Digilai Sosialita dan Artis Indonesia, Ini 4 Sebab Tas Hermes Bisa Mahal Banget

3 menit
Tas Hermes (Shutterstock).
Tas Hermes (Shutterstock).

Tas Hermes begitu lekat dengan citra gaya hidup mewah dan glamor. Gak heran kalau tas ini sangat populer di kalangan atas, termasuk para pesohor. Apalagi di Indonesia ini sering banget kita lihat para seleb atau sosialita yang menenteng tas ini pada momen spesial.

Karena dikesankan eksklusif alias cuma orang-orang tertentu yang bisa memilikinya, gak heran kalau tas ini punya harga yang bukan main mahalnya. Banyak orang yang bertanya-tanya kenapa tas Hermes bisa dihargai begitu tinggi? Emangnya apa yang spesial dari tas ini?

Asal tahu aja nih, mahalnya tas Hermes itu bisa tembus hingga puluhan ribu dolar lho alias ratusan juta rupiah. Bahkan, tas Himalaya Birkin menjadi tas paling mahal di dunia karena terjual dengan harga US$ 500 ribu atau sekitar Rp 7 miliar.

Saking mahalnya, beberapa orang malah menjadikan tas mewah ini sebagai pilihan investasi lho ketimbang saham atau emas. Nah, balik lagi ke pertanyaan awal, kenapa tas itu bisa sangat fantastis harganya? Berikut ini ulasannya.

1. Tas Hermes menggunakan material dari kulit asli dari kulit anak sapi, burung unta, pari, hingga alligator

Tas Hermes
Pembuatan tas (Shutterstock).

Tas Birkin buatan Hermes merupakan salah satu tas yang paling populer dan memiliki harga yang mahal. Jean-Louis Dumas yang merupakan pemimpin Hermes Group berperan dalam kemunculan tas Birkin ini.

Ide pembuatan tas Birkin tersebut muncul saat Dumas mendengar keluhan dari seorang aktris asal Inggris, Jane Birkin. Ia mengeluhkan gak adanya tas serbaguna yang cocok dengan dirinya. Dari situlah, Dumas terpikir merancang tas serbaguna dan lahirlah tas Birkin yang diambil dari nama aktris tersebut.

Berbeda dari tas pada umumnya, tas Hermes yang satu ini dirancang dengan desain yang sophisticated dan memiliki kesan modis. Ditambah lagi tas ini sangat fungsional dan menggunakan material berkualitas yang berbahan dasar kulit asli dari kulit anak sapi, burung unta, pari hingga aligator. Bahkan, pembuatan setiap tas dilakukan seluruhnya dengan tangan.

2. Populer pada tahun 1990-an dan menjadi simbol tertinggi di dunia mode

Tas Hermes
Hermes merupakan salah satu tas paling populer di dunia (Shutterstock).

Saat awal peluncurannya, tas Hermes belum langsung populer seperti sekarang. Tas Birkin yang dibuat pada tahun 1984 barulah populer pada pertengahan tahun 1990-an. Momen populernya Hermes saat itu dikenal dengan sebutan “It-bag era”.

It-bag era merupakan era yang mana tas-tas ikonik didefinisikan sebagai simbol status yang trendi. Sejak era itulah tas Hermes mulai terkenal dan mendapat tempat spesial sebagai salah satu simbol tertinggi di dunia mode.

3. Peredarannya terbatas sekalipun permintaan akan tas Hermes tinggi

Tas Hermes
Peredaran tas (Shutterstock).

Dalam ekonomi, ada hukum supply & demand yang memengaruhi harga produk atau jasa. Ini pun berlaku juga dalam penjualan tas Hermes. Ketersediaan tas buatan tangan ini di pasaran sangat terbatas. Buat tas Birkin aja, peredarannya sekitar 200 ribu tas di seluruh dunia.

Hal tersebut yang kemudian mendorong naiknya harga jual tas Hermes. Ketersediaan terbatas, tapi permintaannya tinggi. Buat memiliki tas ini saat ini, pembeli harus membuat pemesanan terlebih dahulu.

Menunggu kehadiran tas ini sangat lama hingga bertahun-tahun, kecuali si pembeli adalah pelanggan yang loyal. Bahkan, bisa aja mereka menolak pesanan. Inilah sebabnya kenapa tas itu bisa sampai dilelang dan dilepas dengan harga tinggi sekalipun itu tas bekas.

4. Citranya yang eksklusif membuat tas Hermes populer digunakan para orang tajir dan pesohor dunia

Tas Hermes
Victoria Beckham kerap menggunakan tas mewah (Shutterstock).

Penggunaan material kulit berkualitas tinggi, statusnya di dunia mode, hingga ketersediaannya yang terbatas membuat citra tas Hermes terkesan eksklusif. Citra inilah yang menjadi daya tarik tas ini di kalangan atas.

Wajar aja kalau banyak orang tajir dari banyak negara, termasuk Indonesia yang berminat membeli tas ini. Bahkan, para pesohor dunia gak mau ketinggalan. Misalnya aja Victoria Beckham yang diketahui mengoleksi lebih dari 100 tas. Kemudian ada sosialita dan pengusaha asal Singapura Jamie Chua yang punya lebih dari 200 tas.

Di Indonesia cukup banyak para selebritis yang memakai tas ini, mulai dari Shandy Aulia, Sarwendah, Maia Estianty, Nagita Slavina, Jessica Iskandar, hingga Syahrini. Dengan popularitas yang makin meningkat, masuk di akal kalau tas ini makin menjadi-jadi mahalnya.

Nah, itulah sebab-sebab kenapa tas Hermes bisa populer seperti sekarang dan pastinya mahal banget. Kalau kamu punya uang, boleh tuh beli tas ini sebagai investasi. 

Soalnya layaknya portofolio investasi lainnya, harga tas ini ke depan bisa melambung tinggi lho karena jumlahnya yang terbatas. Jadi, gimana? Berminat gak buat memilikinya? (Editor: Winda Destiana Putri).

Boby
Boby

Lama bergelut dengan ensiklopedia. Kini fokus dengan urusan finansial. Di mana pun berada selalu berusaha sajikan karya yang terbaik. Semoga bermanfaat!