Hadirkan 3 Bos Unicorn di Jakarta, Tech in Asia Conference Bertujuan Tingkatkan Inovasi Teknologi

4 menit
Hadirkan 3 Bos Unicorn di Jakarta, Tech in Asia Conference Bertujuan Tingkatkan Inovasi Teknologi
Tech in Asia, salah satu platform teknologi terbesar di Asia, memilih Jakarta untuk menjadi tuan rumah Tech in Asia Conference.

Peran Indonesia pada ranah teknologi Asia semakin meningkat. Setelah sebelumnya berada dalam bayang-bayang negara tetangga Singapura, kini Indonesia makin mengukuhkan diri sebagai salah satu pusat perkembangan teknologi dalam beberapa tahun terakhir. 

Ketahanan ekonomi dan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) yang kuat menjadikan Indonesia sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi terbesar ketiga di antara negara-negara G20.

Hal ini pun mampu memikat para investor dan pebisnis untuk mendirikan usaha di Indonesia. Menurut Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), pertumbuhan startup Indonesia diperkirakan akan meningkat sebanyak tiga puluh persen di 2019. 

Indonesia juga telah memiliki beberapa unicorn, startup yang memiliki valuasi 1 miliar dollar AS atau setara Rp14 triliun) atau lebih. Bahkan, Indonesia diprediksi bakal memiliki unicorn kelima pada akhir tahun ini, mengikuti jejak Gojek, Traveloka, Bukalapak, dan Tokopedia. 

Tech in Asia Berlangsung di Jakarta

Tech in Asia Conference
Tech in Asia Conference berlangsung selama dua hari (Pramdia Arhando/MoneySmart Indonesia).

Tech In Asia, salah satu platform komunitas teknologi terbesar di Asia, memilih Jakarta untuk menjadi tuan rumah conference. Konferensi ini merupakan konsolidasi dari beberapa konferensi lokal Tech in Asia sebelumnya yang dalam tujuh tahun terakhir diadakan di beberapa kota seperti Tokyo, Singapura, dan Jakarta. Sebagai ibu kota negara, Jakarta merupakan rumah bagi sebagian besar startup dan perusahaan teknologi di Indonesia. 

Willis Wee, Founder Tech in Asia mengatakan, Jakarta punya kedudukan strategis bagi perusahaan. Hal itu untuk melakukan ekspansi ke berbagai pulau maupun daerah, berkat infrastruktur yang kuat bagi perusahaan untuk dapat berhasil dalam industri. 

Menurutnya, Indonesia telah berkembang menjadi negara yang mengedepankan teknologi digital, Hal ini tentu saja cocok bagi para pelaku bisnis berbasis teknologi untuk tumbuh dan berkembang. 

“Indonesia merupakan pasar penting bagi startup yang ingin menembus pasar regional, mengingat banyak peluang besar yang tersedia. Sebagai bentuk dukungan untuk mengembangkan ekosistem startup di Asia, kami berusaha menjadi penghubung yang membantu pengusaha digital dalam membangun bisnis di Asia,” ucap Willis Wee di Jakarta.

Konferensi Menargetkan Ribuan Pengunjung

Tech in Asia Conference
Pengunjung di acara Tech in Asia Conference (Pramdia Arhando/MoneySmart Indonesia).

Sementara itu, Putra Setia Utama, Chief Operation Officer Tech in Asia Indonesia mengatakan, peyengelangaraan Tech In Asia Conference tahun ini menargetkan 5.000 pengunjung. Juga menghadirkan 150 pembicara yang berasal dari industri teknologi baik skala nasional maupun internasional. 

Adapun peserta dari acara ini hadir dari berbagai kalangan mulai dari penggiat teknologi, startup, korporasi, investor, media, komunitas, dan professional.

Berlokasi di Jakarta Convention Center, Tech in Asia Conference akan digelar pada 8 dan 9 Oktober 2019. Serta diprediksi bakal menarik perhatian sekitar 6.000 pengunjung dari berbagai kalangan. Pengunjung yang ditargetkan seperti investor, para eksekutif, media lokal maupun internasional, dan komunitas teknologi. 

Hadirkan 3 Bos Startup Unicorn

Aplikasi Tokopedia (Shutterstock).

Dalam konferensi yang akan berlangsung selama dua hari, pembicara dari perusahaan maupun startup teknologi terkemuka akan berbagi wawasan. Tentu bagaimana membawa inovasi teknologi ke tingkat selanjutnya. 

Beberapa pembicara yang akan hadir diantaranya, Joint Head, Investment Group, Temasek International Rohit Sipahimalani, Managing Director PT Google Indonesia Randy Jusuf, CEO OVO Jason Thompson, Founder dan CEO Tokopedia William Tanuwijaya, serta CEO Bukalapak Achmad Zaky.

Dengan lebih dari 50 sesi, Tech In Asia Conference akan menghadirkan 4 content stage, yang terdiri dari 1 Main Stage dan 3 Expert Stage. 

Main Stage akan diisi oleh para pembicara yang ahli dalam bidang masing-masing. Serta membahas mengenai apa saja yang menjadi tantangan bagi industri teknologi di masa mendatang. Sementara itu Expert Stage akan membahas mengenai berbagai macam solusi bisnis terbaik saat ini. 

Tech in Asia Conference Hadirkan Topik-Topik Menarik

Tech in Asia Conference
Pengunjung di Tech in Asia Conference (Pramdia Arhando/MoneySmart Indonesia).

Tech In Asia Conference akan mencakup beberapa topik-topik mulai dari Marketing dan Branding, Growth & Expansion, Sales & Revenue, Product & Tech, People & Talent, Into Asia Market, Financial & Fund Management, Creativity in Tech, Research & Analytics, dan Legality & Regulation. 

Selain berkesempatan untuk mendapatkan wawasan, serta memperluas jaringan dengan para pemangku kepentingan dalam ekosistem teknologi di Asia, para pengunjung juga dapat mengikuti berbagai segmen lain, seperti:

  1. Startup Factory: Lebih dari 100 startup regional akan menampilkan produk mereka dalam pameran inovatif. 
  2. Startup-Investor Speed Dating: Startup dan investor mendapatkan kesempatan untuk bertemu, melakukan pitching langsung, dan mengkaji kemungkinan untuk bekerja sama. 
  3. Arena Pitch Battle: Startup terpilih akan melontarkan ide masing-masing di depan para pengunjung, investor, dan pihak-pihak terkait, untuk memenangkan hadiah menarik. 
  4. Roundtable: Para pengunjung dapat berinteraksi lebih dekat dengan para tokoh industri.

Jumlah peserta pada setiap sesi dibatasi untuk membuat diskusi jadi lebih fokus. 

“Tech In Asia Conference diharapkan bisa menjadi katalis yang dapat memfasilitasi para penggiat startup dan teknologi. Hal itu berguna untuk tumbuh dan meningkatkan bisnis di Indonesia dan Asia,” pungkas Wee. (Editor: Winda Destiana Putri).

Pramdia Arhando
Pramdia Arhando

Atlet renang yang gagal, tapi pernah jadi juara. Kini masuk dunia jurnalistik dan finansial. Semua tulisan di sini dari fakta dan kisah nyata.