WNI Raja Properti Australia Komentari Rencana Perpindahan Ibu Kota RI

3 menit
ibu kota indonesia dipindah
Iwan Sunito (paling kanan). (MoneySmart.id/Aulia Akbar)

Wacana seputar Ibu Kota Indonesia yaitu Jakarta yang bakal dipindah ke Kalimantan, tentu menuai banyak komentar dari berbagai kalangan, termasuk dari Iwan Sunito, seorang warga negara Indonesia yang menjadi raja properti di Australia.

Belum lama ini, MoneySmart menghadiri Kongres Diaspora ke lima yang digelar di Kota Kasablanka, Sabtu (10/8/2019). CEO Crown Group Holdings ini memberikan komentar menarik seputar ide pemindahan ibu kota.

Ingin tahu lebih lanjut? Berikut ulasannya. 

Baca juga: 4 Orang Indonesia yang Dulu Dibully, Tapi Sekarang Jadi Sukses dan Kaya

1. Bukan letaknya yang penting, tapi ini…

ibu kota indonesia dipindah
Iwan Sunito (paling kanan). (MoneySmart.id/Aulia Akbar)

My feeling is, jangan di pikir di mana (Ibu Kota Indonesia akan berpindah) tapi lebih ke bagaimana masa depan kita. Seperti apa kultur yang bakal berubah di Indonesia. Komunitas kita sudah mulai berubah,” ujar Iwan dalam konferensi pers Kongres Diaspora ke Lima.

Iwan menyebut berbagai istilah yang belakangan ini mulai sering terdengar di kalangan pekerja startup. Sebut saja seperti Coworking Space, Co-Living Space, dan lain sebagainya.

Gak dipungkiri bahwa, kehidupan di Jakarta belakangan ini memang sudah mulai berubah. Crown Group sendiri cukup tertarik jika bisa dilibatkan dalam pembangunan ibu kota baru.

Baca juga: Contek Kisah Sukses 4 Pengusaha Rantau Ini Biar Kamu Makin Semangat Berbisnis

2. Jangan cuma bangun ibu kota Indonesia, pendidikan juga penting

ibu kota indonesia dipindah
Iwan Sunito (paling kiri) dalam Kongres Diaspora ke-5, Kasablanka, Jakarta. (MoneySmart.id/Aulia Akbar)

Terkait perpindahan Ibu Kota Indonesia, Iwan juga menyinggung bahwa hal terpenting adalah membuat Indonesia menjadi yang terbaik di Asia Tenggara, baik dalam hal pemerintahan, pembangunan fisik ibu kota, hingga pendidikan. 

“Yang penting adalah city of the future yang taking Indonesia to the world global platform, menjadikan Indonesia betul betul the best in the world di Asia Tenggara,” tegasnya.

Iwan mengatakan, banyak orang Indonesia yang akhirnya memutuskan pergi keluar negeri untuk kuliah, sebut saja seperti ke Jepang, Malaysia, dan negara lain. Tapi sebaliknya, gak banyak masyarakat dari negara lain yang belajar ke Indonesia.

Baca juga: Mau Cepat Kaya? Lupakan yang Serba Instan, Coba 6 Cara Sulit Ini

3. Belajar dari Silicon Valley

ibu kota indonesia dipindah
Iwan Sunito (kiri) dan Najwa Shihab. (Instagram/@iwansunito)

Tahu dong sama wilayah yang letaknya di Amerika Serikat ini. Bagian selatan dari California ini, dijuluki Silicon Valley karena gak sedikit perusahaan teknologi yang lahir dari sini.

Sebut saja seperti Adobe Systems, Apple Computer, Cisco Systems, eBay, Google, Hewlett-Packard, Intel, dan Yahoo!.

“Kota-kota di sana sebenarnya adalah kota kecil (San Jose, Santa Clara, Palo Alto dan lainnya) tapi bisa mengubah dunia karena dibangun dari kultur entrepreneurship,” lanjut Iwan.

Iwan mengatakan, para gubernur di kota-kota tersebut memberikan donasi untuk membangun kampus-kampus yang akhirnya melahirkan para teknopreneur baru. 

Para teknopreneur itupun akhirnya memilih untuk menetap di sana. Sebut saja seperti mendiang Steve Jobs di Palo Alto, begitu pula dengan Mark Zuckerberg.

Seperti itulah tanggapan Iwan Sunito mengenai rencana pemindahan Ibu Kota Indonesia dari Jakarta ke Kalimantan. 

Intinya kalau cuma perkara pindah dan membangun kota tentu bisa-bisa aja. Tapi, alangkah baiknya jika perpindahan ibu kota itu juga diiringi oleh pembangunan universitas berkualitas yang tujuannya sebagai investasi jangka panjang. (Editor: Ruben Setiawan)

Aulia Akbar
Aulia Akbar

Sebagai mantan jurnalis dan praktisi humas, saya memutuskan untuk menekuni beladiri paling ekstrim di dunia. Di kesempatan yang sama, izinkanlah saya untuk berbagi tips keuangan dan cerita inspiratif buat Anda.