Banner ImageBanner Image

Promosi Bisnis Lewat Endorsement? Jangan Asal Pilih Influencer

2 menit

Punya usaha baru dan ingin mulai promosi biar brand dikenal luas? Memilih jasa influencer Instagram bisa jadi salah satu solusinya.

Sesuai namanya nih, influencer Instagram memang paling jago deh dalam urusan mempengaruhi minat hingga gaya konsumsi masyarakat. Coba aja diingat-ingat, pernahkah tergoda membeli sesuatu berkat review influencer Instagram maupun platform lainnya? Maklum aja, zaman sekarang pembeli biasanya lebih percaya pada testimoni seseorang dibanding wording menarik dari sebuah iklan. Benar gak?

Oleh sebab itu para pelaku usaha yang ingin mempromosikan bisnis bisa mulai melirik para influencer yang sesuai produk bisnis mereka. Tapi ingat, memilih influencer gak bisa asal doi terkenal dan banyak followers. Jika tak tepat, brand milikmu bisa jadi taruhannya.

Jika ingin mendapat keuntungan maksimal serta membangun image brand yang baik, influencer, dalam hal ini selebgram yang kamu pilih, setidaknya harus punya 5 kriteria ini.

1. Spesialisasi influencer sesuai dengan produkmu

Tiap influencer umumnya punya spesialisasi di bidangnya masing-masing. Mulai dari traveller, beauty enthusiast, food enthusiast, dan sebagainya. Calon pembeli produk kosmetik pastinya lebih percaya jika direkomendasikan oleh beauty enthusiast kan? Atau masyarakat umumnya cari referensi restoran atau produk makanan dari food enthusiast, dan sebagainya.

Selain spesialisasi, perhatikan juga gaya hidup dan karakteristik influencer. Contohnya, kamu bisa lebih memilih influencer yang baru melahirkan untuk promosi produk-produk bayi.

2. Demografi follower sesuai dengan target pasar

Seneeeeeeng banget bisa ikutan trip #AndalanAktifit bareng @andalankontrasepsi ke Bandung! Ikutan talkshow, workshop, yoga session, jalan-jalan, juga dapet banyak temen baru. ❤️ Walaupun cuma dua hari, aku dapet banyak ilmu tentang kontrasepsi, terutama pil KB. Acara talkshow #AndalanAktifit di hari pertama ngobrolin seputar kontrasepsi bareng Mbak Norina sebagai Product Manager dan Dr. Trisa Verani, SpOG. Ternyata penting merencanakan penggunaan kontrasepsi bahkan saat seseorang belum menikah loh! Yang menariknya lagi, @andalankontrasepsi punya pil KB Andalan FE. FE adalah Ferrous Furamate yang terdapat dalam pil berwarna putih (pil plasebo); mengandung zat besi yang dapat mengurangi gejala anemia saat menstruasi. Pil berwarna putih ini hanya diminum saat kita haid ya. Selain itu, pil KB Andalan FE juga mengandung estrogen yang dapat mengontrol produksi minyak di wajah penyebab jerawat. Waaahhh! Jadi pil KB Andalan FE ini bener-bener banyak manfaatnya lho! Selain sebagai penunda kehamilan yang efektif, bisa juga untuk mengurangi gejala anemia saat haid. Cocok banget untuk wanita yang aktif seperti kita~ (((seperti kita))) 💪🏽 Nah, untuk yang belum pernah menggunakan alat kontrasepsi, tentu saja perlu konsultasi dulu ya ke dokter atau bidan untuk tahu mana alat kontrasepsi yang sesuai dengan kebutuhan kalian. Atauuu agar ada acuan pilihan alat kontrasepsi, kalian bisa cek di www.tundakehamilan.com. Di web tersebut ada kuisioner yang bisa kalian isi, dan hasilnya bisa kalian jadikan referensi untuk memilih alat kontrasepsi yang cocok dengan kalian. Informasi yang lengkap bisa kalian dapatkan di @andalankontrasepsi . Silakan difollow~ 💁🏽‍♀️

A post shared by Ruth Dian Kurniasari (@ruthdian) on

Dalam media sosial, follower adalah penonton sekaligus target pasar. Perhatikanlah mulai dari usia, jenis kelamin, gaya hidup, hingga status ekonomi biar promo yang dilakukan tepat sasaran. Kurang efektif kan kalau kamu mempromosikan pakaian bayi pada followers yang rata-rata masih sekolah?

3. Interaksi dengan followers

Influencer yang interaktif biasanya memiliki follower yang lebih loyal. Mereka mampu membuat follower merasa ‘dekat’ sehingga para follower lebih mudah menerima rekomendasi yang diberikan.

Selain itu, coba lihat rasio jumlah likes dan komen pada tiap postingan influencer. Percuma jika likes-nya bejibun tapi yang tergerak untuk komentar di bawah hanya puluhan bahkan belasan saja. Lebih baik pilih influencer dengan follower ribuan tapi punya frekuensi interaksi dengan follower cukup sering.

4. Intensitas postingan

Semakin sering selebgram mengunggah postingannya, semakin besar kemungkinan konten promo brand-mu terkubur di bawah. Oleh sebab itu, sebaiknya pilih influencer dengan jumlah maksimal postingan 2-3 per hari.

5. Kualitas konten promosi

#LetMeTellYouAStory . Dulu tuh, ya, kalo bisa main ke Mekdi (waktu mereka baru buka, yang antrenya ampun-ampunan), beuh rasanya bangga banget 😂 Kalian ada nggak yang ngerasa begitu? Apalagi kalau berhasil jajan big mac dan ayam gorengnya, aduh… rasanya tuh kepengin pamer ke seluruh dunia karena berasa keren banget. . Nah, ceritanya sekarang Big Mac lagi merayakan ulang tahun yang ke-50, dan mereka mengeluarkan MacCoin di 50 negara, termasuk Indonesia (´▽`)/ Totalnya ada lima desain, dan setiap koin menggambarkan highlight tiap dekade. Misalnya, tahun 60an itu identik dengan flower power, sementara tahun menginjak tahun dua ribuan, emoji mulai merajarela dan dipakai di mana-mana. . Btw, MacCoin ini highly collectible, tapi kalau mau kamu jajanin big mac di misalnya… Inggris atau Spain, ya bisa bisa aja. Wk. Cara dapetinnya gimana? Gampang, tinggal beli paket hemat large Big Mac tanggal 2-7 Agustus 2018, nanti akan dapet gratis MacCoin. . Jadi inget dulu demen koleksi happy meal deh dan sekarang waktunya koleksi MacCoin. Wk #BigMac50Tahun #MacCoin #BigMac @mcdonaldsid

A post shared by Alexander Thian (@amrazing) on

Pernahkah melihat caption seragam pada produk tertentu di postingan beberapa artis atau selebgram? Cara promosi seperti itu udah kuno. Netizen sebagai calon konsumen udah pintar membedakan mana konten jualan yang dibuat-buat dan konten yang jujur.

Pilihlah influencer yang kreatif dan gak malas apalagi asal bikin konten. Pilihlah influencer yang  mampu menyelipkan promo pada review atau tips yang mereka berikan.

6. Citra diri influencer

Gak semua influencer punya image yang positif di mata masyarakat. Biasanya influencer dengan banyak haters justru punya follower lebih banyak. Tapi hati-hati, citra buruk influencer secara gak langsung akan melekat pada brand yang mereka promosikan. Jadi, jika ingin brand-mu berumur panjang, pilih influencer yang gak pernah tersandung kasus atau sekadar berita miring.

7. Biaya jasa promosi

Look at this new watch from @matoa_id! “Rakai” adalah koleksi terbaru dari Matoa Indonesia, the OG brand jam tangan berbahan kayu di Indonesia. Yang spesial dari Rakai adalah teknologi moonphase-nya, yang bisa ngasih lihat siklus bulan kayak yang kelihatan di langit. Kaca dome glass-nya juga bikin jam ini makin terlihat unik. Nah, karena tangan gue kecil, gue jadi rada ribet kalo cari size jam tangan. Rakai ini pas banget di tangan gue. Nggak keliatan kekecilan, maupun kegedean. Metal buckle-nya juga bikin jam ini mantep melingkar di tangan. I love the color, too! I have discount code GITAMATOA20 for you to use if you wanna buy ANY @matoa_id product. You will get 20% discount! Kode ini berlaku dari hari ini sampe 14 Agustus aja yes. Go to their official Instagram page to see the collection and pick your favorite ☺️🤗

A post shared by Gita Savitri Devi (@gitasav) on

Udah gak aneh lagi kalau influencer dengan jutaan followers memasang tarif yang cukup tinggi dalam satu kali promosi. Namun, ada pula influencer yang bersedia menerima imbalan berupa jasa atau produk yang ditawarkan.

Jika dana promosi tak terlalu banyak, kamu bisa memilih para micro-influencer. Mereka adalah pemilik akun media sosial dengan followers di angka ribuan. Meski begitu, biasanya mereka cukup aktif dalam berinteraksi dengan para followersnya.

Untuk mendapat jaminan hasil promosi, imbalan yang diberikan juga dapat berupa sistem komisi dari kode promo yang digunakan para followers.

Nah, itulah tips memilih influencer untuk meningkatkan brand awareness sekaligus keuntungan bisnis. Tapi, sebelum promosi jangan lupa pastikan kualitas produk atau jasa yang kamu tawarkan pun punya kualitas yang baik. Selamat mencoba.

Ulfa Sekar
Ulfa Sekar

Pernah menjadi anak IT dan bercita-cita menjadi seorang programmer. Lalu berakhir menjadi seorang penulis dan menikmatinya. Semoga tulisan saya bisa berguna buatmu.

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

Singapore Indonesia Hong Kong Taiwan