Tarif Ojek Online: Murahan Go-Jek, Grab atau Uber Ya?

1 menit

Keberadaan ojek online sekarang bisa dibilang udah gak bisa dipisahkan sama kehidupan masyarakat Indonesia. Pesan makanan, belanja camilan, beli obat, sampai pesen tukang pijat, semua bisa dilakukan lewat alat transportasi kekinian ini.

[Baca: 6 Alasan Kenapa Naik Transportasi Online Lebih Menguntungkan]

Ngomongin ojek online, ada tiga penyedia layanan ini yang paling sering digunakan orang. Apalagi kalau bukan Go-Jek, Grab, dan Uber?

Berani jamin, mayoritas penghuni di Jakarta punya dua dari tiga aplikasi layanan ojek online tersebut di ponselnya. Total download aplikasi anak bangsa, Go-Jek, saja sudah mencapai 10 hingga 50 juta di Google Playstore.

Tapi walaupun sama-sama menawarkan jasa transportasi, masing-masing provider tersebut menyediakan tarif yang berbeda-beda. Soalnya, belum ada aturan yang mematok besaran tarif ojek online di Indonesia

Nah, supaya bisa milih mana yang paling hemat, simak perbandingan tarif ojek online untuk Go-Jek, Grab, dan Uber berikut ini.

GO-RIDE (Go-Jek)

Jam sibuk (rush hour):

Pagi: 06.00-09.00

Sore: 16.00-19.00

Tarif jam sibuk untuk GO-RIDE adalah Rp 2.500 per km (jarak 0-12 km) dan di atas 12 km dikenakan Rp 3.000 per km.

Contoh, untuk menempuh jarak 5 km dengan GO-RIDE, berarti Rp 2.500 x 5 = Rp 12.500. Nah, kalau jarak tempuh 15 km, kamu bakal kena ongkos sebesar:

Rp 3.000 x 15 = Rp 45.000

Tarif minimum:

Rush hour = Rp 10.000

Jam gak sibuk = Rp 6.000

GrabBike (Grab)

A post shared by Grab Bengkulu (@grabbengkulu) on

Jam sibuk (rush hour):

Pagi: 06.00-09.00

Sore: 16.00-19.00

Tarif Grab sudah mengalami kenaikan sebesar 10 persen semenjak 21 Agustus 2017, yaitu menjadi Rp 1.750 per km untuk 12 km pertama.

Tarif di atas 12 km = Rp 3.000 per km

Biaya tambahan pada jam sibuk = Rp 2.500

Contoh perhitungan tarif baru GrabBike untuk jarak tempuh lebih dari 15 km saat jam sibuk:

12 km pertama = 12 x 1.750 = Rp 21.000

3 km selanjutnya = 3 x 3.000 = Rp 9.000

Biaya tambahan jam sibuk = Rp 2.500

Total = Rp 32.500

Uber Motor (Uber)

A post shared by UBER MOTOR (@uber.motor) on

Biaya dasar per perjalanan = Rp 1.000

Biaya per menit = Rp 100

Tarif per km di 12 km pertama = Rp 1.250 per km

Tarif per km di atas 12 km = Rp 2.000 per km

Baya pembatalan = Rp 5.000

Contoh, kamu ingin menuju suatu tempat di jam 5 sore dengan jarak 15 km dan waktu tempuh 1 jam (60 menit). Biaya yang harus kamu bayar:

12 km pertama = 12 x 1.250 = Rp 15.000

3 km selanjutnya = 3 x 2.000 = Rp 6.000

Tarif untuk 60 menit = 100 x 60 = Rp 6.000

Biaya dasar perjalanan = Rp 1.000

Total = Rp 28.000

Memilih transportasi tentunya gak cuma yang nyaman, tapi juga ramah di kantong. Nah, dari perbandingan harga di atas, paling gak kamu bisa dapat gambaran kira-kira tarif ojek online manakah yang paling murah buatmu.

Buat yang tertarik cari penghasilan tambahan jadi supir ojek online, bisa bandingin juga ya. [Baca: Gini Cara Daftar Ojek Online Buat Nambah Penghasilan]

Tapi jangan cuma berpatokan sama tarif resmi aja ya, soalnya Go-Jek, Grab, dan Uber seringkali ngasih promo atau potongan harga di waktu-waktu tertentu. Go-Jek dan Grab bahkan punya program reward point yang bisa ditukerin dengan berbagai hadiah menarik.

Sebagai konsumen, intinya kamu harus cerdas dan jeli dalam manfaatin layanan transportasi online demi kesehatan dompet. Jadi, kamu lebih sering pakai yang mana nih?

Tifanny
Tifanny

Menjadi Public Relation Officer adalah cita-cita saya beberapa tahun lalu. Ternyata pasion saya yang sebenarnya adalah menjadi penulis profesional. Keuangan adalah hal yang selama ini sering saya abaikan. Kini saya sadar bahwa keuangan memegang peran penting dalam kehidupan semua orang. Dan hal itulah yang ingin saya bagikan ke semua orang.