7 Tips Sukses Membangun Bisnis yang Awet Bersama Teman

3 menit

Membangun bisnis bersama teman memang bisa meringankan permodalan. Tapi sering juga bisnis yang dijalani tiba-tiba hancur karena adanya ketidakcocokan. Alih-alih berkembang, bisnis yang dirintis bersama pun gagal di tengah jalan.

Nah, buat yang pengin bisnisnya awet dan terhindar dari cekcok sesama teman, berikut ini beberapa tips yang perlu dipraktikkan. Yuk simak aja.

1. Bersikap profesional

membangun bisnis
Dua kawan Evan Siegel dan Bobby Murphy berhasil mendirikan Snapchat (mashable)

Prinsip “teman adalah teman dan bisnis adalah bisnis” memang harus diterapkan saat membangun bisnis bersama teman.

Artinya, jangan karena kerja bareng teman, bisnis yang kamu lakoni bisa seenaknya dijalankan. Bersikaplah profesional agar bisnis yang dirintis bisa langgeng.

[Baca: Mau Bisnis Sukses? Ini Tips ‘Memata-matai’ Usaha Pesaing]

2. Saling percaya

Menjaga kepercayaan masing-masing saat membangun bisnis bersama teman adalah salah satu hal penting. Rasa saling percaya satu sama lain akan membuat usaha yang dilakoni terhindar dari konflik.

Membangun kepercayaan bersama kolega bisnis bisa dimulai dari sikap saling terbuka. Misalnya soal pengeluaran dan pemasukan. Coba usahakan untuk transparan. Sekecil apapun uang masuk dan keluar haruslah dicatat dan diketahui bersama.

Bicarakan pada kolega bahwa semua pengeluaran diperuntukkan buat kegiatan yang menunjang perkembangan bisnis. Kalau udah sama-sama saling percaya, yakin deh gak bakal ada pertengkaran saat menjalani bisnis bersama.

3. Berlaku adil

Berbuat adil memang harus dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Termasuk saat membangun bisnis bersama teman.

Gak mau dong usaha yang dibangun bersama hancur seketika gara-gara teman kamu merasa pembagian tugas kerja atau profit bulanan dianggap gak adil.

Tapi adil di sini adalah ketika seseorang mendapat hak yang sesuai dengan kemampuan dan kontribusinya ya. Kalau misalkan kamu ngasih modal 80 persen dan temanmu cuma 20 persen, bukan berarti keuntungannya harus dibagi rata.

4. Untung rugi ditanggung bersama

Saat penjualan sedang bagus, maka keuntungan dibagi bersama. Begitu juga saat mengalami kerugian, risiko juga ditanggung bareng.

Keuntungan dan kerugian harus sama-sama dirasakan saat menjalani bisnis bareng. Jangan sampai ketika menanggung kerugian, satu dari kita gak mau terima. Makanya perlu komitmen dari awal saat membangun bisnis bareng.

5. Bagi-bagi tugas

membangun bisnis
Lakukan tugas sesuai dengan kemampuan biar bisnis yang dijalani makin ringan (classroomedition)

Saat membangun bisnis bareng, masing-masing harus saling mengetahui kemampuan. Ini akan memudahkan untuk membagi tugas saat menjalankan bisnis.

Misalnya kamu merasa ahli di bidang keuangan, manajemen, dan administrasi. Maka kamu bisa bertanggung jawab untuk hal itu.

Sementara teman kamu merasa ahli di pemasaran, maka gak ada salahnya untuk memberdayakan potensi tersebut.

Kalau udah sama-sama tahu kemampuan dan punya tugas masing-masing, maka bisnis yang dijalani bersama akan terasa ringan.

[Baca: 5 Pengusaha UKM Ini Sukses Memulai Bisnis dari Nol, Inspiratif!]

6. Disiplin

Agar bisnis yang kamu jalankan bisa berkembang tanpa harus cekcok di tengah jalan, sebaiknya kamu menerapkan sikap disiplin dalam kerja.

Disiplin merupakan salah satu kunci kesuksesan dalam berbisnis. Kalau kamu bisa disiplin soal waktu kerja misalnya, maka kamu akan sama-sama dihargai oleh kolega bisnis kamu.

7. Komitmen

membangun bisnis
Sepakati komitmen kamu di atas kertas ya (instablogs)

Poin pamungkas agar bisnis yang dijalani bareng teman terhindar dari pertengkaran, maka dibutuhkan komitmen yang disepakati bersama. Seperti yang udah disebutkan pada poin-poin sebelumnya, komitmen ini harus dilakukan saat bisnis sedang berjalan.

Untuk mengikatnya, komitmen harus disepakati kedua pihak. Kamu bisa ajak partner bisnismu untuk menandatangani surat perjanjian soal poin-poin komitmen tadi. Ini untuk mengikat secara hukum jika di tengah jalan terjadi persoalan.

Emang sih, namanya bisnis yang dilakoni bareng teman pasti ada kelebihan dan kekurangannya. Di luaran sana banyak perusahaan besar yang sukses dibangun atas kerja sama pertemanan.

Sebaliknya, banyak juga bisnis bareng teman yang hancur gara-gara gak punya komitmen yang disepakati bersama. Maka baiknya, poin-poin di atas bisa kamu lakukan agar rencana bisnis bareng teman kamu bisa berkembang tanpa harus ada perselisihan.

[Baca: Kalau Udah Paham Sama 4 Hal Ini, Pasti Udah Siap Berbisnis]

MoneySmart
MoneySmart

MoneySmart adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.