Hati-hati! 6 Teknik Promosi di Medsos Ini Justru Bikin Dagangan Gak Laku

4 menit
Hati-hati! 6 Teknik Promosi di Medsos Ini Justru Bikin Dagangan Gak Laku, (Ilustrasi/Shutterstock).

Memperjualkan dagangan di media sosial membutuhkan teknik promosi yang benar. Kalau salah, bukannya laku malah gak ada yang beli jadi mesti diperhatikan banget nih bagi kamu yang gemar promosi dagangan lewat media sosial!

Media sosial seperti Twitter, Instagram, Facebook memang wadah tepat buat memperkenalkan bisnis kamu. Selain karena jumlah penggunanya yang membludak, biaya promosi di sana juga terbilang murah. 

Tak terbatas oleh waktu dan uang, kamu bisa menyebarluaskan dagangan mu dengan hanya bermodal jempol. 

Tapi meskipun terbilang mudah, banyak juga yang sering melakukan kesalahan. Niatnya mau berjualan, tapi malah membuat para pengikut atau follower menghindar jauh. 

Biar gak kejadian seperti itu, kita mau kasih tahu berikut ini adalah teknik promosi yang salah atau bisa dibilang kurang efektif buat memperkenalkan produk mu. 

Baca juga: Pengin Sukses dalam Berbisnis? Ini Langkah yang Efektif Menghadapi Persaingan

1. Gak lakukan riset dulu 

teknik promosi
Gak melakukan riset salah satu cara yang salah dalam melakukan promosi, (Ilustrasi/Shutterstock).

Banyak pebisnis-pebisnis kecil terjun ke media sosial karena mengikuti tren belaka. Cuma bermodal yakin bahwa di media sosial mampu mengeruk banyak perhatian warganet sekaligus sebagai sarana perkenalan produk yang paling efektif. Tapi, kerap sekali mereka melewatkan tahapan-tahapan penting sebelum menuju teknik promosi yang lebih advance lagi, yaitu riset. 

Main asal bikin, posting, tapi gak punya data mengenai sasaran pembeli dan waktu yang tepat untuk mempromosikan sama saja bohong. Kalau begitu caranya butuh waktu lama supaya dagangan pebisnis itu laku.

Baca juga: Bakal Raup Omzet Miliaran, Crazy Rich HM Fitno Bisnis Hewan Kurban

2. Bikin konten menyesatkan 

teknik promosi
Jangan pernah bikin konten menyesatkan demi melakukan promosi dagangan mu, (Ilustrasi/Shutterstock).

Ada beberapa pebisnis yang mengambil jalan pintas buat meraup keuntungan dengan teknik promosi yang kotor, misalnya dengan memberikan keterangan bohong. Entah itu bohong dari segi gambar produk atau caption yang ditulis, dengan maksud menarik lebih banyak follower

Misalnya, kamu mengunggah foto produk mu tapi yang udah diedit berdampingan dengan sosok artis ternama, jadi seolah-olah artis ini telah membeli produk mu, padahal tidak. 

Ingat mungkin cara ini efektif buat menarik calon pembeli, tapi kalau sampai kebohongan ini terungkap, reputasi daganganmu bakal buruk. Daripada mengambil jalan pintas yang tidak baik mending bersabar dan jujur demi keberlangsungan bisnis yang bertahan lama. 

Baca juga: 6 Cara Memulai Bisnis Tanpa Modal Dari Investor, Usaha Bisa Makin Cuan Lho!

3. Spam

teknik promosi
Jangan sekali-sekali bikin spam di media sosial saat promosi dagangan, (Ilustrasi/Shutterstock).

Spam kalau di bahasa gaulkan sama saja dengan nyampah. Mempromosikan dagangan di media sosial dengan intensitas lebih memang membantu banget untuk memperkenalkan bisnis mu ke banyak orang. Tapi, kalau dilakukan dengan cara-cara yang salah bisa dianggap mengganggu oleh sebagian warganet. 

Cobalah untuk menghindari cara promosi dengan memposting produk yang sama berulang-ulang. 

4. Promosi setiap saat 

teknik promosi
Jangan pernah promosi setiap saat ya, mulai dari pagi hingga malam yang ada bakal bosen nih pelanggan, (Ilustrasi/Shutterstock).

Hampir sama seperti spam, sebagai pemilik akun bisnis tentu kamu bakal mempromosikannya melalui akun pribadi kamu. Meskipun promosi di medsos ini bebas biaya dan bisa dilakukan kapan saja, bukan berarti kamu bisa promo setiap saat.

Misalkan pagi promosi, siang, sore, malam promosi, tapi materinya sama semua yang kayak gini mesti kamu hindarkan. Kalau keseringan gitu bukannya menjaring banyak pengikut, yang ada teman-temanmu bakalan illfeel

5. Teknik promosi dengan menjelek-jelekkan produk lain 

teknik promosi
Jangan pernah menjelek-jelekkan produk lain ya, (Ilustrasi/Shutterstock).

Membanding-bandingkan produk sendiri dengan produk lain memang salah satu teknik promosi yang ampuh buat menarik banyak follower di media sosial. Apalagi kalau produk kamu ternyata lebih baik dari brand lainnya. 

Tapi ternyata tindakan ini dinilai di kalangan pebisnis media sosial sebagai tindakan yang gak profesional. Cara seperti ini dinilai bisa memunculkan iklim persaingan yang gak sehat, kasihan juga brand lainnya. 

6. Meniru cara promosi brand lain 

teknik promosi
Poin ini juga sangat dianjurkan nih saat melakukan promosi, jangan sampai kejadian deh, (Ilustrasi/Shutterstock).

Inspirasi dalam berbisnis bisa datang dari siapa saja, termasuk dari pebisnis yang sudah sukses. Sampai-sampai, kamu menyontohkan teknik promosi mereka biar dagangan laris manis. 

Nah, ini yang kadang salah, masing-masing bisnis memiliki strateginya sendiri. Semua strategi itu gak bisa diterapkan di semua bisnis, artinya ada yang berhasil ada juga gak.

Kalau misalnya bisnis kamu masih awal banget, tapi mencoba strategi pebisnis sukses, ya gak bakalan bisa secara instan kayak mereka. Yang ada nanti malah uang kamu habis ngikutin gaya promosi mereka. 

Itulah tadi enam kesalahan teknik promosi di media sosial yang sering dilakukan oleh pebisnis pemula. Intinya adalah perkenalkanlah produkmu secara jujur dan detail tanpa harus menggebu-gebu, perlahan tapi pasti! Dan yang gak kalah penting, selalu layani calon pembeli dengan ramah dan respons yang cepat. Kalau kelamaan malas juga mereka nunggunya. (Editor: Mahardian Prawira Bhisma)

Okky Budi
Okky Budi

Penggemar Tsubasa yang jadi sarjana sosial. Kini secara sengaja masuk ke dunia finansial. Semoga bisa memberikan tulisan yang bermanfaat buat pembaca.