Berkat MLM Cetak Triliunan Rupiah, Begini Strategi Bisnis Pendiri CNI

4 menit
Abrian Natan dan strategi bisnis membesarkan CNI. (Flickr)
Abrian Natan dan strategi bisnis membesarkan CNI. (Flickr)

Siapa bilang menggeluti bisnis MLM gak bisa kaya? Jangan salah, karena dua orang terkaya di Indonesia ini menggunakan strategi bisnis MLM lho!

Dua pria ini membuktikan bahwa menggunakan metode MLM ternyata membawa berkah gak berujung. Adalah Ginawan Chondro dan Abrian Natan, dua orang di balik bisnis MLM CNI. Kamu mungkin udah gak asing ya sama brand yang satu ini?

Perusahaan yang menggunakan metode MLM ini berdiri sejak tahun 1986. Meski udah cukup tua nyatanya perusahaan tersebut masih tetap eksis hingga sekarang. Bahkan, pendirinya sekarang diprediksi punya total kekayaan sampai dengan US$ 510 juta. Angka tersebut setara dengan Rp 7,2 triliun!

Gimana sih strategi bisnis CNI ini bisa seterkenal itu di Indonesia? Yuk, simak kisah dua pendiri perusahaan ini.

Baca juga: Sosok di Balik Kesuksesan JKT48 Tetap Eksis dan Punya Banyak Fans

1. Salah satu pentolannya dulu malah berjualan minuman

Abrian Natan dan strategi bisnis yang digunakan buat besarkan CNI. (Flickr)
Abrian Natan dan strategi bisnis yang digunakan buat besarkan CNI. (Flickr)

Abrian Natan, salah satu pentolan CNI dulunya berjualan minuman. Namun, konsep jualan yang dia lakukan saat itu terbilang masih asing. Saat itu, dia berjualan minuman menggunakan gerobak.

Ketika SMA, dia udah buka showroom mobil. Nah, di tempat tersebut juga dia buka bisnis minuman ringan yang kemudian dijual menggunakan gerobak. Bahkan, Abrian sampai memiliki 100 gerobak.

Strateginya tersebut terbilang pionir di zaman itu. Gak heran deh kalau Abrian Natan ini emang punya ide-ide moncer yang kemudian dia kembangkan di CNI.

Baca juga: Dari Susu Hasilkan Banyak Uang, Ini Kisah Sukses Sabana Prawirawidjaja

2. Mengawali bisnis baru bersama kakak ipar di sebuah kantor kecil

Strategi bisnis Ginawan Chondro. (Indonesiatatler.com)
Strategi bisnis Ginawan Chondro. (Indonesiatatler.com)

Ginawan Chondro, kakak ipar Abrian Natan pun tertarik melihat kelihaian strategi bisnisnya. Ginawan yang kemudian jadi salah satu orang terkaya di Indonesia itu mengajak Abrian bekerja sama.

Saat itu, Abrian masih asing banget sama produk yang pengin dibisniskan oleh sang kakak ipar. Ginawan mengenalkan Abrian pada temannya yang berasal dari Malaysia. Dijelaskanlah tentang konsep MLM dari produk yang awalnya bernama Sun Chlorella itu.

Mereka pun mendirikan PT Sun Chorella Indonesia (SCI) dengan total karyawan cuma 6 orang. Kantor awal di Bandung bisa dibilang apa adanya. Kantor itu berukuran 70 m2 saja dan dibangun di showroom mobil milik Ginawan. Mereka pun nekad memulai strategi bisnis yang masih asing ini.

Baca juga: Dulu Jualan Donat Buat Kuliah, Ini Kisah Sukses Elang Gumilang Jadi Pengusaha Properti

3. Menjalankan strategi bisnis MLM yang masih asing di Indonesia

Strategi bisnis CNI memperkenalkan produk yang masih asing. (Instagram/@cniindonesia)
Strategi bisnis CNI memperkenalkan produk yang masih asing. (Instagram/@cniindonesia)

Tantangan Ginawan dan Abrian cukup berat. Pasalnya, strategi bisnis MLM alias multi level marketing ini masih cukup asing di Indonesia.

Pertama, konsep MLM yang emang harus “menarik” orang lain jadi anggota bikin masyarakat curiga. Banyak orang yang berpikir kenapa bisnis tersebut harus dijalankan dengan menarik anggota baru.

Kedua, produk Sun Chlorella sendiri masih belum familiar di masyarakat. Saat itu, makanan kesehatan atau health food masih jarang terdengar. Masyarakat awam masih mengkategorikan produk Sun Chlorella tersebut sebagai obat dan vitamin. Bahkan, Abrian harus berjuang menghadapi BPOM agar bikin kategori baru yaitu health food.

4. Memulai dari bawah yaitu datang dari rumah ke rumah buat kenalkan bisnis MLM

Strategi bisnis CNI. (CNI)
Strategi bisnis CNI. (CNI)

Salah satu pentolan CNI ini memang gigih banget. Sekitar tahun 1986 sampai 1990-an, Abrian memulai bisnis tersebut dari bawah. Dia harus bergerilya, dari menawarkan ke teman-teman terdekat hingga dari rumah ke rumah.

Dari pengalamannya tersebut, Abrian malah mendapati orang asing yang gak dikenal lebih mudah buat di-approach. Bisnisnya tersebut pun mulai terkenal dari mulut ke mulut hingga ke daerah terpencil.

Abrian pun menggunakan strategi bisnis seperti seminar dan pelatihan ke daerah-daerah tersebut. Bahkan, daerah terpencil pun disambangi olehnya. Pernah suatu kali saat pelatihan di pegunungan terpencil di wilayah Makassar, ruang pelatihan mereka dimasuki ayam. Pasalnya, di sebelah ruangan tersebut terdapat peternakan ayam.

Strategi bisnis ini sepertinya bisa kamu adopsi deh bila kamu pengin berbisnis. Kadang kala, market yang bisa menerima produk kamu justru orang asing. Jadi, beranikan diri buat berinteraksi dengan orang yang belum kenal kamu.

Kemudian, pahamilah bahwa pasar kamu sebenarnya masih luas. Pertanyaannya adalah, apakah kamu mau sedikit memberikan effort buat menyambangi daerah-daerah terpencil buat mengenalkan produk kamu?

5. Jadi fenomenal dan bahkan bikin pendirinya jadi salah satu orang terkaya di Indonesia

Dengan strategi bisnis yang tepat, kini ada produk CNI yang dipasarkan di apotek. (Instagram/@cniindonesia)
Dengan strategi bisnis yang tepat, kini ada produk CNI yang dipasarkan di apotek. (Instagram/@cniindonesia)

Berkat kerja keras pentolan dan pendirinya, PT Sun Chlorella yang dahulu disingkat SCI pun berubah nama jadi CNI. Berada di bawah naungan perusahaan PT Citra Nusa Insancemerlang, CNI jadi fenomenal di Indonesia. Produk mereka pun makin bervariasi, bahkan udah dijual di apotek.

Kegigihan pentolan CNI tersebut buat lakukan promosi dari mulut ke mulut bikin mereka dapat banyak distributor. Mulai dari 10 karyawan jadi 40 karyawan dan hijrah ke kawasan ruko di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Di tahun 2003, CNI berhasil membeli gedung 10 lantai untuk kantor mereka di Kedoya, Jakarta Barat.

Saat krisis moneter 1998, CNI malah berada di angka pertumbuhan tertinggi. Omzet perusahaan naik sampai 60 persen hingga 70 persen. Padahal sebelumnya, perusahaan tersebut “cuma” naik 30 persen tiap tahun.

Strategi bisnis baru ini pun terbukti membawa pendirinya jadi salah satu orang terkaya di Indonesia. Bermodal awal kantor kecil yang cuma bagian dari showroom, usahanya tersebut kini malah jadi salah satu sumber uang paling besar.

Dari kisah pendiri CNI tersebut baik Ginawan Chondro atau Abrian Natan, kamu bisa petik pelajaran, bahwa terkadang kita butuh kenekatan buat sukses.

Kadang kala, kesuksesan dalam bisnis bukan datang dari sesuatu yang umum. Justru, kamu harusnya bisa jadi pionir buat mengenalkan sesuatu yang asing supaya bisa diterima oleh masyarakat awam.

Siapa tahu kan kamu bisa mengikuti jejak kesuksesan Ginawan dan Abrian ini? Kamu bisa cetak jutaan dolar yang bikin nama kamu tenar jadi pengusaha dengan inovasi baru. Mulai aja dulu! (Editor: Ruben Setiawan)

Helda
Helda

Tidak normal tapi spesial. Blogger merangkap content writer yang secara ajaib tersesat di bidang keuangan. Semua tulisan di sini tersedia berkat bantuan kopi tanpa gula.

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

Tentang Kami

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

Singapore Indonesia Hong Kong Philippines Taiwan