Tak Ingin Kena Skimming, Ikuti 6 Cara Aman Ini Saat Transaksi di ATM

3 menit
Seorang wanita sedang melakukan transaksi di ATM (Ilustrasi).

Indonesia pernah dihebohkan dengan kasus kejahatan skimming pada Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Tak tanggung-tanggung banyak masyarakat yang menjadi korban kejahatan tersebut.

Skimming sendiri adalah modus pencurian informasi kartu debit atau kredit dengan menyalin data pada strip kartu magnetik secara ilegal. Modusnya adalah dengan meletakkan alat perekaman data kartu ATM pada mesin ATM.

Beberapa perbankan di Indonesia sudah mengantisipasi kejahatan ini dengan pengamanan dan pengawasan secara ketat, baik secara fisik melalui gerai ATM maupun secara elektronik.

Hanya saja, sebagai nasabah yang sering bertransaksi melalui ATM perlu berhati-hati jika tak ingin menjadi korban kejahatan skimming yang dapat menguras saldo rekening.

1. Pilih lokasi ATM yang baik

 

 

Pilihlah lokasi mesin ATM dengan baik, usahakan jangan memilih ATM yang cenderung sepi dan tidak ada petugas yang berjaga. Hal ini untuk mencegah pelaku kejahatan melakukan aksinya. Usahakan juga memilih di dalam gedung, bukan di gerai ATM pinggir jalan.

2. Perhatikan kondisi mesin ATM

Mesin ATM (Ilustrasi).

Perhatikan kondisi mesin ATM, hindari menggunakan ATM, bilamana kartu sulit masuk atau macet, tombol ATM terasa longgar, dan slot kartu lebih besar dan mudah goyah. Ini menjadi tanda bahwa ATM tersebut sudah sempat dirusak sebelum kamu datang.

3. Lindungi PIN dengan benar

Lindungi PIN dengan benar (Ilustrasi).

Lindungi PIN dengan baik, tutup saat melakukan transaksi agar tidak terlihat oleh orang lain atau kamera tersembunyi, dan ganti kode PIN secara berkala. Lakukan ini terus untuk mencegah pencurian data dari ATM kamu.

4. Jangan terima bantuan orang lain

Jangan pernah kamu menerima bantuan orang lain saat melakukan transaksi di mesin ATM (Ilustrasi).

Jangan pernah kamu menerima bantuan orang lain saat melakukan transaksi di mesin ATM. Pasalnya, sudah banyak kejadian pelaku berpura-pura menolong. Selalu waspada jika ada orang yang mengaku sebagai petugas bank.

5. Pastikan kartu ATM juga digunakan di mesin EDC

Kartu ATM (Ilustrasi).

Jika melakukan transaksi pada mesin Electronic Data Capture (EDC), pastikan kartu ATM digunakan pada mesin EDC bank yang sama saat belanja di toko atau merchant.

6. Gunakan fitur keamanan di ponsel

Gunakan fitur keamanan seperti sms notifikasi untuk memantau dana pada rekening (Ilustrasi).

Gunakan fitur keamanan seperti sms notifikasi untuk memantau dana pada rekening. Ini menjadikan kamu lebih mawas diri terhadap segala tindak tanduk pengeluaran maupun pemasukan uang. Jika ada tanda-tanda mencurigakan, kamu sudah bisa memantaunya dari ponsel.

Ingat ya, selalu waspada dalam bertransaksi melalui ATM maupun mesin EDC.

 

Pramdia Arhando
Pramdia Arhando

Atlet renang yang gagal, tapi pernah jadi juara. Kini masuk dunia jurnalistik dan finansial. Semua tulisan di sini dari fakta dan kisah nyata.

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

MoneySmart Singapore MoneySmart Indonesia MoneySmart Hong Kong