Teknologi Digital Bakal Jadi Motor Bank, Ini Kata OJK

2 menit
Teknologi Digital Bank (Shutterstock)
Teknologi Digital Bank (Shutterstock)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau perbankan nasional memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan sistem perbankannya agar menjadi perbankan digital.

Sebab, ditengah masifnya digitalisasi saat ini, inovasi perbankan makin digemari masyarakat. Sebab saat ini inovasi digital telah menjadi solusi ditengah kesenjangan layanan keuangan anatara perkotaan dan perdesaan.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, transformasi oleh perbankan memanfaatkan sistem digital akan mengubah proses bisnis hingga proses decision making perbankan dan lembaga jasa keuangan lainnya.

“Meskipun kehadiran inovasi ini bersinggungan dengan tatanan yang telah ada sebelumnya,” kata Wimboh di Jakarta.

Selain itu, Wimboh mengatakan, inovasi teknologi digital juga bisa membantu pemerintah dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia. Karena manfaat produk dan layanan keuangan dapat dinikmati hingga kepada masyarakat yang sebelumnya tidak memiliki akses ke layanan keuangan formal.

Menurutnya, para pelaku perbankan nasional masih dalam posisi zona nyaman, dan belum memanfaatkan momentum yang ada. Padahal masih terdapat potensi yang perlu digali lebih dalam.

Jika tak cepat beradaptasi dengan perkembangan yang ada, bukan tidak mungkin perbankan mengalami disrupsi dan ditinggal oleh nasabah nya.

“Singapura dan Hong Kong sudah banyak yang memberi izin digibank karena banyak costumer di luar negara, sedangkan penduduknya sedikit,” papar Wimboh.

Di Indonesia Baru 2 Digital Banking

Sementara itu, Kepala Departemen Penelitian dan Pengaturan Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Antonius Hari menyebutkan setidaknya sudah ada 80 bank yang mencoba melakukan pelayanan digital banking untuk para nasabahnya.

Dari 80 bank yang ada baru ada dua bank yang sudah benar-benar menerapkan layanan digital banking ini di Indonesia. 

Kedua bank tersebut adalah PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) melalui aplikasi digital Jenius dan PT Bank DBS Indonesia (DBS Indonesia) melalui aplikasi Digibank.

Layanan digital bank ini mengacu agar nasabah tidak perlu lagi datang ke kantor cabang bank untuk melakukan transaksi perbankan. Bahkan untuk membuat akun bank, calon nasabah pun bisa melakukannya lewat ponsel masing-masing.

Untuk meningkatkan layanan perbankan, OJK sebelumnya telah menerbitkan Peraturan OJK Nomor 12/POJK.03/2018 tentang penyelenggaraan layanan perbankan digital oleh bank umum pada 8 Agutstus 2018 lalu.

Editor: Ayyi Achmad Hidayah

Pramdia Arhando
Pramdia Arhando

Atlet renang yang gagal, tapi pernah jadi juara. Kini masuk dunia jurnalistik dan finansial. Semua tulisan di sini dari fakta dan kisah nyata.