Ini 4 Alasan Mengapa Milenial Mesti Punya Tabungan Emas Pegadaian

4 menit
Generasi milenial jangan cuma menghamburkan uang, coba deh tabungan emas Pegadaian, (Ilustrasi/Pexels.com).

Tabungan emas di Pegadaian kini memang tengah dilirik banyak orang, mulai dari anak muda hingga orangtua. Mereka yang mulai melek investasi memilih tabungan emas karena dinilai mudah dan juga murah.

Lho, kok murah? Bukannya harga emas sekarang udah mencapai angka Rp 600 ribuan ya? Gimana caranya buat investasi emas?

Eits.. gak usah bingung dulu karena kini udah ada program besutan Pegadaian yang emang ditujukan agar seluruh kalangan masyarakat dapat berinvestasi.

Pasalnya selama ini banyak orang yang beranggapan kalau investasi itu hanya buat mereka yang penghasilan besar. Padahal, kini udah banyak banget instrumen investasi yang menawarkan modal kecil, salah satunya adalah tabungan emas.

Baca juga: Ini Jenis Investasi Buat Milenial yang Baru Memasuki Dunia Kerja

Jadi kamu udah bisa investasi dengan hanya membeli emas seberat 0,01 gram. Jika harga emas saat itu Rp 600 ribu, maka uang yang perlu kamu keluarkan hanya sebesar Rp 6.000 aja lho.

Nah kamu bisa tuh setiap bulan konsisten menabung tabungan emas di Pegadaian. Sedikit demi sedikit lama-lama jadi bukit.

Selain itu, harga emas juga cenderung naik setiap tahunnya dan nilainya juga gak tergerus inflasi. Jadi, investasi emas itu sangat menguntungkan, memberikan untung gede dan minim risiko.

Buat kamu yang masih ragu buat terjun investasi, simak langsung aja yuk alasan mengapa kamu harus punya tabungan emas Pegadaian di bawah ini dan udah dirangkum oleh MoneySmart.id.

1. Nilainya stabil dan cenderung naik

Harga emas setiap tahunnya cenderung mengalami kenaikan, (Ilustrasi/pexels.com).

Seperti yang udah dijelaskan di atas kalau nilai emas itu sifatnya stabil dan bahkan cenderung naik setiap tahun. Pasalnya, harga emas itu ditentukan oleh nilai emas itu sendiri dan juga disepakati oleh pasar internasional.

Baca juga: Milenials, Begini Cara Mengatur Pendapatan dan Pengeluaran Biar Gak Tekor!

Selain itu, emas itu gak akan tergerus oleh inflasi layaknya investasi mata uang kertas. Berbeda juga dengan investasi saham yang fluktuatif alias naik turun yang kalau kamu gak tahu cara bermainnya, bisa-bisa bangkrut.

2. Risiko rendah

Tabungan emas Pegadaian memiliki nilai risiko yang rendah, (Ilustrasi/Pexels.com).

Kenaikan barang yang disebabkan oleh inflasi gak akan mempengaruhi nilai tukar emas. Kamu juga gak perlu takut rugi apalagi sampai bangkrut jika mencicipi manisnya investasi emas.

Pasalnya, kamu hanya menyetor uang setiap bulan ke Pegadaian buat menambah berat logam mulia yang udah  ada di tabungan emas.

Baca juga: Ini Pilihan Tabungan Digital Untuk Milenial yang Ingin Cepat Mapan

Kamu gak perlu memikirkan gimana pergerakan nilai pasar seperti layaknya investasi saham langsung. Selain itu, emas milikmu juga bakal disimpan di tempat yang aman, jadi risiko penurunan nilai karena emas gak terawat juga mustahil bakal terjadi.

3. Pencairan mudah dan pajaknya ringan

Pencairannya juga mudah saat pengin mendapatkan dana tunai, (Ilustrasi/Pexels.com).

Salah satu keuntungan emas yang paling menonjol adalah mudah dicairkan. Jadi bakal sangat membantu kamu yang tengah membutuhkan uang cepat.

Gak perlu dijual, kamu juga bisa menggadaikan emas buat menyiasati kebutuhan atau dana darurat. Kamu bisa langsung datang ke Pegadaian, ikuti semua prosedur dan selesai. Dengan cepat kamu udah mendapatkan uang yang bakal dibutuhkan.

Gak cuma itu aja, pajak emas juga terbilang ringan. Pasalnya, logam mulai itu masuk ke dalam kategori bahan baku perhiasan. Jadi, hanya akan dikenakan pajak sekitar 0,45 persen.

4. Syaratnya sederhana dan manfaatnya jangka panjang

Syaratnya mudah buat membuka tabungan emas Pegadaian ini, (Ilustrasi/Pexels.com)>

Salah satu cara yang bisa kamu lakukan buat menjamin masa depan agar lebih  baik adalah dengan terjun investasi. Tabungan emas di Pegadaian salah satu cara gimana mengalokasikan uang kamu dengan memiliki logam mulia ini.

Nah, emas itu merupakan salah satu instrumen investasi jangka panjang yang keuntungannya baru bisa kamu rasakan itu di beberapa tahun kemudian.

Meskipun naik secara perlahan, tapi harga emas setiap tahun pasti mengalami kenaikan. Karena itu, investasi emas menjadi investasi jangka panjang.

Coba dihitung-hitung ya, kamu beli emas di tahun 2013 sebesar Rp 300 ribu per gramnya. Saat itu, kamu mengeluarkan uang sekitar Rp 6 juta dan mendapatkan 20 gram emas.

Di tahun 2018, harga emas udah menyentuh angka Rp 600 ribu. Maka, kamu sudah mendapatkan keuntungan 100 persen. Jika dijual, maka kamu bakal  mendapatkan uang sebesar Rp 12 juta.

Selain itu membuka rekening tabungan emas Pegadaian juga gak susah kok. Kamu hanya perlu datang ke kantor cabang Pegadaian, sampaikan ingin membuka rekening tabungan emas, siapkan KTP dan membayar beberapa administrasi, seperti:

  • Membayar biaya administrasi sebesar Rp 10 ribu.
  • Membayar fasilitas titip emas sebesar Rp 30 ribu per tahun atau Rp 2.500 per bulan.
  • Dapat membeli emas dengan kelipatan 0,01 gram.

Gampang banget lho syaratnya?

Nah, itu dia empat alasan mengapa kaum milenial harus memiliki tabungan emas Pegadaian. Selain murah dan gampang, tabungan emas juga bisa menjamin masa depanmu menjadi lebih baik lho.

Jangan merasa kuno atau kolot nih buat kamu yang milenial mencoba tabungan emas di Pegadaian. Terkadang hal yang dianggap sebuah pemikiran konvensional bakal terasa banget di era digital saat ini. (Editor: Mahardian Prawira).

Dewi Puri
Dewi Puri

Pecinta makeup yang terjun ke dunia financial. Jika biasanya berkutat dengan lipstik dan bedak, kini harus terbiasa dengan logam mulia maupun reksadana. Intinya tetap sama, menghasilkan suatu karya yang cantik.

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

MoneySmart Singapore MoneySmart Indonesia MoneySmart Hong Kong