turis mancanegara yang penasaran dengan eksotisme Dieng. 

Kira-kira apa saja sih daya tarik yang dimiliki oleh wisata Dieng? 

Baca juga: Menapaki Objek Wisata Yogyakarta yang Selalu Berhasil Bangkitkan Kenangan

Alasan wisata Dieng 

Ada banyak alasan yang bisa membuatmu untuk berkunjung ke Dataran Tinggi Dieng. Tapi yang jelas Dieng menawarkan segudang spot wisata menarik yang sayang untuk dilewatkan. 

Alasan pertama kamu harus berkunjung ke Dieng adalah spot melihat sunrise terbaik. Kalau Bali punya ratusan spot ciamik menikmati sunset, Dieng punya banyak titik untuk menikmati sunrise yang bahkan digadang-gadang sebagai lokasi terbaik di Jawa.

Alasan kedua adalah udaranya yang masih bersih. Namanya juga pegunungan, pastilah udara yang ditawarkan masih asri dan sejuk. Cocok banget buat warga kota yang bekerja lima hari penuh untuk melepas penat. 

Terakhir adalah bujet untuk liburan ke sana yang terbilang murah. Di akhir nanti kita bakal coba memberitahukan rincian biaya transportasi dan penginapan untuk berlibur ke sana yang kalau ditotal-total gak nyampe Rp 1 juta! Tapi sebelumnya, kamu wajib ketahui dulu 15 spot menarik di sana yang wajib dikunjungi. 

Baca juga: 20 Tempat Wisata Kulon Progo yang Wajib Dikunjungi Generasi Milenial

1. Bukit Sikunir 

wisata dieng
Bukit Sikunir. (Indonesiakaya.com)

Bukit Sikunir merupakan wisata Dieng yang paling dicari pelancong. Karena di bukit setinggi 2.300 mdpl ini kita bisa menyaksikan sunrise terindah di Jawa Tengah. Kalau cuacanya bagus dan gak berawan, dari puncak kamu bisa memandangi gunung Merbabu, Merapi, Sindoro dan Sumbing. 

Untuk menikmatinya, kamu harus mendaki dulu sekitar 30 menit sampai 1 jam tergantung dari kondisi fisikmu. Utamakan berangkat sedini mungkin sekitar pukul 04.00 biar gak ketinggalan sunrise

Baca juga: Berlibur ke Magelang? Yuk, Kunjungi 20 Tempat Wisata yang Keren dan Murah Meriah Ini!

2. Wisata Dieng Candi Arjuna 

wisata dieng
Candi Arjuna. (Indonesiakaya.com)

Dataran tinggi Dieng juga dipenuhi oleh candi-candi tua. Salah satu yang paling terkenal adalah Candi Arjuna yang memiliki luas area mencapai 1 hektar. Candi ini ditemukan pada abad ke-18 oleh seorang warga Belanda dalam keadaan tergenang air. Bentuk candi memiliki keterkaitan dengan bentuk candi yang ada di India. Candi ini diperkirakan dibangun pada abad ke-8 oleh Dinasti Sanjaya dari Mataram Kuno. 

Candi ini masih aktif digunakan sebagai tempat beribadah Umat Hindu khususnya saat perayaan Hari Raya Galungan. 

Baca juga: Pantai Sampai Gunung! 20 Wisata Jawa Timur Ini Wajib Dikunjungi Saat Libur Lebaran

3. Telaga Warna 

wisata dieng
Telaga warna. (Indonesiakaya.com)

Berbeda dengan telaga-telaga lainnya, di sini, telaganya bisa memiliki warna yang berbeda-beda. Fenomena ini biasanya terjadi saat musim kemarau atau sekitar bulan Juli hingga Agustus. Kalau beruntung kamu bakal melihat air telaga berwarna merah, biru, hijau, abu-abu, hingga kuning. 

Menurut legenda warga sekitar, warna-warni tersebut berasal dari isi pusaka Cupu Manik Astagina yang tak sengaja terjatuh ke telaga saat Batara Surya atau Dewa Matahari melemparnya ke langit. Namun, secara ilmiah, warna tersebut berasal dari alga, plankton, belerang, dan tumbuhan di dalamnya. 

4. Gunung Prau 

wisata dieng
Gunung Prau. (Indonesiakaya.com)

Namanya dataran tinggi, beberapa wisata Dieng mengharuskan kamu untuk melakukan aktivitas menanjak untuk menikmatinya, seperti di Gunung Prau. Gunung Prau termasuk puncak tertinggi di Dieng dengan ketinggian mencapai di 2.590 mdpl. Selain Bukit Sikunir, Prau juga menjadi spot favorit untuk menikmati sunrise. Untuk mendakinya juga gak memerlukan waktu yang lama kok, karena rata-rata pendaki berhasil menempuh dengan waktu 3-4 jam saja. Supaya lebih santai gak ada salahnya bermalam di gunung ini dengan mendirikan tenda di camping groundnya

5. Wisata Dieng Kawah Sikidang 

wisata dieng
Kawah Sikidang. (Indonesiakaya.com)

Wisatawan dapat menemukan beberapa kawah vulkanis yang masih aktif di Gunung Prau. Salah satu yang paling terkenal adalah Kawah Sikidang. Saat berkunjung ke sini, disarankan untuk selalu mengenakan masker. Karena, masih dapat dirasakan tajamnya aroma belerang dari kawah yang dinilai bisa membahayakan kesehatan. Air kawah juga terbilang cukup panas, bisa mencapai 90 derajat celcius. 

6. Telaga Merdada

wisata dieng
Telaga Merdada. (Instagram/@wonosobohitz)

Telaga Merdada memang tidak setenar Telaga Warna, tapi daya tariknya bisa lah disandingkan. Telaga ini akan dipenuhi banyak air ketika musim hujan tiba. Kalau musim kemarau, air akan mengering dan tinggal menyisakan lumpur. Di pinggiran telaga, warga sekitar memanfaatkannya untuk bercocok tanam kentang dan jamur. 

7. Gardu Pandang Tieng 

wisata dieng
Gardu Pandang Tieng. (Instagram/@wonosobokita)

Buat yang terlalu malas menanjak tapi ingin menikmati golden sunrise, kalian bisa singgah di Gardu Pandang Tieng. Terletak di ketinggian 1.789 mdpl tepat di Desa Tieng, lokasi ini merupakan tempat favorit wisatawan mancanegara khususnya tamu-tamu Pemkab Wonosobo. 

Gardu Pandang Tieng juga menjadi area yang pas untuk kumpul-kumpul bersama keluarga atau teman-teman. Kamu bisa sambil ngobrol dan menikmati minuman hangat! 

8. Goa Semar

wisata dieng
Goa Semar. (Instagram/@raypoernomo)

Gak cuma gunung dan telaga, jangan lupa memasukkan Goa Semar di dalam list wisata Dieng yang telah kamu susun. Konon, goa yang satu ini sering dijadikan tempat bertapa raja-raja Jawa pada zaman dulu. Dilihat dari petunjuk informasinya, Presiden Soeharto juga pernah melakukan pertapaan di goa seluas 4 meter2 ini pada tahun 1974 silam. 

Tapi kini, goa gak bisa dimasuki oleh sembarangan orang. Akses ke dalam goa ditutup rapat dengan pagar besi karena warga sekitar masih menganggap goa ini sakral dan keramat. 

9. Wanawisata Petak 9 Dieng 

wisata dieng
Wanawisata Petak 9. (Instagram/@centraldieng)

Kalau kamu mau menikmati Telaga Warna lebih jelas lagi, Wanawisata Petak 9-lah jawabannya. Wisata ini nama lainnya sebenarnya adalah Bukit Sidengkeng. Tapi, karena berdasarkan pemetaan dari Perum Perhutani, kawasan ini dinamai Petak 9, sementara Bukit Sikunir diberi nama Petak 10. 

Untuk memasuki petak 9 ini, kamu dikenakan biaya Rp 5.000 rupiah untuk kemudian menanjak sekitar 15 menit agar sampai ke tujuannya. Sesampainya di atas, kamu bisa melihat dengan jelas keindahan Telaga Warna. 

10. Kawah Sileri 

wisata dieng
Kawah Sileri. (Instagram/@mavicgrapher)

Selain Kawah Sikidang, ada juga Kawah Sileri yang gak boleh dilewatkan ketika wisata Dieng. Kawah ini terletak di Desa Kepakisan yang mengarah ke akses Pemandian Air Panas Bitingan. Bila dibandingkan dengan Kawah Sikidang, Kawah Sileri terbilang lebih aktif dan beberapa kali meletus. Kawah ini sudah lima kali meletus di tahun 1944, 1946, 1984, 2003, dan terakhir pada tahun 2009. Tapi kini, kawasan ini masih aman untuk dikunjungi pelancong. 

11. Telaga Menjer 

wisata dieng
Telaga Menjer. (Instagram/@ahmad_limpung)

Telaga Menjer juga terbentuk dari aktivitas vulkanik, tapi kemudian tempat ini direnovasi oleh PLTA Garung untuk dijadikan pembangkit listrik tenaga air. Seiring dengan berkembangnya pariwisata di Dieng, tempat ini menjelma menjadi spot wisata yang menarik. Selain menikmati pemandangan yang cantik, pengunjung juga bisa melakukan kegiatan menarik seperti memancing. 

12. Telaga Cebong 

wisata dieng
Telaga Cebong. (Instagram/@ton4ykids)

Dulunya telaga ini bekas kawah purba yang kemudian terisi dengan air hingga menjadi Telaga Cebong. Banyak hal menarik bisa kamu lakukan di sini, mulai dari berkeliling dengan perahu bebek, sampai berkemah. Kalau ingin berkemah, gak perlu repot-repot lagi membawa tenda, karena warga sekitar juga sudah banyak yang menyewakan tenda di pinggir telaga. Pokoknya, kamu tinggal nikmatin saja deh keindahannya! 

13. Alun-alun Wonosobo 

wisata dieng
Alun-alun Wonosobo. (Nexta.wordpress.com)

Sedikit bergeser dari Dieng, tapi masih di daerah Wonosobo, tempat wisata yang bisa dikunjungi adalah Alun-alun Wonosobo. Alun-alun ini didapuk sebagai yang terbaik di Jawa Tengah, karena kebersihan dan lengkapnya fasilitas yang dimiliki. Seperti alun-alun lainnya, di sini kamu juga bisa menikmati beragam aktivitas misal bermain basket, voli, sepakbola, joging, atau sekadar kumpul bersama kerabat. Gak sah rasanya kalau main ke Wonosobo tapi gak ke alun-alunnya. 

14. Lubang Sewu 

wisata dieng
Lubang Sewu. (Instagram/@metaalaraf)

Lokasi ini sering disebut sebagai Grand Canyon versi mini di Wonosobo. Karena terdiri dari gundukan batu putih yang memiliki banyak lubang. Ketika musim hujan, batu-batu itu terendam oleh air Bendungan Wadaslintang. Lubang-lubangnya sering dimanfaatkan oleh ikan-ikan bersembunyi. Para pencari ikan paling senang melongok ke lubang untuk menangkap ikan seperti nila, patin, dan masih banyak lagi. 

Ketika kemarau, air kering dan gundukan batu itu akan menjadi pusat perhatian. Menjadi salah satu spot menarik untuk berfoto karena instagramable banget deh . 

15. D’qiano Water Park 

wisata dieng
D’qiano Waterpark. (Instagram/@jambul_doglouz069)

Wisata Dieng terkenal banget sama cuaca dinginnya, cocok untuk warga kota yang tengah mencari ketentraman dan udara segar. Tapi, buat kamu yang gak kuat dengan hawa dingin, bisa berkunjung ke D’qiano Water Park. Tempat ini memungkinkan kamu untuk berendam di kolam renang air panas. Gak cuma berendam-berendam doang, kalau butuh penginapan, di area ini juga ada. Tiket masuk untuk ke kolam cuma dibanderol Rp 25.000 saja! 

Tips wisata ke Dieng 

Udara yang dingin dan sejuk adalah hal yang paling dicari dari wisata Dieng. Cuaca di sana memang bikin menggigil, antara 7-20 derajat celcius. Bahkan, suhunya bisa lebih dingin dari itu kalau kamu datang pas pagi-pagi buta. Makanya banyak fenomena-fenomena daun membeku di Dieng. 

Mengingat suhunya yang begitu rendah, supaya lebih nyaman, jangan lupa bawa pakaian-pakaian hangat. Bawa jaket, sweater, dan kenakan dobel dengan kaos. Kenakan juga bawahan yang panjang dan enak dipakai untuk bergerak. 

Selain udara, faktor lain yang perlu diperhatikan adalah medan perjalanan ke objek wisata. Seperti contohnya berkunjung ke Bukit Sikunir dan Gunung Prau yang mengharuskan kamu untuk menanjak. Demi menjaga keamanan dan keselamatan, gunakan sepatu gunung yang gak licin saat digunakan di jalan berlumpur dan berbatu. 

Tips berikutnya adalah jangan lupa untuk membawa cukup uang tunai, karena di sana sangat sulit ditemui mesin ATM. Lebih baik berjaga-jaga daripada sampai di lokasi nanti kehabisan duit, bingung deh mau bayar pakai apa. 

Biaya liburan ke Dieng 

Liburan memang momen untuk bersenang-senang, tapi jangan lupa juga kamu harus mengorbankan uang untuk mendapatkannya. Uang tersebut dipergunakan untuk biaya transportasi, masuk ke area objek wisata, makan, hingga membayar penginapan. 

Untuk mencapai ke wisata Dieng kamu harus menuju Wonosobo lebih dulu. Ada dua moda transportasi umum yang bisa digunakan untuk menempuhnya, yaitu kereta api dan bus.

Kamu bisa naik bus tujuan Wonosobo dari Jakarta dengan harga tiket mulai dari Rp 85.000 untuk kelas ekonomi, sampai Rp 200.000 untuk kelas eksekutif. Perjalanan akan memakan waktu sekitar 10 jam. Tapi kini sudah ada tol Trans Jawa, jadi mungkin akan lebih cepat lagi. Sesampainya di Wonosobo, kamu bisa menaiki bus kecil yang terdapat di Terminal Mendolo dengan tujuan Dieng dengan harga sekitar Rp 10.000.

Bagaimana jika naik kereta api? Nah sayangnya gak ada kereta dari Jakarta yang langsung berhenti di Wonosobo. Kamu harus berhenti di Stasiun Purwokerto dengan harga mulai dari Rp 68 ribu untuk yang kelas ekonomi, sementara Rp 280 ribu untuk yang kelas eksekutif. Lalu setibanya dari Purwokerto, kamu harus melanjutkan perjalanan ke Wonosobo menggunakan bus yang harga tiketnya sekitar Rp 20.000. 

Itu baru transportasinya saja ya. Kalau kamu misalnya berencana memilih penginapan wisata Dieng, ada banyak tipe penginapan yang bisa dipilih, mulai dari homestay, hotel, sampai vila. Kalau dilihat dari Traveloka, harga per malamnya mulai dari Rp 200.000 sampai Rp 700.000. 

Kalau ditotal-total untuk menikmati wisata Dieng selama tiga hari dua malam sudah termasuk transportasi dan penginapan termurah, bujetnya gak sampai Rp 1 juta! Murah banget kan! Segera deh susun rencana jalan-jalan bersama keluarga atau kerabat terdekat. (Editor: Ruben Setiawan)

Okky Budi
Okky Budi

Penggemar Tsubasa yang jadi sarjana sosial. Kini secara sengaja masuk ke dunia finansial. Semoga bisa memberikan tulisan yang bermanfaat buat pembaca.