Banner ImageBanner Image

Gak Perlu Stres Mom, Ini 4 Cara Mengatur Keuangan Usai Si Kecil Lahir

3 menit

Mengatur keuangan saat baru memiliki buah hati bukan hanya soal menambah jumlah jatah makanan atau belanja pakaian. Lebih dari itu, pengeluaran rumah tangga bisa berubah total jika si kecil lahir tanpa persiapan finansial.  

Orangtua perlu tahu bagaimana mengatur keuangan secara tepat agar uang tak melayang tanpa jejak. Maklum, kebutuhan si kecil gak sedikit jumlahnya. Belum lagi, gak jarang orangtua tanpa sadar ingin beli berbagai macam barang buat buah hati hanya karena tampilannya yang menggemaskan. Nominalnya mungkin gak seberapa, tapi jika tak dikontrol, keuangan rumah tangga bisa berantakan juga.

Sebelum menyesal, yuk atur keuangan keluarga dengan baik demi kebahagiaan keluarga dan masa depan buah hati.

Terapkan anggaran keuangan

Sudah menerapkan anggaran atau metode pengaturan keuangan sebelum si kecil lahir? Jika sudah, kamu berada di jalur yang benar. Tugas selanjutnya adalah menyesuaikan anggaran dengan pengeluaran tambahan terkait kebutuhan si kecil. Coba hitung-hitung lagi untuk mengetahui apakah perlu mencari tambahan penghasilan atau tidak.

Buat kamu yang belum mengatur keuangan secara terencana tiap bulannya, kamu bisa mencoba pengaturan keuangan menggunakan metode 50/30/20. Metode ini membagi penghasilan ke dalam tiga pos keuangan, yaitu:

– 50 persen untuk kebutuhan harian, mulai dari bayar cicilan utang, listrik, hingga popok anak

– 30 persen untuk tabungan dan investasi

– 20 persen untuk dana hiburan

Sesuaikan porsi pos keuangan sesuai kebutuhan dan gaya hidup keluarga. Kuncinya, jangan melanggar anggaran yang telah ditetapkan.

Tentukan prioritas keuangan keluarga

Orangtua pasti ingin memberikan yang terbaik buat anaknya. Misalnya, mereka akan mengalokasikan sebagian besar penghasilan untuk tabungan anak, dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Hal ini wajar sekali, tapi belum tentu bijak dilakukan.

Sebelum terburu-buru berfokus pada tabungan anak, orangtua juga perlu memperhatikan prioritas keuangan yang diperlukan. Salah satunya adalah tabungan dana pensiun. Pastikan, alokasi dana pensiun tidak terabaikan.

Selain itu, sebaiknya utamakan melunasi utang terlebih dulu sebelum memiliki tujuan keuangan lainnya.

Berhemat dan hidup sederhana

Selain pengeluaran, pemasukan rumah tangga juga bisa berubah usai memiliki anak. Gak sedikit ibu bekerja yang mengambil cuti tanpa tanggungan atau sampai mengundurkan diri dari pekerjaan. Hal ini tentu memangkas pemasukan keluarga.

Saat pengeluaran menjadi lebih besar dari biasanya dan pemasukan justru lebih sedikit, gak ada cara lain yang bisa dilakukan selain hidup secara hemat dan sederhana. Pangkas semua pengeluaran yang tidak terlalu penting.

Siapkan dana tak terduga

Tak seperti orang dewasa, perkembangan bayi terjadi begitu cepat. Baju yang dikenakan saat ini bisa tak terpakai hanya dalam hitungan bulan. Oleh sebab itu, orangtua perlu menyiasati pengeluaran dengan melihat perubahan kebutuhan bayi dari tahun ke tahun. Misalnya, dengan tidak membeli terlalu banyak pakaian bayi karena tak bisa digunakan untuk waktu yang lama.

Di sisi lain, bersiaplah jika keuangan rumah tangga dirasa belum mencukupi kebutuhan. Jika hal tersebut sudah terlihat dari anggaran yang kamu buat, siapkan diri dengan mencari penghasilan tambahan atau menganalisis pengeluaran yang bisa dipangkas.

Selain itu, kamu juga bisa memanfaatkan instrumen investasi untuk menjaga kondisi keuangan keluarga tetap stabil. Dibandingkan dengan tabungan, investasi memberi peluang penambahan nilai uang yang lebih tinggi.

Buat kamu yang cenderung menghindari risiko, kamu bisa mulai mencoba investasi jangka pendek menggunakan deposito dan Saving Bond Ritel (SBR). Jika kamu memilih berinvestasi jangka panjang, bisa melalui reksadana, dan instrumen obligasi pemerintah atau surat utang negara.

Jika kamu udah mengatur keuangan dengan disiplin, hidup berhemat, apalagi punya sumber penghasilan tambahan, maka gak perlu ada yang dikhawatirkan lagi. Kalaupun belum, gak ada kata terlambat untuk memulainya sekarang. Gak perlu panik apalagi sampai stres agar keluarga dan buah hati pun tetap happy!

Ulfa Sekar
Ulfa Sekar

Pernah menjadi anak IT dan bercita-cita menjadi seorang programmer. Lalu berakhir menjadi seorang penulis dan menikmatinya. Semoga tulisan saya bisa berguna buatmu.

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

Singapore Indonesia Hong Kong Taiwan