Liburan Keluarga: Tips Aman Tinggalkan Rumah agar Gak Rugi Materi

4 menit

Kalau mau bepergian meninggalkan rumah untuk liburan keluarga, jangan lupa untuk memastikan kondisi rumah agar tetap aman. Soalnya banyak banget kasus pencurian terjadi yang membidik rumah kosong.

Gak cuma pencurian, kalau meninggalkan rumah tanpa persiapan matang, ada juga risiko rugi finansial karena bencana alam seperti banjir, kebakaran, dan lain-lain. Masak iya abis senang-senang terus balik ke rumah malah bangkrut lantaran harta ludes?

Nah, makanya sebelum meninggalkan rumah buat liburan keluarga, baiknya simak dulu beberapa tips aman berikut ini.

1. Pastikan listrik dan peralatan elektronik dicabut

liburan keluarga
Cabut semua listrik dan elektronik kalau mau bepergian ya (bintang)

Akan fatal akibatnya kalau bepergian meninggalkan rumah dengan membiarkan sambungan listrik dan elektronik tetap standby. Selain bikin boros biaya listrik, risiko lain juga mengintai, seperti kebakaran karena korslet.

So, apapun jenis barang elektroniknya sebaiknya emang harus benar-benar dalam kondisi mati ketika kondisi rumah lagi kosong. Lagi pula dengan mencabut semua sambungan listrik dan elektronik bisa bikin hemat biaya, kan?

[Baca: Liburan Hemat Bareng Keluarga ke Luar Negeri Bukanlah Mimpi Kalau Kamu Lakukan 7 Hal Ini]

2. Amankan barang-barang berharga

Liburan keluarga harusnya dinikmati dengan riang gembira. Jangan sampai ketika pulang dari liburan kamu malah pusing karena barang berharga yang kamu tinggalkan di rumah digondol maling.

Nah, buat ngamanin barang berharga kamu seperti emas, perhiasan, atau dokumen penting lainnya, lebih baik dititip aja. Ada beberapa tempat buat nitipin barang berharga. Kamu bisa piih jasa Pegadaian atau Save Deposit Box yang disediakan sejumlah pihak perbankan.

Kalau barang berharga udah dititipin kan kamu bisa menikmati liburan tanpa cemas bakal dicuri orang.

3. Cabut selang dan regulator gas

liburan keluarga
Cabut selang dan regulator gas dari kompor kalau mau bepergian (tribunnews)

Peristiwa kebakaran rumah yang sering terjadi salah satunya disebabkan oleh meledaknya tabung gas yang gak disengaja. Nah, meskipun kamu sudah memastikan gas elpiji di rumah dalam keadaan mati, kamu tetap harus mencabut selang dan regulatornya dari kompor.

Selain itu ketika pulang dari liburan, kamu juga harus memastikan apakah di tabung gas tersebut ada yang bocor atau gak dengan mengendus aroma di dalam rumah.

Kalau ada, jangan dulu menyalakan api. Takutnya gas yang bocor tersebut menguap dan bisa terjadi kebakaran kalau ada percikan api.

[Baca: 7 Tips Buat yang Mau Liburan Hemat tapi Tetap Berkesan]

4. Usahakan rumah seperti dalam keadaan tidak kosong

Liburan dengan semua anggota keluarga ya boleh-boleh aja. Tapi usahakan agar kondisi rumah seperti tidak dalam keadaan kosong. Kamu bisa membiarkan beberapa lampu menyala biar terkesan tetap ada penghuninya.

Nah, biar hemat, sebaiknya kamu pasang lampu LED di bagian luar dan dalam rumah. Lampu LED ini dipercaya lebih hemat energi dibandingkan lampu biasa. Selain bisa hemat, pemasangan lampu LED juga bisa tahan lama.

Kamu juga bisa pasang lampu otomatis. Lampu ini akan menyala ketika gelap dan mati otomatis ketika keadaan terang. Dengan memasang lampu otomatis, kamu juga bisa berhemat dibanding lampu yang menyala sepanjang hari.

Selain itu, kasih tanda bahwa rumah kamu kelihatan tidak seperti kosong. Misalnya kamu bisa simpan beberapa alas kaki seperti sandal atau sepatu di halaman depan. Ini untuk meyakinkan kesan bahwa di rumahmu seperti kelihatan ada orang.

5. Nyalakan alarm dan CCTV saat liburan keluarga

liburan keluarga
Pasang CCTV di rumah buat keamanan (poskota)

Punya alarm dan CCTV di rumah? Wah bagus deh. Ini bisa memantau pergerakan yang terjadi di sekitar rumah kamu kalau sedang bepergian jauh dan dalam waktu yang cukup lama.

Pemasangan alarm dan CCTV di rumah berguna banget kok. Kalau ada orang asing mencoba masuk rumah pasti terpantau. Asalkan kamu benar-benar pasang alarm dan CCTV di tempat-tempat yang tepat.

Dengan memasang alarm dan CCTV, mungkin si pencuri akan mengurungkan niatnya buat maling. Kalaupun mereka berhasil masuk rumah, maka CCTV bisa menjadi bukti bahwa pelaku udah mencuri.

6. Sewa keamanan

Sisihkan sejumlah uang buat menyewa jasa keamanan. Kamu bisa meminta tolong kepada warga setempat untuk menjaga rumahmu ketika ditinggal liburan keluarga. Itu bagi yang rumahnya tidak memiliki penjaga keamanan.

Kalau tinggal di perumahan, biasanya perumahan punya tim keamanan dengan jumlah tertentu yang bertugas siang dan malam. Kamu bisa minta tolong mereka untuk intens mengecek keadaan sekitar rumahmu. Jangan lupa kasih uang tips buat mereka ya.

7. Jangan pamer di media sosial

Sebagian orang mungkin suka pamer atau narsis kalau mau liburan. Kadang mereka pengin ngasih tahu orang lain di media sosial kalau mau liburan keluarga.

Nah meskipun terkesan sepele, hal ini perlu dihindari. Karena di media sosial, seperti Facebook, Twtter, Instagram, Path, dan lainnya kita gak kenal persis semua orang di pertemanan.

Jangan sampai ketika kita umbar-umbar rencana liburan keluarga, ada oknum dari teman kita di media sosial yang memanfaatkan hal ini. Repot juga kalau mereka tahu kondisi rumah kita kosong dan berniat berbuat jahat.

Daripada berpotensi merugikan diri sendiri, mending urungkan dulu niat pamernya. Kalau mau bikin status soal liburan di media sosial ya mending setelah liburan aja.

Nah itulah beberapa tips aman dan hemat meninggalkan rumah saat berencana liburan keluarga. Jangan lupa diterapkan tipsnya ketika liburan nanti ya!

[Baca: Bujet Pas-Pasan Bukan Berarti Gak Bisa Liburan. Coba 4 Destinasi Ini]

MoneySmart
MoneySmart

MoneySmart adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.