Tidur Cukup Bikin Kamu Lebih Hemat Lho, Ini 4 Alasannya

3 menit
Tidur cukup finansial sehat (Shutterstock)

Tidur cukup selain baik untuk kesehatan tubuh juga bisa melindungi kesehatan finansial. Apa hubungannya ya?

Situs Wisebread telah merangkum hasil riset dari The American Academy of Sleep Medicine (AASM). Lewat riset tersebut, seorang dewasa (usia 18 hingga 60 tahun) dianjurkan tidur selama tujuh jam dalam sehari.

Akan tetapi, sepertiga dari populasi warga Amerika Serikat malah dikabarkan tidur di bawah tujuh jam. Kondisi itu ternyata bisa berdampak buruk bagi kesehatan keuangan mereka.

Kira-kira, apa ya korelasi tidur cukup sama keuangan sehat? Yuk cari tahu lebih lanjut di bawah sini:

1. Tidur cukup pasti gak gampang sakit

Tidur cukup bikin gak gampang sakit
Tidur cukup bikin gak gampang sakit

Baiklah, ini adalah yang paling masuk akal dari yang lain. Mereka yang istirahatnya cukup tentu lebih sehat daripada yang begadang terus.

Ketika kita jatuh sakit, otomatis akan ada biaya berobat yang harus kita keluarkan. Walau kita punya asuransi kesehatan, belum tentu asuransi kesehatan kita mengcover penyakit-penyakit yang kita derita bukan? Bisa jadi kita malah tombok.

Selain itu, ketika kita sakit kita juga gak bakal maksimal dalam mencari rezeki. Itu sebabnya, usahakan deh bisa tidur cukup, biar badan juga tetap fit.

Baca juga: Pengin Wujudkan Tujuan Keuangan di Usia 30 Tahun? Begini Tips-tipsnya

2. Mereka yang tidur cukup bisa mengambil keputusan dengan baik

Tidur cukup mengambil keputusan dengan baik
Tidur cukup mengambil keputusan dengan baik

Apa hubungannya istirahat cukup dengan mengambil keputusan? Jelas ada dong!

Sekarang apa yang bakal kamu rasakan ketika kamu gak bisa tidur cukup selama satu hari? Ngantuk, lelah, atau emosian?

Dalam kondisi seperti itu, apa mungkin buatmu bisa lebih bijak dalam mengambil keputusan? Yang ada, perhitunganmu berpotensi meleset.

Apa kabarnya jika saat itu kamu harus membuat keputusan yang berkaitan dengan urusan finansial? Kalau sampai salah, kamu bisa rugi lho!

Mereka yang selalu cukup dalam istirahat memang punya energi yang lebih besar. Otomatis, mereka bisa melakukan pertimbangan yang matang sebelum bertindak. Selain itu, produktivitas pun makin tinggi jika badan cukup beristirahat.

Baca juga: Pantes Susah Kaya! Ini 4 Biang Kerok yang Jadi Kendala Mengatur Keuangan

3. Godaan ngemil atau ngopi jadi berkurang

Tidur cukup gak tergoda ngemil
Tidur cukup gak tergoda ngemil

Mereka yang tidur cuma tiga atau empat jam sehari, tentu punya mood yang rawan berantakan. Karena itu, untuk menjaga mood tetap baik, mereka bakal sering ngemil atau ngopi.

Beberapa dari mereka juga tentu merasa cepat lapar ketika di kantor. Kalau cuma kopi-kopi di kantor yang diseduh sendiri mungkin gak masalah. Tapi kalau ngopinya harus keluar kantor yang tentu bisa mengganggu keuangan.

Dan untuk urusan ngemil, makanan kudapan biasanya harus dibeli di sela waktu ngantor. Coba deh kalau setiap hari jajan Rp 10 ribu, dalam seminggu mungkin sudah Rp 50 ribu melayang hanya karena camilan.

4. Bisa terhindari kecelakaan di jalan raya

Tidur cukup bisa terhindari kecelakaan
Tidur cukup bisa terhindari kecelakaan

Mereka yang berkendara setiap hari tentu harus tidur cukup. Karena itulah yang bisa menyelamatkannya di jalan raya.

Jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas periode Januari-Mei tahun 2017 sebanyak 2.230 kasus. Sementara, Januari-Mei 2018 berjumlah 2.387 kasus. Mengalami peningkatan tujuh persen.

Dan, sekadar diketahui, penyebab kecelakaan disebabkan pengendaranya ngantuk!

Ketika kamu mengalami kecelakaan, bukan cuma rugi fisik doang tentunya. Ada kerugian finansial juga yang bakal kamu alami.

Ongkos perbaikan kendaraan tentunya gak murah. Apalagi, kalau kecelakaannya parah. Apa kabar jika mereka gak punya asuransi?

Itulah empat bukti bahwa tidur cukup memang baik untuk kesehatan finansial. Gak sedikit juga kok miliuner yang jam tidurnya memang tujuh jam.

So, apakah kamu semalam tidur nyenyak? Atau malah begadang? (Editor: Chaerunnisa)

Aulia Akbar
Aulia Akbar

Sebagai mantan jurnalis dan praktisi humas, saya memutuskan untuk menekuni beladiri paling ekstrim di dunia. Di kesempatan yang sama, izinkanlah saya untuk berbagi tips keuangan dan cerita inspiratif buat Anda.