Ini Startup P2P Lending Indonesia yang Cairkan Pinjaman Hingga Rp 5,2 Triliun

2 menit
Ilustrasi Pinjaman Lewat Startup Fintech P2P Lending (Shutterstock)
Ilustrasi Pinjaman Lewat Startup Fintech P2P Lending (Shutterstock)

Startup fintech P2P lending Modalku mencairkan pinjaman Rp 5,2 triliun bagi UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) di Indonesia, Singapura, dan Malaysia sejak didirikan.

Dari total pencairan ini, Indonesia merupakan pasar terbesar Modalku dengan kontribusi lebih dari Rp 3,1 triliun. Peningkatan total pencairan dana UMKM Modalku pun semakin pesat.

Angka total pencairan di Asia Tenggara naik Rp 1 triliun dari bulan Januari 2019 hingga akhir Maret 2019. Hal ini menunjukkan semakin besar dan semakin cepatnya jangkauan Modalku terhadap UMKM di Asia Tenggara hanya selama 3 bulan pertama tahun 2019.

Co-Founder & CEO Modalku Reynold Wijaya mengatakan, pihaknya bersyukur melihat pencapaian bisnis Modalku, khususnya di Indonesia.

“Namun, kami tidak berpuas diri. Perjalanan kami masih sangat panjang. Modalku tergolong perusahaan yang muda dan masih banyak hal yang ingin kami lakukan untuk mencapai sebanyak mungkin UMKM di Indonesia. Disamping mendapatkan kepercayaan mereka,” ujar Reynold.

Pihaknya, menginginkan kedepan inklusi keuangan dapat tercapai, di mana semua orang memiliki akses ke layanan finansial dan tergabung dalam sistem keuangan formal.

“Cara Modalku adalah berkontribusi melalui penyediaan modal usaha ke segmen UMKM yang selama ini underserved atau kurang terlayani oleh institusi konvensional,” jelasnya.

Modalku merupakan fintech dengan layanan Peer-to-Peer (P2P) Lending di Indonesia sejak Januari 2016. Modalku juga beroperasi di Singapura dan Malaysia di bawah nama Funding Societies.

Lebarkan Jangkauan

Sebagai perusahaan teknologi finansial yang baru berdiri 3 tahun, startup anak bangsa ini telah mencairkan lebih dari 350.000 pinjaman di Asia Tenggara. Sementara tingkat default (gagal bayar) tergolong rendah yaitu 0,76 persen.

“Ini menunjukkan bahwa meskipun angka pencairan meningkat pesat, pertumbuhan Modalku dilakukan secara sehat. Dimulai tahun 2019, Modalku aktif melayani segmen pedagang mikro yang memiliki kebutuhan signifikan akan pinjaman tanpa agunan,” paparnya.

Sementara itu, Fajar Adiwidodo VP of Product Modalku, menegaskan, misi Modalku adalah membantu jutaan UMKM yang ada di Indonesia untuk mengembangkan usahanya. Sebab, sektor UMKM berdampak besar bagi perekonomian Indonesia.

Pada tahun ini, Modalku memperluas cakupan pembiayaan ke segmen mikro. Sesuai kebutuhan segmen, layanan mikro Modalku dibuat tanpa agunan, cepat, dan mudah.

Struktur pinjaman juga memungkinkan angsuran mingguan dengan bunga terjangkau, agar peminjam dapat menjalankan tujuannya mengembangkan usaha.

Adapun, humlah pinjaman dimulai dari Rp 3 juta, dengan jangka waktu pinjaman hingga 1 tahun.

Editor: Ayyi Achmad Hidayah

 

Pramdia Arhando
Pramdia Arhando

Atlet renang yang gagal, tapi pernah jadi juara. Kini masuk dunia jurnalistik dan finansial. Semua tulisan di sini dari fakta dan kisah nyata.