Sukses Itu Milik Siapa Saja, Lihat Tuh Bu Susi Pudjiastuti, Asalkan…

4 menit
sukses itu milik siapa saja

Siapa sih yang gak kenal dengan sosok fenomenal Susi Pudjiasuti. Beliau makin populer di mata masyarakat Indonesia sejak Bapak Presiden RI menunjuknya menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan.

Trus ngapain nih ngomongin beliau? Eits, sabar sis, sabar bro. Sudah bukan rahasia kalau semua orang haus akan kesuksesan. Nah, Susi Pudjiastuti merupakan salah satu teladan nyata bahwa sukses itu milik siapa saja loh.

sukses itu milik siapa saja
Duh ayuneee bu Susi Pudjiastuti, gak nyangka bisa feminim juga bu hehehe (Susi Pudjiastuti / Liputan6)

Kalau masih ragu dan gak percaya, simak nih kualitas positif yang bisa menjadi inspirasi kesuksesan dari seorang Susi Pudjiastuti.

1. Teori vs kerja nyata  

Saat melihat berita tentang Susi Pudjiastuti, apa yang ada di benak kita? Yup, aksi dan sepak terjangnya sangat nyata. Bukan retorika belaka di depan media. Beliau sangat senang ‘blusukan’ ke kampung-kampung nelayan, di manapun lokasinya bakal dikunjungi.

Hasil kerjanya pun terlihat dengan nyata, mau bukti? Walau hanya lulus SMP, Susi Pudjiastuti sukses membangun beberapa perusahaan dan membuat gebrakan dengan kebijakan yang menyejahterakan nelayan.

Teori alias wawasan atau pengetahuan memang penting sebagai landasan bisnis atau meniti karir ya. Tapi, kalau hanya pintar teori aja tanpa ada kerja nyata buat apa? Apa iya kamu bisa kasih atasan kepuasan hanya dengan janji penuhi deadline tanpa bukti? Atau bisa nambah pelanggan dengan janji diskon tapi kenyataannya gak ada diskon?

sukses itu milik siapa saja
Ayo semua cangkul yan dalam hehehe (Kerja Bakti / Hallojateng)

Intinya, jangan cuma cuap-cuap tapi pepesan kosong. Buktikan semua ucapan kamu menjadi sesuatu yang berguna bagi orang di sekitar.

2. Menjadi diri sendiri

Lihat deh gaya Susi yang ‘nyentrik’ dan sering memancing kontroversi khususnya para netizen. Selalu ada komentar negatif tentang betapa gak feminim gaya Susi dalam berpakaian, kurang anggun bahkan dibilang gak layak jadi menteri.

Belum lagi kebiasaan merokoknya yang sering jadi incaran para haters. Susi juga terkenal gak pernah membumbui kalimatnya dengan manis, jika salah dia akan berkata salah dan sebaliknya. Ceplas-ceplos apa adanya. Kepada siapapun.

Susi nyaman menunjukkan identitas dan karakternya kepada semua orang, meskipun ia menjabat sebagai seorang menteri.

Betapa banyak orang yang rela berpura-pura dan jaga image demi naik jabatan atau mendapat pujian dari rekan kerja. Gak jarang berusaha keras menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan tertentu.

Orang-orang kayak gini biasanya punya hidup yang gak tenang dan jauh dari kata sukses. Kenapa? Emangnya gak lelah merekayasa sikap setiap hari demi bikin orang lain terkesan.

sukses itu milik siapa saja
Asyik banget deh gaya Bu Susi, keren bu kacamatanya hehehe (Gaya Susi Pudjiastuti / Liputan6)

3. Peduli sesama

Susi punya kepedulian terhadap sesama yang sangat besar. Dari kecil saja dia punya kebiasaan memberi makan orang-orang yang terganggu kesehatan jiwanya. Saat sudah menjadi menteri pun Susi aktif turun tangan membantu orang-orang yang kesusahan dan tertimpa bencana.

Peduli ke sesama itu salah satu kualitas sikap yang wajib ada buat kamu yang pengin sukses. Kepekaan terhadap sekeliling bisa berguna buat meraih kesuksesan baik itu karir maupun bisnis.

Secara alami banyak orang akan memberi rasa hormat dan segan dengan sikap yang peduli kayak gitu. Punya sikap yang peduli ke sesama itu adalah salah satu kualitas wajib buat jadi pemimpin yang baik.

4. Pekerja keras

Banyak orang mau banget jadi sukses, tapi realitanya banyak yang mau sukses dengan cara instan. Lah, emang sejak kapan yang namanya kesuksesan itu bisa terwujud hanya dalam sekerlingan mata? Salah satu hal yang jadi faktor kesuksesan Susi Pudjiastuti ya pastinya kerja keras.

Lihat deh, Susi tuh kayak gak pernah lelah ke sana ke mari. Bahkan Susi sebisa mungkin menyempatkan diri untuk menyambangi kantornya dan menyapa ramah semua stafnya.

Bisnis yang sukses dan karir yang melejit gak bisa dibangun hanya dalam satu malam kayak legenda Candi Prambanan. Butuh kerja keras dari waktu ke waktu buat mewujudkannya. Sekali lagi, sukses bukan sulap atau sihir. Kerja, kerja dan kerja dong!

sukses itu milik siapa saja
Tuh lihat Bu Susi, kerja terus gak ada capeknya (Susi Jadi Nahkoda / Tmpo)

5. Tegas dan berani

Jangan harap dengan sikap yang takut dan plin-plan kamu bisa meraih kesuksesan. Coba lihat tuh Susi, walau banyak yang jadi gak suka, sikap tegas dan beraninya dalam menjalankan perusahaan dan menjaga perairan Indonesia terbukti tokcer.

Lihat saja berapa kapal nelayan ‘nakal’ yang melanggar aturan dan harus berakhir dengan ditenggelamkan. Belum lagi para pencuri ilegal dan oknum gak benar lainnya yang mikir seribu kali kalau gak mau berhadapan dengan tegasnya kepemimpinan Susi Pudjiastuti.

Susi pernah berkata bahwa ia harus tegas dan berani karena ia harus berhadapan dengan orang-orang lapangan dengan karakter yang keras dan kehidupan yang sulit. Ini yang harus kita tiru.

Saat punya ide atau ada kontribusi yang mungkin bisa jadi kebaikan buat perusahaan, kenapa takut mengutarakan? Jangan takut salah atau ditolak, buktikan juga kalau kita berjiwa besar. Berjuang buat apa yang kita anggap benar dengan sikap tegas supaya didengar dengan serius.

6. Disiplin

Sedari kecil Susi bertekad untuk terjun menekuni bisnis demi menghidupi keluarganya. Walau keputusannya untuk berhenti sekolah bukan sesuatu yang patut ditiru, bukan berarti Susi gak punya nilai-nilai kedisiplinan.

sukses itu milik siapa saja
Ayo adik-adik perhatikan bapak, istirahat di tempat grak! (Baris-Berbaris / kodim0709)

Mulai dari disiplin soal waktu, disiplin soal pekerjaan dan juga perjanjian bisnis. Mana bisa sih orang yang cuek sama disiplin bisa sukses? Semisal, ada janji transaksi bisnis eh malah terlambat 2 jam. Wasalam itu mah. Bukan hanya gagal dapat bisnis baru, nama baik juga akan tercoreng.

Sekarang sudah yakin kan kalau kesuksesan itu milik siapa saja, Susi Pudjiastuti bukti nyata. Tapi, tentu saja bukan berarti mudah kayak bikin mie instan ya. 6 hal di atas adalah bukti kalau seorang perempuan yang putus sekolah dan diremehkan sanggup berdiri di puncak.

Perlu dipahami bahwa sukses itu bukan hal yang gak mungkin, asalkan kita mau berjuang mewujudkannya. Tuh, bu Susi saja sanggup, kamu juga dong!

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Mau Punya Bisnis Sukses Gak Harus Sekolah Bisnis Dulu]

[Baca: Sukses Keuangan Adalah Pintu Wujudkan Impianmu Cari Tahu Caranya]

[Baca: Ssstt Kunci Sukses Usia Muda yang Bisa Diteladani dari Jepang]

Tifanny
Tifanny

Menjadi Public Relation Officer adalah cita-cita saya beberapa tahun lalu. Ternyata pasion saya yang sebenarnya adalah menjadi penulis profesional. Keuangan adalah hal yang selama ini sering saya abaikan. Kini saya sadar bahwa keuangan memegang peran penting dalam kehidupan semua orang. Dan hal itulah yang ingin saya bagikan ke semua orang.